Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Bukan Cuma Jago Ngomong, 5 Skill Ini Wajib Dikuasai Seorang Humas

Fadhli Adhim oleh Fadhli Adhim
6 Oktober 2023
A A
Bukan Cuma Jago Ngomong, 5 Skill Ini Wajib Dikuasai Seorang Humas

Bukan Cuma Jago Ngomong, 5 Skill Ini Wajib Dikuasai Seorang Humas (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Seorang humas harusnya nggak cuma jago ngomong, tapi juga punya sederet skill ini.

Sebagai orang yang menekuni profesi humas, saya merasakan betul bahwa berkomunikasi dengan khalayak itu tak semudah yang dibayangkan orang-orang. Menjadi wajah perusahaan memiliki banyak risiko. Kalau saya “kepleset” sedikit saja, bisa berpotensi jadi masalah besar bagi perusahaan.

ADVERTISEMENT

Begitu lulus dari jurusan Ilmu Komunikasi saya langsung melamar magang di salah satu perusahaan milik negara untuk posisi hubungan masyarakat selama tiga bulan. Sebelumnya demi menambah wawasan dan pengalaman di bidang humas, saya mengikuti banyak pelatihan dan magang wajib dari kampus.

Saya menemukan fakta bahwa saat ini humas bukan cuma dituntut untuk pandai bicara, tapi juga wajib menguasai perangkat pendukung untuk membuat konten digital dengan tujuan sama, yakni berkomunikasi dengan khalayak. Berurusan dengan kamera dan editing tools awalnya membuat saya canggung, mengingat saya dulunya hanya mengurus keperluan press release dan CSR.

Kemudian muncul pertanyaan dalam benak saya, mengapa saya harus mengerjakan ini juga? Bukankah ini harusnya menjadi pekerjaan media kreatif? Sayangnya, nggak ada waktu bagi saya untuk bertanya demikian. Saya pun akhirnya mencoba untuk beradaptasi dengan pekerjaan dan memperbanyak diskusi dengan atasan agar saya makin berkembang. Atasan saya waktu itu bahkan sampai mengatakan, “Beginilah humas hari ini. Segalanya harus bisa…”

Harus diakui, perubahan kebutuhan perusahaan dan tren komunikasi adalah faktor utama humas perlu beradaptasi dan mengembangkan kemampuannya. Saya merangkum setidaknya ada lima skill yang harus dikuasai seorang humas saat ini.

Seorang humas harus bisa berkomunikasi secara efektif

Berkomunikasi tentunya menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh seorang humas perusahaan. Akan tetapi yang jadi pertanyaan adalah, komunikasi yang seperti apa? Komunikasi yang saya maksud di sini tentu bukan cuma pandai ngomong ngalor ngidul tanpa membawa isi dan pesan penting bagi khalayak.

Jadi, komunikasi merupakan kegiatan strategis yang harus dilakukan humas dengan target capaian dan media yang menunjang untuk menjangkau audiens. Sasaran audiens dari perusahaan tentu berbeda-beda, tergantung agenda yang telah ditentukan.

Baca Juga:

Pekerjaan Apa pun Itu, Dekat dengan Kematian, dan Kita Tidak Perlu Menambah dengan Risiko yang Tak Perlu

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

Skill yang harus dikuasai seorang humas adalah berkomunikasi secara efektif. Dengan komunikasi yang efektif, seorang humas nantinya dapat melakukan press release dan menghasilkan informasi serta konten yang menarik perhatian khalayak.

Harus kreatif saat berkomunikasi dengan orang lain

Skill selanjutnya yang harus dikuasai seorang humas adalah kreatif. Kreatif di sini maksudnya ketika berkomunikasi dengan orang lain. Saat ini orang-orang bukan hanya membutuhkan informasi terkait perkembangan produk, jasa, atau layanan terbaru dari perusahaan.

Informasi yang kaku dan nggak menarik tentu akan diabaikan khalayak. Seorang humas harus mengikuti tren dan melek digital agar terus terhubung dengan kebiasaan khalayak saat ini sehingga memudahkan penyampaian pesan.

Adaptif, skill yang wajib dikuasai humas

Beradaptasi dengan perubahan menjadi tantangan yang serius bagi seorang humas. Humas harus selalu menjadi penghubung antara perusahaan dengan publik dalam segala situasi. Makanya seorang humas harus memiliki skill mampu beradaptasi.

Pandemi Covid kemarin adalah contoh bagaimana perubahan pola interaksi masyarakat mengakibatkan banyak perusahaan krisis. Kurangnya perencanaan dan ketidakmampuan beradaptasi menjadi masalah banyak perusahaan saat itu. 

Skill lain yang diperlukan humas berkaitan dengan perencanaan krisis

Derasnya arus informasi dan asumsi publik yang tak bisa dikendalikan oleh humas adalah faktor utama mengapa perencanaan krisis perlu dilakukan dalam setiap agenda perusahaan. Jika seorang humas memiliki skill perencanaan krisis, diharapkan setiap masalah yang berpotensi terjadi dapat dikendalikan dengan mudah.

Memilih KOL yang pas

Bukan hanya informasi yang penting, siapa yang berbicara terkait informasi tersebut juga sangat menentukan perhatian khalayak. Seorang humas harus dapat menentukan dengan baik apakah pembicara yang dipilih relevan dengan topik yang diangkat atau nggak. Dalam praktik industri, Key Opinion Leader sangat berpengaruh dalam keberhasilan komunikasi.

Sebagai contoh, jika perusahaan transportasi ingin melakukan rilis berita tentang produk dan layanan terbarunya, maka KOL yang tepat adalah seseorang yang memiliki pengaruh besar di bidang tersebut dengan massa yang besar di media sosial. Misalnya, influencer otomotif atau seorang traveller agar awareness khalayak tentang layanan tersebut tumbuh dibarengi dengan minat yang tinggi untuk menggunakannya.

Itulah lima skill yang wajib dikuasai seorang humas berdasarkan pengalaman saya pribadi. Semoga saja hal-hal di atas bisa kalian pertimbangkan bahkan kalau perlu diasah lagi apabila kalian ingin terjun ke dunia humas.

Penulis: Fadhli Adhim
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kartu Prakerja: Wawasan Meningkat, tapi Skill Jalan di Tempat.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2023 oleh

Tags: humaspekerjaanperusahaanskill
Fadhli Adhim

Fadhli Adhim

Seorang humas dan traveller.

ArtikelTerkait

privilege

Cerita Soal Privilege dan Pilihan Hidup

10 Oktober 2019
bekerja dengan baik kerja 4 hari dalam seminggu mojok

Kerja 4 Hari dalam Seminggu Adalah Hal yang Nggak Mungkin Terjadi di Indonesia

17 April 2021
Percayalah, Naik Jabatan Itu Nggak Enak!

Percayalah, Naik Jabatan Itu Nggak Enak!

17 Januari 2023
hakikat vakansi sumpek

Hakikat Vakansi yang Seharusnya Bikin Pikiran Nggak Sumpek Lagi

16 Mei 2019
Kita Pernah Ingin Resign, tapi Tuntutan Hidup Menarik Paksa untuk Bertahan terminal mojok.co

Kita Pernah Ingin Resign, tapi Tuntutan Hidup Menarik Paksa untuk Bertahan

27 September 2021

Jadi Pegawai Astra Honda Motor Adalah Kebanggaan bagi Kebanyakan Orang Tua di Desa Saya

14 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026
Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

Bangkalan nggak butuh seminar dan jargon literasi, butuhnya gerakan nyata dan bukti

31 Juli 2026
Bodoh! Ngapain iuran 100 ribu demi mengundang sound horeg (Pexels)

Saat Jakarta terasa lebih tenang dibanding mudik ke Jawa Timur gara-gara teror pawai sound horeg Agustusan

29 Juli 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026
Ide bisnis buat pebisnis Semarang kalau punya punya 100 miliar (Unsplash)

Ide bisnis yang muncul di kepala saya kalau punya uang 100 miliar adalah bikin rumah kesejahteraan khusus anjing di Semarang

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.