Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Sepak Bola Indonesia Memang Penuh Drama, Shin Tae-yong Cuma Salah Satunya

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
6 Januari 2025
A A
Efek Positif Timnas Indonesia yang Luput dari Perhatian, Kafe-kafe Sepi Jadi Hidup Lagi erick thohir prabowo shin tae-yong pssi

Efek Positif Timnas Indonesia yang Luput dari Perhatian, Kafe-kafe Sepi Jadi Hidup Lagi

Share on FacebookShare on Twitter

Inilah yang jadi concern saya saat PSSI memecat Shin Tae-yong. Mungkin Shin tidak disukai, atau taktiknya monoton. Tapi, Bolo, taktik monoton itu nggak ada urusannya kalau hasilnya positif. Lagian kalau monoton salahnya di mana sih? Fokus main bola kan ngirim bola ke gawang lawan, ANY MEANS NECESSARY.

Kalau monoton dan tidak membawa hasil, barulah bacot. Tapi liat, sekarang Indonesia berada di mana? Round 3, peringkat agak atas. Itulah hasil yang harusnya dirayakan, bukan piala.

Shin Tae-yong membuka mata

Hal positif yang diberikan Shin Tae-yong, menurut saya sendiri, sebenarnya bukan peringkat atau apalah itu. Tapi, Shin secara tak sengaja menunjukkan bahwa pemahaman sepak bola orang-orang itu parah betul.

Sepak bola itu harus menyerang. Nggak boleh ada backpass. Bertahan adalah hal yang haram. Striker harus ngegolin minimal 30 gol per musim. Pemain abroad minimal skillnya mirip KDB. Naturalisasi haram. Yada, yada, yada.

Perdebatan di medsos jadinya nggak pernah substansial. Hanya sedikit orang yang ngomongin kenapa Erick Thohir sampai sekarang nggak ngurusin pembinaan. Liga 1 masih kacau, pemain masih kasar, pemain lokal masih nggak bisa passing, dan orang-orang nyalahin Shin Tae-yong.

Saya sendiri jadi bingung, sebenarnya maunya PSSI dan rakyat Indonesia kebanyakan itu apa. Dikasih hasil bagus, nggak suka, nemu terus kurangnya. Diajak benahin kekurangan, melengos nggak mau urun rembug. Tapi begitu hasilnya buruk, mereka tiba-tiba cosplay pemburu tukang sihir pada masa kegelapan Eropa.

Tulisan saya kali ini amat kacau. Sekacau pikiran orang-orang yang memilih mendepak Shin Tae-yong di tengah-tengah kompetisi, tanpa langsung menyiapkan dan mengumumkan pengganti. Lagi-lagi, tanpa rencana matang, tanpa pikiran yang tertata.

Ah, saya tak tahu lagi. Kita nikmati saja dramanya. Sepak bola memang penuh drama, entah di Eropa, atau di belahan dunia mana pun. Bedanya hanya, mungkin drama di Eropa adalah gol menit akhir, di Indonesia adalah federasi yang tak bisa berpikir.

Baca Juga:

5 Pekerjaan yang Cocok untuk Jeje Translator setelah Shin Tae-yong Dipecat dari Kursi Pelatih Timnas

Benang yang Kembali Kusut: Langkah Membingungkan PSSI Memecat STY di Tengah Jalan  

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Minta Shin Tae-yong Out? Kok Lucu Sampean

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2025 oleh

Tags: pssiShin Tae-yongTimnas Indonesia
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Benang yang Kembali Kusut: Langkah Membingungkan PSSI Memecat STY di Tengah Jalan  

Benang yang Kembali Kusut: Langkah Membingungkan PSSI Memecat STY di Tengah Jalan  

7 Januari 2025

Haruna dan (Silat) Lidahnya di Space Pandit Football

19 Januari 2022
Haruna Soemitro Benar, Proses Itu Nggak Penting, Prestasi Adalah Koentji!

Haruna Soemitro Benar, Proses Itu Nggak Penting, Prestasi Adalah Koentji!

18 Januari 2022
Jasa Raharja, BUMN yang Diam-Diam Cuan (Unsplash)

Jasa Raharja, BUMN yang Diam-Diam Cuan

30 Mei 2023
PSSI, Erick Thohir, AFC, Bali United (M. Wigya Permana Putra via Shutterstock.com)

Pak Erick Thohir, Pemain Naturalisasi Juga WNI, Jangan Diskriminatif!

7 Maret 2023
Ronaldowati, Sinetron Jadul yang Menyindir PSSI

Ronaldowati, Sinetron Jadul yang Menyindir PSSI

29 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya Terminal

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

10 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.