Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet Mojok.co

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet (unsplash.com)

Suzuki Splash langsung populer ketika masuk ke Indonesia pada 2010. Pada saat itu, mobil ini langsung diimpor dari India. Ukurannya yang mini dirasa pas untuk mengaspal di jalanan padat kota-kota besar seperti Jakarta. Splash dirancang sebagai “multipurpose vehicle for everybody” dengan gaya yang lincah dan menyegarkan.

Sayangnya, mobil keluaran Suzuki ini mesti berhenti pada 2015 dan digantikan model lain seperti Suzuki Ignis. Hanya saja, hingga detik ini, kita masih bisa melihat “warisan” Splash di city car keluaran Suzuki. Mobil ini bak pionir city car hybrid-style Suzuki.

Desain dan mesin Suzuki Splash mendukung untuk lincah di jalanan padat

Satu hal yang sangat mencolok dari mobil ini adalah desainnya yang mungil. Sangat cocok untuk melewati jalanan sempit atau padat. Walau begitu, pengendara tidak akan merasa sesak di mobil yang mungil ini. Sebab, eksterior Suzuki Splash dipikirkan dengan sangat baik. 

Eksterior Suzuki Splash stylish dengan grille V-shaped, bumper aerodinamis, dan roofline tinggi. Rancangan ini memberikan aerodinamika bagus serta visibilitas luas melalui kaca depan lebar. Desain facelift 2011 menambahkan side-pods di bumper dan lampu lebih modern, membuatnya tampak segar. Warna-warna cerah seperti biru atau merah menambah daya tariknya.

Kejutan lainnya, ruang kabin mobil ini luas untuk lima orang berkat desain pintar Suzuki sebagai spesialis kei-car. Headroom melimpah berkat atap tinggi, dan kursi belakang bisa dilipat 60/40 untuk mengubah bagasi 178 liter menjadi 573 liter. Ukuran ini ideal untuk belanja atau liburan singkat.

Fitur keselamatannya pun lengkap untuk kelasnya. Sebut saja, ABS, airbag ganda, ISOFIX untuk kursi anak, dan struktur bodi yang kuat. Fitur kenyamanan termasuk AC, power steering, electric windows, height-adjustable seats, dan CD player dengan audio system.

Sementara mesinnya juga nggak bisa dipandang sebelah mata. Suzuki Splash di Indonesia umumnya 1.2L K12M inline-4 petrol dengan 85-95 HP dan torsi 113-114 Nm, hemat bahan bakar hingga 20 km/liter berkat injeksi multi-point dan drive-by-wire. Ada juga varian 1.0L inline-3 (65-68 HP) dan diesel 1.3L (75 HP) di pasar lain, dengan transmisi 5-speed manual, 4-speed otomatis, atau CVT untuk kemudahan berkendara. Kecepatan maksimal mencapai 175 km/jam, dan akselerasi 0-100 km/jam sekitar 12 detik—cukup untuk di kota.

Harga bekas yang masih masuk akal

Sayangnya, kalian tidak bisa dapat Suzuki Splash di 2026. Mobil ini sudah disuntik mati sejak 2015. Otomatis kalian cuma bisa dapat bekasnya. Di Indonesia, harga bekas bervariasi tergantung tahun, kondisi, dan kilometer. Berdasarkan data terkini, Splash bekas mulai dari Rp63 juta untuk model 2013 dengan KM tinggi, hingga Rp125 juta untuk varian 2015 rendah KM dan kondisi prima.

Rata-rata, unit 2014-2015 dengan transmisi otomatis dijual sekitar Rp79-89 juta, seperti di platform OLX atau Carmudi. Di Jakarta atau Semarang, harga bisa lebih rendah jika beli cash, misalnya Rp 67 juta untuk 2015 dengan 60.000 KM.

Apakah masih murah? Ya, Splash termasuk terjangkau untuk city car bekas. Dibandingkan kompetitor seperti Honda Brio, Jazz atau Toyota Agya bekas yang bisa Rp100-150 juta. Terlebih Splash menawarkan nilai lebih dengan ruang interior luas dan efisiensi tinggi. Biaya perawatan rendah, suku cadang Suzuki mudah didapat, dan konsumsi BBM irit membuatnya ekonomis untuk pemakaian harian.

Akan tetapi, pertimbangkan usia mobil sudah 10 tahun lebih mungkin butuh perbaikan, jadi inspeksi dulu itu penting. Secara keseluruhan, dengan harga di bawah Rp100 juta, Splash tetap pilihan murah bagi pemula atau keluarga kecil yang butuh mobil lincah tanpa takut boros. Splash mungkin bukan mobil termewah, tapi di era kendaraan listrik, dia tetap relevan sebagai ikon efisiensi urban. Jika Anda mencari city car bekas, Splash layak dipertimbangkan.

Penulis: Budi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version