Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Syarat Lowongan Kerja yang Membunuh Fresh Graduate

Mohammad Faiz Attoriq oleh Mohammad Faiz Attoriq
13 Desember 2022
A A
Syarat Lowongan Kerja yang Membunuh Fresh Graduate (Unsplash)

Syarat Lowongan Kerja yang Membunuh Fresh Graduate (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai fresh graduate, selain melanjutkan studi, pilihannya tentu berburu lowongan kerja. Mulai detik ini, mereka sedang berdiri di depan “gerbang tuntutan” untuk mandiri secara finansial. Sayangnya, syarat di lowongan kerja sungguh menyusahkan. Bahkan, pada derajat tertentu, menjadi penyumbang angka pengangguran, deh.

Mau cari kerja, tapi lowongan yang tersedia mencantumkan syarat yang bikin sedih. Padahal, para fresh graduate ini harus bergerak cepat. Pasalnya, selain saingan yang sudah pasti banyak, mereka akan menghadapi tuntutan sosial. “Udah lulus kok masih minta duit ke orang tua.” Misalnya kalimat nyinyir dan sok tahu seperti itu.

Bagi fresh graduate yang sudah terlahir kaya, sih, enak. Setidaknya dirinya aman secara finansial. Ada juga yang harus berjibaku menyerobot lowongan kerja dari teman sendiri supaya lepas dari status pengangguran. Selain itu, wirausaha juga pilihan yang menarik. Namun, kita tahu, tidak semua orang punya bakat “jualan” meski sudah bekerja sangat keras.

Bagi para pemburu lowongan kerja, sekali lagi, syarat yang terpampang itu sering menyulitkan. Bahkan saya curiga, tingginya angka pengangguran itu, salah satu sebabnya, adalah syarat-syarat yang tak lagi relate dengan zaman itu. Beberapa di antaranya adalah:

#1 Memiliki pengalaman kerja minimal sekian tahun

Syarat ini musuh bebuyutan para fresh graduate! Kok bisa? Ya logikanya tolong dipakai. Kalau di syarat lowongan kerja dicantumkan sedang mencari lulusan baru, ya tolong jangan pakai syarat pengalaman kerja minimal sekian tahun. Kan kami ini baru mau mulai. Lagian, syaratnya itu juga nggak kompatibel sama, misalnya, pengalaman KKN atau magang.

Kan gampang ya mikirnya, kalau memang mencari yang sudah punya pengalaman, jangan mencantumkan syarat fresh graduate. Kebanyakan dari kami ini memang beneran baru lulus dan ada juga yang nggak pernah sempat untuk bekerja selama kuliah.

#2 Usia maksimal sekian tahun

Usia minimal untuk diterima kerja masih jadi perdebatan. Benarkah mereka yang tak lagi muda itu sudah tidak mempunyai kompetensi? Bagi fresh graduate sendiri, ada lho yang nggak bisa lulus cepat, misalnya empat tahun. Bukan karena malas, tapi kuliah sambil bekerja. Apakah pembuat lowongan kerja itu sudah mempertimbangkan hal ini?

Kalau boleh memberi usul, dahulukan kompetensi, deh. Memang, usia muda itu katanya membuat pekerja jadi mudah “dibentuk” dan “diarahkan”. Namun, jangan salah, banyak anak muda yang akhirnya jadi pengangguran karena kaget dengan dunia kerja lalu menjadi malas.

Baca Juga:

Loker Management Trainee Membuat Orang Biasa Susah Masuk Perusahaan Impian: Nggak Semua Orang Ingin Jadi Manajer!

Realitas Pahit Lulusan Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Prodi Laris yang Susah Cari Pekerjaan

#3 IPK minimal tiga koma

Menurut saya, ada beberapa lapangan kerja yang bisa menerapkan syarat ini di lowongan kerja. Misalnya untuk tenaga profesional yang kompatibel dengan kuliah yang diampu fresh graduate. Namun, jadi aneh kalau lapangan kerjanya menerima semua jurusan. Kesannya, yang di bawah tiga koma itu tergolong bodoh. 

Anggapan macam ini terkesan sangat menghakimi. IPK di bawah tiga koma bukan lantas di mahasiswa itu bodoh. Ada banyak sebab, salah satunya, salah pilih jurusan karena dipaksa orang tua. Eh ternyata ketika bekerja di bidang yang berbeda, dia bisa perform. Kalau syarat IPK ini diterapkan, orang semacam itu auto pengangguran, dong.

Menurut saya, tiga hal di atas adalah para pembunuh masa depan fresh graduate. Syarat lowongan kerja yang merepotkan sudah saatnya ditinggalkan. Jangan sampai, inginnya dapat yang sempurna, eh malah menyumbang angka pengangguran.

Penulis: Mohammad Faiz Attoriq

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Kenapa Skill Requirement di Lowongan Kerja Perusahaan Kadang Nggak Ngotak?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Desember 2022 oleh

Tags: angka pengangguranFresh GraduateLowongan Kerjasyarat kerja
Mohammad Faiz Attoriq

Mohammad Faiz Attoriq

Si pria random yang tubirnya meletup-letup

ArtikelTerkait

Derita Lulusan Sistem Informasi di Jembrana Bali: Lowongan Kerja Sulit, Sekalinya Dapat Kerja Malah Disuruh Benerin CCTV

Derita Lulusan Sistem Informasi di Jembrana Bali: Lowongan Kerja Sulit, Sekalinya Dapat Kerja Malah Disuruh Benerin CCTV

10 Juni 2025
Macam-macam Pribadi Manusia Saat Tradisi Gugur Gunung atau Kerja Bakti di Desa terminal mojok.co

Bercita-cita Memajukan Desa, Tapi Kerjanya di Kota

9 Juni 2019
driver ojol

Curhatan Seorang Sarjana yang Melamar dan Bekerja Sebagai Driver Ojol

29 Juli 2019
fresh graduate

Galaunya Fresh Graduate Sarjana Pendidikan: Gaji Idealis vs Gaji Realis

13 Agustus 2019
4 Pekerjaan Sampingan Paling Cuan di Jogja yang Wajib Mahasiswa Tahu

4 Pekerjaan Sampingan Paling Cuan di Jogja yang Wajib Mahasiswa Tahu

29 Agustus 2025
Tips Menggunakan Linkedin Biar Keliatan Profesional dan Dihire Orang

Tips Menggunakan Linkedin Biar Keliatan Profesional dan Dihire Orang

31 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

5 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.