Jika Pengamen dan Peminta-minta Ada di Perempatan Lampu Merah Wakatobi

Di Wakatobi, sejauh yang saya tahu, lampu merah baru hanya ada satu, di Wangi-Wangi, di ibukota kabupaten.
Acara Mancing di TV Sungguh Bikin Gusar Nelayan di Kampung Saya

Menangkap lalu melepaskan lagi ikan adalah hal yang menyakiti orang-orang di kampung saya yang mancing benar-benar untuk kebutuhan hidup.
Lapangan Sepak Bola Tomia yang Buruk Adalah Berkah

Selama 11 tahun saya merantau ke Pulau Jawa, saya selalu merasa terzalimi ketika melihat lapangan sepak bola bisa berdiri dengan megahnya.
Mengenang Sinetron dan Serial Awal 2000-an, Tontonan yang Jadi Tuntunan

Saya mengingat momen-momen itu, saat serial Wiro Sableng jadi tontonan menarik yang tidak boleh dilewatkan barang sekali setiap hari Minggu.
Militansi Pendukung Bajo Club, Klub Tarkam di Wakatobi

Suporter Bajo Club adalah loyalis yang bisa dibilang menganggap sepak bola setara agama, kadang malah lebih. Harga diri dan iman duduk setara.
Andai Spider-Man Adalah Orang Wakatobi

Saya selalu membayangkan, bagaimana jika pahlawan super Spider-Man yang tentu saja pujaan hati saya itu ada di Wakatobi, asal saya?
Wakatobi, Surabaya, dan Jogja: Mana yang Lebih Layak untuk Ditinggali?

Mari kita membahas kelayakan hidup di tiga kota (atau daerah) yang ketiganya pernah saya tinggali yaitu Wakatobi, Surabaya, dan Yogyakarta.