3 Daerah yang Sering Disalahpahami sebagai Tempat Wisata Bumiayu

3 Daerah yang Sering Disalahpahami sebagai Tempat Wisata Bumiayu (Mojok.co)

3 Daerah yang Sering Disalahpahami sebagai Tempat Wisata Bumiayu (unsplash.com)

Suatu hari saya hendak main ke Brebes dari Purwokerto. Salah satu kawan yang orang asli sana mengundang saya untuk berkunjung. Saya penuhi undangan itu dengan satu syarat, berkunjung ke beberapa tempat wisata Bumiayu, salah satu kecamatan primadona di Brebes.

Penuh semangat saya memeriksa beberapa tempat wisata Bumiayu yang ingin saya kunjungi di Google Maps. Ternyata, beberapa tempat wisata itu ternyata tidak terletak di Bumiayu. Selidik punya selidik, tidak hanya saya atau orang-orang luar Brebes yang selama keliru. Bahkan, warga setempat pun kadang masih keliru.  

#1 Kebun Teh Kaligua

Kebun Teh Kaligua adalah satu-satunya kebun teh di Brebes. Hamparan pemandangan kebun teh yang berpadu dengan udara sejuk khas pegunungan mampu menarik banyak wisatawan setiap harinya. Kalau waktunya tepat, kalian bisa melihat proses pemetikan teh secara tradisional di tempat wisata ini. 

Saya baru tahu, kebun teh yang menjadi tujuan wisata favorit muda-mudi ini ternyata tidak terletak di Bumiayu. Beberapa kawan saya yang sempat ke sana juga mengira kebun ini berada di Bumiayu. Padahal, kebun Teh Kaligua terletak di Desa Pandansari, Kecamatan Paguyuban, Brebes.  

#2 Waduk Penjalin

Brebes tidak melulu tentang jalan pantura yang panas. Di kabupaten yang terletak di barat Jawa Tengah ini terdapat sebuah waduk seluas 12 hektar bernama Waduk Penjalin. Mereka yang tengah melewati Brebes dan ingin singgah untuk istirahat biasanya mengunjungi waduk ini. 

Ada berbagai aktivitas yang bisa dilakukan saat berkunjung ke waduk yang membendung anakan Sungai Pemali ini. Mulai dari jalan-jalan santai, joging, dan memancing. Bahkan, kalian juga bisa berkeliling waduk dengan kapal yang disewakan nelayan sekitar.

Berkunjung ke Waduk Penjalin tidak merogoh kocek yang dalam. Tempat wisata ini tidak mengenakan retribusi, pengunjung cukup membayar parkir sebesar Rp2.000, sangat murah bukan? Wisata murah meriah ini terletak di  Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Bukan di Bumiayu ya. 

#3 Ranto Canyon

Destinasi wisata yang sering disalahpahami terletak di Bumiayu adalah Ranto Canyon. Wisata alam ini merupakan ngarai air terjun dengan tebing yang memagari aliran sungai sepanjang 700 meter. Tempat wisata ini terletak di Desa Winduasri, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Jaraknya masih sekitar 1 setengah jam dari Bumiayu dengan jarak tempuh sekitar 45 km. 

Ranto Canyon memiliki air yang sangat sejuk dan jernih. Para pengunjung juga bisa mengasah adrenalin mereka dengan mengikuti beberapa aktivitas yang disediakan pengelola di tempat ini. Mulai dari body rafting hingga cliff jumping. Oh ya, jika kalian kurang tertarik dengan kegiatan tersebut. Para pengunjung juga diberikan kebebasan untuk berenang di sepanjang aliran air yang jernih sembari merasakan kesejukan udara yang menyegarkan.

Semoga tulisan saya ini bisa berguna untuk kalian yang ingin berwisata ke Bumiayu ya. Jangan sampai salah, sebab jarak destinasi wisata tersebut dengan Bumiayu ternyata lumayan jauh lho. 

Penulis: Yanuar Abdillah Setiadi
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Bumiayu, Daerah Terbaik untuk Ditinggali di Brebes Jawa Tengah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version