Informasi
ADVERTISEMENT

Surat Terbuka untuk Rektor Universitas Terbuka: Basmi Pungli di Kampus Kita!

6 Kebohongan tentang Universitas Terbuka (UT) yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

Kampus Universitas Terbuka dikenal sebagai kampus yang murah. Kalau banyak sekali pungutan, apa bedanya dengan kampus lain? Memang tidak semua pengelola UT di daerah melakukan hal tersebut, namun tetap saja pungli tidak seharusnya terjadi.

Jangan sampai adik-adik tingkat yang akan kuliah di UT harus membayar uang kuliah terlalu besar dan tidak sesuai dengan tarif seharusnya.

Pak Rektor, basmi pungli di Kampus Universitas Terbuka

Sebagai salah satu mahasiswa Universitas Terbuka, saya memohon kepada Bapak untuk membasmi segala pungutan liar yang ada di Universitas. Sudah cukup banyak teman-teman di UT yang mengeluh karena pihak oknum SALUT/Pokjar mematok biaya yang terlalu tinggi.

Padahal tujuan UT mendirikan SALUT dan Pokjar supaya memberikan layanan dan bantuan kepada mahasiswa yang kesulitan mendaftar dan menjalankan perkuliahan di UT. Bapak harus berani menindak oknum pengelola Pokjar/salut yang seenaknya memohon biaya tinggi kepada mahasiswanya. Bila perlu beri mereka sanksi yang berat supaya tidak melakukan hal yang sama di kemudian hari.

Tidak hanya membasmi saja, pungutan liar ini harus dicegah. Saya menyarankan supaya diubah aturan tentang pembayaran uang kuliah. Buat pembayaran uang kuliah menjadi satu arah saja, tidak melalui pihak SALUT atau Pokjar. Jadi langsung ke Universitas Terbuka.

Lalu bagaimana dengan mahasiswa yang tidak mempunyai rekening? Mahasiswa tersebut bisa melakukan pembayaran melalui Alfamart, Indomaret, atau bekerjasama dengan Kantor Pos. Di setiap daerah pasti ada sehingga lebih memudahkan pembayaran.

Atau jika memungkinkan buat kartu mahasiswa juga berfungsi sebagai kartu ATM sehingga mahasiswa bisa membayar uang kuliah menggunakan ATM tersebut. Setidaknya jika hal di atas dilakukan dapat meminimalisir terjadinya pungutan liar di kampus.

Memang seperti inilah resiko punya kampus yang punya banyak cabang dan di setiap daerah ada pengelolanya. Pasti sangat rawan dengan pungutan liar, terutama jika tidak ada pengawasan yang baik dari atas.

Tapi saya yakin, Bapak Rektor mampu mengatasi masalah pungutan liar yang sudah menjadi rahasia umum bagi mahasiswa Universitas Terbuka.

Penulis: Firdaus Deni Febriansyah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 6 Hal yang Cuma Ada di Universitas Terbuka

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 April 2023 oleh .

Firdaus Deni Febriansyah

Seorang content writer di salah satu agency dan juga mahasiswa di Universitas Terbuka. Tertarik dengan dunia content writing, copywriting, dan SEO.