Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Sri Mulyani, Kecaman Gaya Hidup Mewah Itu Nggak Akan Ada Efeknya

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
26 Februari 2023
A A
Sri Mulyani, Kecaman Gaya Hidup Mewah Itu Nggak Akan Ada Efeknya

Sri Mulyani, Kecaman Gaya Hidup Mewah Itu Nggak Akan Ada Efeknya

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika Sri Mulyani mengeluarkan statement bahwa beliau mengecam hobi pamer harta para pejabat, saat itu juga kepercayaan saya terhadap beliau—atau pejabat secara keseluruhan—menghilang. Statement “main aman” kayak gini bagi saya benar-benar aneh.

Pernyataan tersebut tak logis, terlebih keluar dari menteri yang sudah lama jadi anggota kabinet. Hobi pamer kekayaan pejabat ini sudah jadi rahasia umum. Mencari contohnya pun tak susah. Kalian bahkan tak perlu bantuan Google untuk ini. Terkuaknya harta orang tua si bajingan pelaku penganiayaan ini bahkan sebetulnya tak perlu direspons sebegitu hebohnya, karena ya memang selama ini kek gitu kenyataannya.

Kalau cuman statement, dan nggak ada tindak lanjut, ya bagi saya itu cuman usaha menyelamatkan muka. Memang sih bapaknya dipecat, tapi kan penyakitnya nggak cuman satu orang. Sejauh ini malah yang diulang-ulang cuman permintaan untuk tetap percaya terhadap Kemenkeu, lapor SPT, demi membangun Indonesia bersama-sama.

Mlz.

Males bayar pajak

Saya tak mendukung tindakan tak lapor pajak, tapi kalau ada orang yang jadi males lapor pajak karena buntut kasus ini, saya nggak bakal protes. Paham, sangat paham, dan (bagi saya) alasannya valid. Masuk akal jika orang jadi anti-pajak, lha wong duit mereka berakhir kayak gitu.

Terlalu banyak alasan orang Indonesia untuk tidak membayar pajak. Infrastruktur tak merata, jalan yang selalu rusak, kemudahan yang tak bisa diakses banyak orang, itu semua mereka rasakan secara nyata. Saya nggak tahu Sri Mulyani relate atau tidak, tapi sebagai orang yang sering bepergian antar-provinsi, saya melihat sendiri betapa remuk jalan yang ada. itu saja sudah bikin saya malas bayar pajak.

Lha ini ditambah atraksi keluarga orang-orang Direktoral Jenderal Pajak. Sama aja ini menyiram bensin ke kobaran api. Terus berharap orang-orang percaya Kemenkeu gitu? Yo apik angan-anganmu.

Sri Mulyani tahu

Saya yakin betul, Sri Mulyani itu tahu kalau orang-orang pajak banyak yang bergaya hidup mewah. Nggak mungkin lah nggak tahu, wong dari dulu masalahnya sama kok. makanya saya bilang aneh, 2023 masih aja ada orang heran dan mengecam pejabat pamer harta. Keliatan banget kemarin-kemarin itu nggak peduli sama isunya.

Baca Juga:

Menangisi Menteri yang Kena Reshuffle Itu Konyol!

Kalau Mau Cari Uang Jangan Jadi Guru, Terus Mereka Mau Makan Apa? Tenaga Dalam?

Atau kalau memang peduli, jangan-jangan pegawai yang nggak laporin kekayaannya dan bisa menimbun harta itu ngakalin jenengan, Bu Sri Mulyani. Nek aku sih, isin lurrr.

Ketimbang mengecam atau ambil sikap normatif, justru lebih baik mengakui kalau memang selama ini penyakit tersebut belum bisa diselesaikan. Membodohi rakyat dengan alasan kecolongan, saya pikir justru menunjukkan kalau memang selama ini tahu, tapi nggak ngapa-ngapain. Kok iso kecolongan kok pirang-pirang tahun? Hobi, Lur?

Susahnya jadi rakyat

Susah betul jadi rakyat Indonesia. Pejabatnya terlalu banyak yang kebanyakan akrobat. Penegakan hukumnya betul-betul meragukan. Tapi tiap protes, fell to the deaf ears alias nga digubris. Tiap menanyakan hak, diminta bersyukur. Kalau banyak orang bilang pada menyesal lahir di Indonesia, mereka nggak keliru.

Saya tak tahu, apakah kemarahan rakyat terhadap hal-hal yang berhubungan dengan pajak akan mereda. Kasus Gayus masih jadi sesuatu yang bikin mereka membenci pajak, ditambah kelakuan bapake Mario, saya nggak yakin kemarahan bisa mereda. Orang-orang bilang kalau rakyat Indo pelupa, hanya rame saat viral, tapi untuk hal ini, saya yakin betul mereka tak akan lupa.

Bu Sri Mulyani mungkin dalam beberapa waktu ke depan, akan berusaha keras untuk menaikkan citra Kemenkeu, agar pekerjanya yang gajinya gede-gede itu bisa tetep dipercaya rakyat. Dan semoga saja, beliau menemukan cara lain, yang sekiranya lebih elegan ketimbang hanya mengecam, seakan-akan dengan kecaman keadaan bisa berubah.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Serampangan Menaikkan Cukai Rokok Bukti Dangkalnya Rasionalitas Negara dan Sri Mulyani

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2023 oleh

Tags: kemenkeukepercayaanorang pajakpenganiayaanSri Mulyani
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

5 Hal Nggak Enaknya Jadi Lulusan Ekonomi Syariah

5 Hal Keliru tentang Ekonomi Syariah yang Dipercaya Banyak Orang

2 Juli 2022
Menangisi Menteri yang Kena Reshuffle Itu Konyol!

Menangisi Menteri yang Kena Reshuffle Itu Konyol!

11 September 2025
TNI AU oknum rasis penganiayaan mojok

TNI AU Minta Maaf Pake Kata Oknum buat Anggotanya yang Rasis itu Udah Paling Bener

29 Juli 2021
Pengakuan Sri Mulyani Soal Kenaikan Tukin PNS Kemenkeu Hingga 300 Persen Itu Kurang Etis dan Nggak Peka dengan Kondisi Terkini

Pengakuan Sri Mulyani Soal Kenaikan Tukin PNS Kemenkeu Hingga 300 Persen Itu Kurang Etis dan Nggak Peka dengan Kondisi Terkini

25 September 2024
Kekerasan di Pondok Pesantren Ditutupi Lagi, Sudah Saatnya Feodalisme di Pesantren Dibasmi, Sudah Saatnya Santri Kritis! penganiayaan di pondok pesantrenPondok Pesantren Tahfidz Al-Hanifiyah

Kekerasan di Pondok Pesantren Ditutupi Lagi, Sudah Saatnya Feodalisme di Pesantren Dibasmi, Sudah Saatnya Santri Kritis!

29 Februari 2024
pancasilais pdi p pancasila PDIP mojok

Meramalkan Nasib PDIP setelah Kenaikan Harga BBM

7 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Kalau Saya Nggak Merantau ke Sidoarjo, Saya Nggak Tahu 3 Sisi Gelap Sidoarjo Ini

26 Januari 2026
Saya Setuju Usulan Dedi Mulyadi, Teras Cihampelas Lebih Baik Dirobohkan Saja

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

28 Januari 2026
Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

Toyota Raize: Kerap Diejek LCGC Dikasih Turbo, padahal Mobil Ini Kuat, Bertenaga, dan yang Paling Penting, Irit!

26 Januari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

Perlintasan Kereta Volvo Pasar Minggu Memakan Banyak Korban: Bukan Salah Setan!

27 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • 4 Jenis Orang yang Harus Dilarang Nyetir Motor di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan, Biang Nyawa Melayang
  • Umur 23 Belum Mencapai Apa-apa: Dicap Gagal dan Tertinggal, Tapi Tertinggal Ternyata Bisa Dinikmati karena Tak Buruk-buruk Amat
  • Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen Kok Nggak Ngomongin Toleransi
  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.