Atta Halilintar dan Fenomena Narsisme Kolektif Anak Twitter

Dua hari belakangan jagad Twitter dihebohkan oleh kembali aktifnya Atta Halilintar di platform jejaring sosial tersebut setelah hampir dua tahun vakum.
Eskapisme Media Sosial Membumbui Penyimpangan Era Digital

Mungkin jika dikaitkan dalam fenomena yang ada antara eskapisme dan pernyataan yang diungkapkan oleh Durkheim ada benarnya.
Bikinin Akun Instagram Pribadi Buat Anak-Anak: Apa Nggak Berlebihan?

Tanpa tanggung-tanggung pula, beberapa dari mereka ada juga lho yang sengaja membuat akun Instagram khusus untuk menyimpan seluruh momen tentang anaknya.
Twitter itu (Sedikit) Menyebalkan

Yang main Twitter juga dulunya main Instagram, atau sekarang pun masih aktif? Iya kan? Terus kenapa harus ada sebutan anak Instagram dan anak Twitter?
Permintaan Pertemanan: Apa Harus Semua Dimasukkan?

Saya juga pernah begitu. Melihat daftar permintaan pertemanan di akun saya, sudah merasa sangat banyak. Padahal cuma 59 orang.
Betapa Sulitnya Bergaul Dengan Orang yang Baru Hijrah

Ini hanyalah perspektif pribadi yang lahir dari empirisme seorang mas-mas yang bingung sekali berkawan dengan orang hijrah.
Melihat Ke-selow-an Kaesang sebagai Kunci Mendinginkan Panasnya Medsos

Menarik jika melihat ke-selow-an Kaesang dalam menanggapi berbagai postingan bernuansa negatif yang menghampiri dirinya dan keluarganya.