Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Stasiun Manggarai Jakarta Penuh Penipu: Orang Bandung Turun dari KRL Tiba-tiba Ditawari Bisnis dengan Gaji Fantastis, Nggak Realistis!

Ruslan Abdul Munir oleh Ruslan Abdul Munir
17 Juni 2025
A A
Stasiun Manggarai Jakarta Penuh Penipu: Orang Bandung Turun dari KRL Tiba-tiba Ditawari Bisnis dengan Gaji Fantastis, Nggak Realistis!

Stasiun Manggarai Jakarta Penuh Penipu: Orang Bandung Turun dari KRL Tiba-tiba Ditawari Bisnis dengan Gaji Fantastis, Nggak Realistis! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hati-hati kalau turun dari KRL di Stasiun Manggarai Jakarta. Banyak penipu berkedok bisnis di sana.

Jakarta itu seperti mantan gebetan yang nggak pernah bikin nyaman, tapi selalu bikin penasaran untuk ditemui kembali. Sebagai anak Bandung yang kelewat nyaman dengan ritme hidup santai dan udara yang cukup bersahabat, tiap main ke Jakarta rasanya kayak dilempar ke dunia lain. Dunia lain dengan kehidupan lebih cepat, lebih keras, lebih panas, dan tentunya penuh dengan kejutan.

ADVERTISEMENT

Salah satu kejutan paling absurd yang pernah saya alami datang dari tempat yang tak disangka, yakni Stasiun Manggarai. Waktu itu entah kali keberapa saya menginjakkan kaki di ibu kota Jakarta yang katanya kejamnya melebihi ibu tiri.

Begitu turun dari KRL di Stasiun Manggarai, perasaan saya sudah mulai nggak enak. Betul saja ada kejadian random yang saya alami saat tengah menunggu teman di sana.

Jakarta dan wajah randomnya yang selalu ada di setiap sudut kota

Saya paham kalau Jakarta itu kota maju. Kota ini menjadi tujuan banyak orang dari berbabagi penjuru. Tapi kenapa ya dari semua kota yang pernah saya singgahi, cuma Jakarta yang bikin saya bisa bertemu manusia-manusia yang sulit ditebak. Dari yang tiba-tiba minta tethering internet, yang duduk sambil teleponan dan nangis sesenggukan, sampai yang berdiri rapi dan tiba-tiba mengajak ngobrol seolah sudah kenal 10 tahun. Sialnya, saya dapat orang yang ketiga…

Didatangi orang tak dikenal di Stasiun Manggarai yang langsung SKSD

Hari itu saya baru sampai di Stasiun Manggarai Jakarta. Saya memutuskan untuk beristirahan di sebuah taman kecil sambil menikmati odeng Lawson yang rasanya pedes banget sepedes omongan tetangga. Kebetulan saya juga menunggu teman dari Depok yang akan melanjutkan perjalanan bersama ke daerah Pantai Indah Kapuk (PIK).

Saat sedang asyik makan, tiba-tiba ada laki-laki tak dikenal yang nimbrung. Dia memakai kemeja rapi dan tersenyum sumringah pada saya. Orang itu menyapa dan bertanya pada saya dari mana dan tujuan saya ke Jakarta. Dalam hati saya langsung waspada, “Waduh, kayaknya ini bukan sekadar basa-basi.”

Tetapi dasar anak rantau yang sok ramah, saya menjawab pertanyaan orang tersebut seadanya. Orang itu pun bertanya-tanya lebih lanjut soal kerjaan, tujuan ke Jakarta, dan parahnya, dia sempat menyinggung gaji saya. Dia bertanya berapa gaji saya, cukup atau nggak, dsb.

Baca Juga:

3 alasan yang membuat saya nggak ikhlas kalau JakLingko harus berbayar, sebaiknya benahi hal-hal ini dahulu

Sulitnya menjelaskan arah mata angin di Jakarta dari perspektif orang Jogja

Dari pertanyaannya, awalnya saya mengira dia agen asuransi. Tetapi ternyata dia lebih mengerikan dari itu…

Tawaran gaji fantastis dari dunia yang tak saya kenal: MLM

Setelah sesi basa-basi yang terlalu panjang dan bikin saya males, laki-laki yang saya jumpai di Stasiun Manggarai Jakarta itu pun akhirnya buka kartu. Dia menjelaskan pekerjaannya yang katanya bisa menghasilkan belasan juta rupiah per bulan tanpa harus kerja kantoran.

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Saat itu saya mbatin, “Aduh, ketemu lagi sama gaya-gaya ini.” Benar saja, ujung-ujungnya dia menawarkan saya pekerjaan itu. Dia juga berusaha meyakinkan saya untuk ikut langsung dan melihat kantor tempat dia bekerja yang katanya nggak jauh dari Stasiun Manggarai.

Tentu saja saya menolak. Selain karena saya sudah ada janji bertemu teman, tawaran pekerjaan dengan gaji fantastis itu terlihat nggak realistis. Akhirnya orang itu menawarkan saya untuk menyimpan kontak WhatsApp-nya, katanya barangkali saya mau bertanya lebih lanjut. Seketika saya pamit dengan sopan, pura-pura ditelepon teman.

Begitu saya ceritakan kepada teman soal laki-laki yang menawarkan pekerjaan dengan gaji fantastis itu teman saya bilang, “Oh, itu mah MLM. Banyak banget yang nawarin kayak gitu di stasiun. Stasiun Manggarai malah sarang mereka!”

Datang ke Jakarta bikin orang Bandung kayak saya belajar satu hal: nggak semua hal yang terlihat rapi dan meyakinkan itu aman. Kalau ada orang rapi tiba-tiba muncul, senyam-senyum, menyapa ramah, lalu mengajak bisnis, hati-hati. Jangan sampai tertipu mulut manis mereka.

Penulis: Ruslan Abdul Munir
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Bagi “Anker” Lawas, Stasiun KRL Manggarai Bukanlah Stasiun Neraka.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Juni 2025 oleh

Tags: Jakartastasiun manggarai
Ruslan Abdul Munir

Ruslan Abdul Munir

Book lover.

ArtikelTerkait

Tak Ada yang Lebih Tabah dari para Pejuang KRL Jakarta Tarif KRL berbasis NIK

Naik KRL Jakarta di Jam Kerja Adalah Neraka bagi Para Pemula

2 November 2023
Derita Jadi Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja Mojok.co

Cerita Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja

5 November 2025
12 Rekomendasi Ketoprak Lezat di Jakarta terminal mojok

12 Rekomendasi Ketoprak Lezat di Jakarta

26 Oktober 2021
3 Hal Ini Seharusnya Ada di Bukittinggi, Hidup Pasti Akan Lebih Nyaman Mojok.co

3 Hal Ini Seharusnya Ada di Bukittinggi, Hidup Pasti Akan Lebih Nyaman

6 Januari 2024
Stadion Papua Bangkit pertanyaan yang sering didapat mahasiswa papua di jawa mojok.co

Pemakaian Nama Gubernur sebagai Pengganti Nama Stadion Papua Bangkit Akan Mendapat Reaksi Berbeda Jika Hal Itu Dilakukan di Jakarta

29 Oktober 2020
Ciputat Timur, Tempat Tinggal Terbaik bagi Pekerja Rantau Jakarta yang Memilih Hidup Pas-pasan

Ciputat Timur, Tempat Tinggal Terbaik bagi Pekerja Rantau Jakarta yang Memilih Hidup Pas-pasan

15 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Desa Jangkar, Desa Paling Nyaman di Bangkalan Madura. Menetap Sehari, Langsung Ingin Datang Lagi

Desa Jangkar Bangkalan: desa paling anomali di Madura saat musim kemarau, tapi bikin desa lain cemburu

12 Juli 2026
3 Minuman Tegal yang Aman untuk Lidah Orang Semarang yang Nggak Suka Kuliner Menantang Mojok.co

3 Minuman Tegal yang Aman untuk Lidah Orang Semarang yang Nggak Suka Kuliner Menantang

5 Juli 2026
Pantai Semilir Tuban, Tetap Menawan di Tengah Kepungan Industri

Pantai Semilir Tuban, Tetap Menawan di Tengah Kepungan Industri

9 Juli 2026
5 kuliner Jogja enak dan murah, bukti kota ini nggak mahal Brigitta Adelia/Mojok.co)

5 rekomendasi kuliner Jogja enak dan murah bukti kalau kota ini nggak mahal kalau soal makan

8 Juli 2026
Freelancer in this economy: nggak bisa pilih-pilih kerjaan, upah nggak seberapa dan cuma numpang lewat Mojok.co

Freelancer in this economy: nggak bisa pilih-pilih kerjaan, upah nggak seberapa dan cuma numpang lewat

10 Juli 2026
Cerita beli kendaraan pertama, menabung mati-matian demi Honda Vario Techno 125 bekas. Dulu prihatin kini jadi kenangan manis Mojok.co

Cerita beli kendaraan pertama, menabung mati-matian demi Honda Vario Techno 125 bekas. Dulu prihatin kini jadi kenangan manis

8 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.