Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Sinetron

Siapa sih yang Punya Ide Bikin Baju Anak-anak Bergambar Sinetron?

Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara oleh Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara
22 Februari 2021
A A
Memetakan Perjalanan Orang Tua Mencari Pendidikan Berkualitas untuk Anak terminal mojok.co

Memetakan Perjalanan Orang Tua Mencari Pendidikan Berkualitas untuk Anak terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Melihat anak-anak kecil mengenakan pakaian berwarna-warni rasanya memang biasa. Melihat pakaian tersebut bergambar karakter kartun, superhero, maupun princess juga sudah biasa. Tapi, pernah nggak kalian melihat baju anak-anak bergambar pemain sinetron lengkap dengan judul sinetronnya? Jika kalian pernah melihat, berarti kalian tidak sendiri.

Sejak diberlakukan kebijakan sekolah dari rumah, saya jadi lebih sering melihat anak-anak kecil berseliweran di depan rumah. Mulai dari anak usia TK hingga anak SD, lebih sering terlihat wara-wiri di daerah rumah saya. Oleh karena memang saya suka memerhatikan tingkah mereka, pandangan saya tertuju pada pakaian yang mereka kenakan.

Pakaian berwarna-warni, dengan aneka gambar di bagian depan. Ada yang bergambar kartun Jepang seperti Naruto, Doraemon, dan One Piece. Hingga kartun India seperti Shiva dan Little Krisna. Namun, saya melihat ada beberapa anak yang memakai baju bergambar lain. Bukan tokoh kartun, apalagi tokoh wayang. Gambar yang terpampang adalah foto Boy dan Reva dalam sinetron Anak Jalanan.

Di baju tersebut tergambar saat Boy sedang menaiki motor gedenya, dengan Reva duduk di belakang. Kemudian ditambah tulisan dengan font khas sinetron, bertuliskan Anak Jalanan. Seolah mempertegas bahwa dua orang dalam gambar itu memang berasal dari sinetron tersebut.

Baju selanjutnya yang saya perhatikan juga masih sama, baju anak-anak bergambar pemeran sinetron Anak Jalanan, namun lebih ramai dengan gambar motor dan mobil, tapi tidak ketinggalan dua pemeran utamanya, Boy dan Reva juga ikut nampang di depan. Bahkan bukan hanya di baju, ternyata setelan celananya pun bergambar sinetron tersebut.

Bukan hanya baju bergambar sinetron itu saja, ada anak lain yang memakai baju bergambar poster sinetron yang lain, yaitu Dunia Terbalik. Lengkap dengan pemeran-pemerannya yang saya tidak tahu namanya beserta judul sinetronnya pula.

Cukup bingung dengan baju-baju lucu yang dipakai oleh anak-anak tersebut, saya pun bertanya kepada nenek saya, apa baju seperti itu memang sedang tren di kampung saya atau tidak. Dan rupanya beliau mengemukakan jika ada satu sinetron yang laris ditonton, tentu model baju anak-anak akan mengikuti sinetron tersebut. Dengan menampilkan gambar pemeran beserta judul sinetron, lantas membuat baju tersebut di-branding dengan nama sinetronnya.

Coba saja kalian pergi ke pasar, ke bagian penjual baju anak, dan bertanya adakah baju anak-anak bergambar sinetron, terutama sinetron Anak Jalanan. Dengan suka cita, tentu si pedagang akan mengeluarkan stok baju anak yang bergambar sinetron tersebut. Lengkap dengan aneka desain gambarnya, dan pilihan warna serta ukuran. Hal ini pernah saya lakukan saat saya pergi ke pasar. Di bagian baju anak-anak rupanya berjajar baju anak bergambar sinetron tersebut. Saya curiga, jika beberapa bulan ke depan, di lapak penjual baju anak akan tergantung baju-baju bergambar sinetron Ikatan Cinta yang sedang digandrungi oleh ibu-ibu.

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Hal ini terasa ganjil bagi saya. Saya lebih senang melihat anak-anak kecil memakai pakaian bergambar tokoh kartun yang memang segmentasi pasarnya adalah anak-anak, dibanding melihat mereka mengenakan kaos bergambar poster sinetron. Seolah membuat anak kecil ikut larut dalam boomingnya sinetron yang justru ditonton oleh orang tua mereka.

Sinetron-sinetron tersebut rasanya bukan merupakan tontonan yang pas untuk dinikmati oleh anak-anak. Apalagi sampai mengkampanyekan sinetron melalui baju yang dikenakan oleh anak-anak. Secara tidak langsung itu berarti menunjukkan bahwa sinetron tersebut juga menjaring anak-anak sebagai penontonnya.

Jika memang orang tua si anak yang suka dengan sinetron, lebih baik tidak usahlah terbawa euforia hingga membelikan anaknya baju bergambar sinetron. Belikanlah baju-baju bergambar kartun atau yang sesuai dengan tontonan dan umur anak-anak tersebut. Agar anak-anak juga tidak ikut-ikutan suka menonton sinetron yang ditonton orang dewasa.

BACA JUGA Sari Roti, Garmelia, dan My Roti: Mana Merek Roti yang Paling Endeus? atau tulisan Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: baju anak-anak bergambar sinetron
Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara

Sri Pramiraswari Hayuning Ishtara

Calon sarjana yang suka skincare.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.