Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Squid Game: Drakor Sadis yang Simpan Pelajaran Hidup Berharga

Anisah Rosa Damayanti oleh Anisah Rosa Damayanti
26 September 2021
A A
Squid Game: Drakor Sadis yang Simpan Pelajaran Hidup Berharga terminal mojok.co

Squid Game: Drakor Sadis yang Simpan Pelajaran Hidup Berharga terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Squid Game merupakan drama Korea yang sedang menjadi perbincangan hangat banyak orang karena ceritanya yang sadis dan kepopulerannya yang berhasil menduduki posisi pertama chart Netflix di Amerika Serikat. Bila boleh jujur, saat menonton drama ini saya sampai agak ngilu karena kisahnya yang begitu sadis.

Drama dengan nama Korea Ojingeo Geim ini menceritakan tentang kisah berbagai orang yang terlilit utang dengan jumlah yang besar. Di tengah rasa keputusasaan pada titik terendah kehidupan, mereka berpartisipasi dalam sebuah permainan bertahan hidup misterius dengan penawaran total hadiah sebesar 45,6 miliar won bagi pemenang. Sebelum permainan dimulai, mereka dimintai persetujuan untuk mengikuti permainan tanpa mengetahui detail identitas penyelenggara sama sekali. Mereka hanya mengetahui bila pemenang akan mendapat hadiah yang sangat besar.

Ada 456 peserta dan akan dilakukan enam babak permainan dalam pertandingan tersebut. Para peserta dibuat heran karena semua permainan dalam pertandingan tersebut merupakan permainan anak-anak. Hanya saja, siapa pun yang kalah dalam permainan tersebut akan langsung dibunuh oleh para penjaga yang bertugas, penjaganya pun bertopeng, kurang misterius apa coba. Namun, di balik ceritanya yang begitu sadis, ada berbagai pesan moral yang bisa kita pelajari dari drama ini. Apa saja sih yang bisa kita pelajari dari drama Squid Game ini?

#1 Perjuangan dan pantang menyerah

Pada episode awal dikisahkan bahwa sebagian besar tokoh sedang berjuang untuk keluar dari masalah keuangan dan bisa hidup layak. Meskipun sudah berada di ujung tanduk jurang kehidupan karena terlilit utang yang begitu besar dan tidak memiliki uang, mereka berusaha untuk keluar dari masalah tersebut. Pada titik yang nyaris bertemu jalan buntu ini lah mereka mendapatkan tawaran untuk bermain dalam pertandingan misterius dengan hadiah yang sangat besar.

Dalam pertandingan bertahan hidup yang misterius tersebut perjuangan yang tidak kenal kata menyerah sangat diperlukan. Salah satu peraturan dalam pertandingan tersebut mengatakan bahwa para pemain tidak diizinkan untuk menyerah dan berhenti bermain bila waktu bermain belum selesai. Bila mereka menyerah dan berhenti akan langsung tereliminasi dari pertandingan, yang artinya akan langsung dibunuh oleh penjaga. Salah satu tokoh yang perjuangannya luar biasa adalah Seong Gi Hun. Ia memutuskan mengikuti permainan misterius tersebut untuk memperjuangkan hak asuh atas anaknya dan membahagiakan ibunya yang sudah tua. Saat permainan berlangsung Gi Hun adalah salah satu pemain yang meskipun hampir kehabisan waktu, ia selalu berjuang untuk menang dengan berbagai cara.

#2 Keadilan dan kesetaraan

Di balik cara bermainnya yang sangat kejam dengan membunuh pemain yang kalah dalam pertandingan, permainan ini mengajarkan tentang keadilan dan kesetaraan. Berbagai game yang dimainkan dalam pertandingan tersebut mengedepankan nilai keadilan, di mana semua pemain bersaing dengan adil dalam situasi dan kondisi yang sama antara satu sama lain. Pertandingan tersebut juga mengajarkan bahwa kedudukan semua orang di dunia ini adalah sama sehingga berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk menang tanpa diskriminasi.

#3 Kerjasama dalam tim

Selain perjuangan dan keadilan, ada salah satu permainan yang sangat membutuhkan kerjasama dalam tim. Pada permainan ketiga para pemain diarahkan untuk membuat kelompok berjumlah sepuluh orang, ternyata mereka akan main tarik tambang. Seperti yang kita tahu kalua dalam permainan tarik tambah membutuhkan tenaga yang kuat. Namun ternyata yang lebih penting dari tenaga yang kuat adalah strategi dan kerjasama tim yang hebat.

Pada permainan ini Seung Gi Hun mendapatkan tim yang para anggotanya tidak kuat, bahkan bisa dibilang tim mereka adalah tim yang paling lemah karena terdapat orang tua dan ada banyak perempuan di dalamnya. Mereka membuktikan bahwa Kerjasama tim yang hebat yang terdiri dari strategi, penempatan posisi pemain, koordinasi dan kekompakan bisa mengalahkan lawan mereka yang memiliki tenaga lebih kuat.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

#4 Pengorbanan dan Ketulusan

Bagian paling menyedihkan dari drama ini memberikan kita pelajaran tentang pengorbanan dan ketulusan. Di balik ceritanya yang mempertontonkan kekejaman hingga membuat penonton merasa ngilu, Squid Game juga memiliki sisi menyedihkan melalui sebuah pengorbanan yang tulus. Pengorbanan dilakukan oleh tokoh Ji Young (pemain nomor 240). Ia mengorbankan nyawanya pada permainan keempat untuk Kang Sae Byeong (pemain nomor 67). Pengorbanan ini dilakukannya dengan tulus karena ia merasa Se byeong lebih pantas untuk tetap hidup daripada dirinya.

Ternyata, di balik kisahnya yang sadis, Squid Game memberikan kita pelajaran bahwa dalam hidup dibutuhkan perjuangan, pantang menyerah, keadilan, kesetaraan, kerjasama dalam tim, serta pengorbanan yang tulus.

Sumber Gambar: YouTube The Swoon

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 September 2021 oleh

Tags: drama koreaSquid Gamethriller
Anisah Rosa Damayanti

Anisah Rosa Damayanti

Lulusan ilmu sosial yang menikmati proses memahami manusia dan realitas sosial, serta lebih nyaman bekerja dalam suasana yang tenang dan fokus.

ArtikelTerkait

5 Drama Korea yang Punya Kisah Pertemanan Unik dan Bikin Iri terminal mojok.co

5 Drama Korea yang Punya Kisah Pertemanan Unik dan Bikin Iri

30 November 2021
7 Drama Korea Ini Punya Alur Cerita yang Bikin Pilu terminal mojok.co

7 Drama Korea Ini Punya Alur Cerita yang Bikin Pilu

25 November 2021
Seon-a dan Dong Seok (Akun Instagram TvN)

Our Blues dan Isu Gangguan Mental pada Ibu Rumah Tangga

17 Mei 2022
10 Drama Korea Paling Sedih Sepanjang Masa buat Sobat Ambyar Terminal Mojok

10 Drama Korea Paling Sedih Sepanjang Masa buat Sobat Ambyar

8 Juli 2022
5 Drama Korea Time Travel yang Mendebarkan Terminal Mojok

5 Drama Korea Time Travel yang Mendebarkan

8 Januari 2022
7 Second Lead Couple Drama Korea yang Chemistry-nya Nggak Kalah dari Pasangan Utama Terminal Mojok

7 Second Lead Couple Drama Korea yang Chemistry-nya Nggak Kalah dari Pasangan Utama

12 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

Menurut Keyakinan Saya, Tugas Presentasi Mahasiswa Adalah Metode Pembelajaran yang Efektif, dan Saya Serius

31 Januari 2026
8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja Mojok.co

8 Kasta Saus Indomaret dari yang Pedas hingga yang Biasa Aja

4 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

Reuni Adalah Ajang Pamer Kesuksesan Paling Munafik: Silaturahmi Cuma Kedok, Aslinya Mau Validasi Siapa yang Paling Cepat Jadi Orang Kaya, yang Miskin Harap Sadar Diri

30 Januari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.