Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

4 Kelebihan dan Kekurangan Bank Digital Superbank yang Perlu Kamu Ketahui

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
27 Agustus 2024
A A
4 Kelebihan dan Kekurangan Bank Digital Superbank yang Perlu Kamu Ketahui

4 Kelebihan dan Kekurangan Bank Digital Superbank yang Perlu Kamu Ketahui (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pada awal tahun ini, masyarakat, khususnya pengguna layanan aplikasi Grab, dibuat heboh dengan kehadiran bank digital Superbank. Superbank jadi bank digital kesekian yang telah banyak muncul di Indonesia sebelumnya. Layanan bank ini terintegrasi melalui aplikasi Grab.

Superbank adalah bank digital yang didirikan oleh PT Bank Fama International pada tahun 1993 dan kini berganti nama menjadi PT Super Bank Indonesia (Superbank) per 20 Februari 2023. Perubahan nama ini sebagai bentuk perluasan akses dan jaringan layanan finansial Superbank sebagai bank yang memberikan pelayanan berbasis digital. Nah, pada Oktober 2023 lalu, Superbank digital kemudian menjalin kemitraan dengan Grab selaku platform penyedia jasa customer yang punya jaringan luas di Indonesia.

Di awal kemunculannya, ketika customer Grab membuka rekening, Superbank menawarkan diskon gila-gilaan pada setiap transaksi. Mau pesan makanan atau layanan antar, ada potongan harganya. Makanya bank digital ini ramai dibicarakan pengguna Grab. Kehadiran Superbank membuat persaingan bank digital jadi makin seru, terutama persaingannya dengan SeaBank milik Shopee.

Sekarang pertanyaannya, apa saja nih kelebihan dan kekurangan dari bank digital satu ini? Saya akan ulas satu per satu.

Kelebihan Superbank

#1 Fitur bermanfaat buat yang suka menabung

Superbank punya dua fitur yang saya rasa cukup efektif untuk menekan impulsivitas penggunaannya, yaitu Saku by Superbank dan Celengan By Superbank.

Saku by Superbank adalah fitur sub rekening yang bisa dimanfaatkan oleh nasabah untuk membagi atau merencanakan anggaran dan pengeluaran. Nasabah bisa memisahkan antara keperluan wajib bulanan seperti makan, biaya kos, listrik, air, serta biaya sekunder seperti nongkrong dan liburan. Jadi nasabah punya bisa alokasikan uangnya ke saku tersebut sekaligus bisa memantau sisa uang dari tiap anggaran.

Uniknya, tiap Saku punya rekeningnya sendiri, sehingga bisa digunakan untuk menerima langsung dari bank lain tanpa repot-repot menggunakan rekening utama. Misalnya ketika dapat honor dari Mojok, saya ingin honor ini dimasukan ke Saku liburan, ya tinggal kasih rekening dari Saku Liburan.

Sementara Celengan by Superbank adalah fitur menabung yang memiliki imbal hasil bunga yang kompetitif. Jadi fitur ini adalah tabungan otomatis yang bisa dimanfaatkan oleh nasabah. Jadi setiap uang yang masuk ke rekening akan langsung di-auto debet dalam celengan sesuai nominal yang diinginkan.

Baca Juga:

Pengalaman Saya selama 2 Tahun Menjadi Nasabah blu by BCA Digital: Berhasil Nabung dan Nggak Boros Lagi

8 Rekomendasi Tabungan dengan Biaya Admin Rendah, bahkan Gratis!

Cara kerja fitur Celengan ini ada dua. Pertama, saat ada transaksi (dana keluar atau masuk), Superbank akan mendebetkan dana pembulatan atas nominal dana di Tabungan Utama dan ditabung secara otomatis ke dalam Celengan. Kedua, Superbank akan mendebetkan nominal tetap (mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000) setiap harinya ke Celengan. Dan semua itu bisa diatur sesuai dengan keinginan nasabah.

#2 Bunga yang ditawarkan Superbank tinggi

Superbank menawarkan suku bunga mencapai 10 persen per tahun untuk produk Celengan dan 6 persen per tahun untuk produk tabungan. Persentase bunga segitu sangat tinggi bila dibandingkan dengan bank konvensional.

Bahkan dengan bank digital lainnya sekalipun, angka 10 persen juga masih lebih tinggi. Tentu penawaran bunga tinggi ini jadi salah satu kelebihan yang saya rasa naif kalau tidak diakui dan diapresiasi.

#3 Integrasi layanan dengan Grab

Integrasi layanan dengan aplikasi seperti Grab tentu sangat membantu masyarakat dalam aktivitas ekonominya. Grab yang sudah punya OVO tentu makin bisa memperluas jangkauan layanannya tak sekadar aplikasi jasa pembayaran, tapi juga tabungan dan deposito. Selain itu, Superbank yang terintegrasi dengan Grab juga membantu Grab Merchant untuk mengajukan pinjaman usaha yang bisa dimonitoring secara langsung dan berkala.

#4 Gratis biaya transfer

Superbank memiliki fitur gratis transfer hingga 30 kali dalam sebulan. Dan itu berlaku ke semua bank dalam negeri. Ini merupakan bagian dari program loyalty Superhero Club yang berfungsi meningkatkan loyalitas nasabahnya.

Kekurangan Superbank

Kekurangan dari Superbank ini adalah ketiadaan fitur yang seharusnya ada untuk sebuah bank biar memudahkan nasabah.

#1 Tidak ada kartu debit (ATM) dan kredit

Superbank belum melayani penggunaan kartu debit dan kredit. Sangat disayangkan padahal kedua kartu tersebut jadi barang lumrah bagi sebuah bank. Pasalnya banyak orang yang masih bergantung pada kedua jenis kartu tersebut.

#2 Tidak ada QRIS

Ini juga menjadi salah satu kekurangan cukup krusial dari Superbank. QRIS jadi salah satu metode pembayaran yang umum dilakukan saat ini. Banyak merchant yang pembayarannya non-tunai, pasti menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran. Jadinya ketika ingin membayar sesuatu, harus repot-repot isi OVO dulu kemudian membayarnya via layanan Grab. Ini sedikit menyebalkan, sih.

#3 Superbank belum mengakomodir layanan BI Fast

Superbank belum mengakomodir layanan dari BI Fast. Hal itu membuat proses transfer, terutama yang dananya besar, jadi sangat lama. Di zaman yang semuanya serba cepat, ketiadaan dari BI Fast ini jadi kelemahan yang harusnya segera diperbaiki oleh pihak Superbank.

#4 Tidak ada bunga harian

Meski bunganya tinggi, tapi pembagiannya tidak harian. Jadi nasaba tidak bisa melihat pertumbuhan uangnya karena dibagikan berkala tiap beberapa bulan (biasanya per satu bulan, triwulan, semester, dan tahunan). Kondisi ini membuat Superbank jadi ketinggalan dari kompetitor bank digital lain seperti SeaBank atau Neobank yang sudah menerapkan bunga harian.

Itulah beberapa kelebihan dan kekurangan dari Superbank. Semoga kelebihan dan kekurangan di atas bisa menjadi gambaran bagi kalian semua yang ingin coba buka rekening bank digital satu ini. Saran saya, kalau sudah punya banyak rekening, nggak usah nambah-nambah lah. Bikin tambah pusing aja.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bank Digital Jangan Terlalu Diglorifikasi karena Nyatanya Nggak Selalu Lebih Menguntungkan dari Bank Konvensional.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Agustus 2024 oleh

Tags: bank digitalbank digital di indonesiaSuperbank
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Membandingkan Livin’ by Mandiri dengan Jenius: Mana yang Lebih Baik? terminal mojok.co

Membandingkan Livin’ by Mandiri dengan Jenius: Mana yang Lebih Baik?

5 Januari 2022
Pengalaman Saya selama 2 Tahun Menjadi Nasabah blu by BCA Digital: Berhasil Nabung dan Nggak Boros Lagi

Pengalaman Saya selama 2 Tahun Menjadi Nasabah blu by BCA Digital: Berhasil Nabung dan Nggak Boros Lagi

21 Januari 2025
Blu by BCA: Bank Digital dengan Tampilan Unyu Kekinian tapi Kurang Ramah bagi Pengguna HP Android Entry Level

Blu by BCA: Bank Digital dengan Tampilan Unyu Kekinian tapi Kurang Ramah bagi Pengguna HP Android Entry Level

23 Juni 2024
Bank Digital Jangan Terlalu Diglorifikasi karena Nyatanya Nggak Selalu Lebih Menguntungkan dari Bank Konvensional

Bank Digital Jangan Terlalu Diglorifikasi karena Nyatanya Nggak Selalu Lebih Menguntungkan dari Bank Konvensional

17 Mei 2024
blu BCA, Layanan Finansial Penyelamat Masyarakat Urban (Unsplash)

blu by BCA Digital, Layanan Finansial yang Jadi Penyelamat dan Solusi Kesemrawutan Masyarakat Urban

3 Juli 2024
Bank Jago, Bank Digital yang Nggak Sesuai Ekspektasi Saya Mojok.co

Bank Jago, Bank Digital yang Nggak Sesuai Ekspektasi Saya

29 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Suzuki Satria Pro Aib Terbesar Suzuki yang Tak Perlu Lahir (Wikimedia Commons)

Suzuki Satria Pro: Aib Terbesar Suzuki yang Seharusnya Tak Perlu Lahir

18 Maret 2026
Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.