Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sorowajan, Daerah Langganan Ngopi dan Diskusi Ndakik-ndakik Mahasiswa UIN Jogja

Nur Muhammad Ikhsanun oleh Nur Muhammad Ikhsanun
17 April 2023
A A
Sorowajan, Daerah Langganan Ngopi dan Diskusi Ndakik-ndakik Mahasiswa UIN Jogja

Sorowajan, Daerah Langganan Ngopi dan Diskusi Ndakik-ndakik Mahasiswa UIN Jogja (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Anak UIN Jogja, pasti tau dan kenal dengan daerah Sorowajan. Bahkan rasanya kurang UIN kalau belum nongski di Sorowajan. Daerah ini, bisa dibilang, adalah daerah yang menghasilkan tokoh besar Kalijaga Muda. Ngeri betul.

Sorowajan memang terkenal sebagai daerah yang dipenuhi warung kopi dengan harga yang miring. Isu harga kopi melambung sepertinya tidak berlaku di daerah ini. Uang tipis tak akan menghentikanmu untuk ngopi di daerah ini.

Kenapa saya menekankan harga, karena itu anomali. Sorowajan itu letaknya amat strategis. Dekat dengan Plaza Ambarrukmo, UIN Sunan Kalijaga, juga dekat dengan landmark-landmark Jogja yang lain menjadikan tempat ini ladang uang bagi orang-orang yang paham bisnis. Tetapi, justru di daerah inilah kita menemukan banyak kedai kopi dengan harga yang miring.

Mulai dari Blandongan, Joglokopi, Kopigenk, Kopas, Basabasi dan lain sebagainya adalah deretan warung kopi yang jelas saja punya menu yang lebih murah.

Oleh karena itulah, Sorowajan jadi saksi bisu perjuangan rakyat UIN selama merantau dan thalabul ilmi di UIN Sunan Kalijaga. Biasanya sih, awal mula perkenalan dengan warung kopi dikenalkan oleh senior di kampus.

Sorowajan mencetak tokoh besar

Di awal-awal tadi, saya bilang bahwa Sorowajan adalah pencetak tokoh besar Kalijaga Muda, dan itu nggak berlebihan. Saya jelaskan dulu.

Begini. Mahasiswa, jika sedang di warung kopi, pasti akan berdiskusi tentang hal ndakik-ndakik. Hal itu nggak buruk, justru bagus malah, sebab memang mahasiswa harus berbicara hal-hal besar. Diskusi demi diskusi akan membentuk seorang mahasiswa menjadi seseorang yang lebih besar ketimbang dirinya di masa lalu. Dan dari itulah, “tokoh-tokoh” akhirnya lahir.

Jadi misal di masa depan nanti ada tokoh besar di Indonesia dan dia cerita bahwa dulu sering ngopi di Sorowajan, itu nggak mengagetkan. Sebab saya sendirilah saksinya, melihat banyak orang berbicara hal besar. Utopis, tapi siapa tahu nanti hal-hal utopis itu jadi nyata, who knows?

Baca Juga:

4 Alasan Saya Lebih Memilih Ice Americano Buatan Minimarket ketimbang Racikan Barista Coffee Shop

Alasan Saya Nggak Kecewa Masuk UIN Jogja meski Bukan Kampus Impian 

Daerah lain di Jogja makin bersolek. Condongcatur makin terlihat mewah, Seturan tetap macet, lampu Jalan Magelang makin mengilap. Tapi, Sorowajan akan tetap sama. Mungkin akan makin bersolek, tapi kedai kopi yang ada tetap tak berubah, memberi ruang kaum tipis kapital untuk tetap menyuarakan hal-hal besar dan menjaga optimisme pada perubahan.

Penulis: Nur Muhammad Ikhsanun
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Warung Kopi Blandongan, Merevolusi Sajian Kopi di Yogyakarta

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya

Terakhir diperbarui pada 17 April 2023 oleh

Tags: diskusiKedai KopisorowajanUIN Sunan Kalijaga
Nur Muhammad Ikhsanun

Nur Muhammad Ikhsanun

Pribadi santai yang mencoba kritis.

ArtikelTerkait

Betapa Gondoknya Dianggap Barista Hanya Karena Kerja Di Kedai Kopi terminal mojok.co

Betapa Gondoknya Dianggap Barista Hanya karena Kerja di Kedai Kopi

28 November 2020
UIN Sunan Kalijaga Tepati Janji, Maba Tak Menderita Lagi (uin-suka.ac.id) UIN SUKA, UGM, UNY, Jogja

Di UIN Sunan Kalijaga, Mahasiswa Harus Demo Supaya Rektorat Mau Mendengarkan Suara Mahasiswa

14 Januari 2024
7 Restoran yang Kasih Makanan Gratis untuk Kalian yang Ulang Tahun Terminal Mojok

7 Restoran yang Kasih Makanan Gratis untuk Kalian yang Ulang Tahun

21 Agustus 2022
Jangan Jadi Barista. Gajinya Kecil, Gengsinya Tinggi, Nggak ada Jenjang Karier pula! pendekar kopi

Jangan Jadi Barista. Gajinya Kecil, Gengsinya Tinggi, Nggak ada Jenjang Karier pula!

23 Oktober 2023
Enaknya Jadi Fresh Graduate di Jogja: Nggak Takut Dicap Pengangguran karena Sibuk Ikut Forum Diskusi

Enaknya Jadi Fresh Graduate di Jogja: Nggak Takut Dicap Pengangguran karena Sibuk Ikut Forum Diskusi

11 September 2025
Jalan Sorowajan Baru Jogja: Tempat Ide Paling Radikal dan Manusia Paling Aneh Melebur

Jalan Sorowajan Baru Jogja: Tempat Ide Paling Radikal dan Manusia Paling Aneh Melebur

5 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

Seharusnya Suzuki Melakukan 3 Hal Ini Supaya Motornya Diminati Banyak Orang

10 Januari 2026
Tidak Ada Nasi Padang di Kota Padang, dan Ini Serius. Adanya Nasi Ramas! angkringan

4 Alasan Makan Nasi Padang Lebih Masuk Akal daripada Makan di Angkringan  

11 Januari 2026
Alasan Kebumen Ditinggalkan Warganya dengan Berat Hati Mojok.co

Alasan Kebumen Ditinggalkan Warganya walau dengan Berat Hati

7 Januari 2026
6 Alasan Perantauan seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo Mojok.co

6 Alasan Sederhana yang Membuat Perantau seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo

12 Januari 2026
Angka Pengangguran di Karawang Tinggi dan Menjadi ironi Industri (Unsplash) Malang

Warga Karawang Terlihat Santai dan Makmur karena UMK Sultan, padahal Sedang Berdarah-darah Dihajar Calo Pabrik dan Bank Emok

12 Januari 2026
Pasar Gedang Lumajang, Pusat Ekonomi Warga Lokal yang Menguji Kesabaran Pengguna Jalan

Pasar Gedang Lumajang, Pusat Ekonomi Warga Lokal yang Menguji Kesabaran Pengguna Jalan

6 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah
  • 5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku
  • Lulusan S2 Jogja Ogah Menerima Tawaran Jadi Dosen, Mending Ngajar Anak SD di Surabaya: Gambaran Busuk Dunia Pendidikan Indonesia
  • Jalan Pantura Rembang di Musim Hujan adalah Petaka bagi Pengendara Motor, Keselamatan Terancam dari Banyak Sisi
  • Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa
  • Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.