Kota Surakarta atau Solo selalu punya cerita yang nggak pernah habis untuk dibahas. Setiap sisi dari Solo punya hal unik yang mungkin hanya Solo yang punya. Mulai dari yang populer sampai yang hidden gem. Banyak tempat di solo selalu menawarkan kentalnya budaya berpadu dengan kesan modern dan inovatif sekaligus.
Orang-orang mengenal Solo mungkin hanya dari yang terkenal macam Kecamatan Banjarsari yang overpower hingga Kecamatan Pasar Kliwon yang identik dengan pusatnya Solo, tapi malah melewatkan kecamatan tetangganya yaitu Kecamatan Serengan. Kecamatan satu ini kerap terlupakan karena tertutup nama besar tetangganya padahal letaknya strategis dan menguntungkan.
Mengenal kecamatan paling mungil di Kota Solo
Kecamatan Serengan terletak di bagian selatan Kota Solo. Kecamatan ini berbatasan dengan Kecamatan Banjarsari di utara, Kecamatan Pasar Kliwon di timur, Kecamatan Laweyan di barat, serta Kecamatan Grogol Sukoharjo di selatan. Dari sini sudah terlihat betapa strategisnya letak Kecamatan Serengan karena diapit kecamatan-kecamatan besar di Solo dari segala sisi.
Kecamatan Serengan merupakan kecamatan terkecil di Kota Solo yang punya luas hanya sekitar 3 km persegi atau 7,2% dari keseluruhan luas Kota Solo. Karena paling mungil, Kecamatan Serengan praktis nggak punya sumber daya sebesar kecamatan-kecamatan tetangganya itu. Hal ini yang juga bikin Kecamatan Serengan Solo kadang terlupakan.
Bayangkan saja, kalau misalkan dari Kabupaten Sukoharjo ke Kota Solo dari selatan hampir pasti akan melewati Kecamatan Serengan. Begitu pula sebaliknya, kalau dari Kota Solo mau ke The Park Mall Solo Baru misal, pasti akan melewati Kecamatan Serengan. Namun, Kecamatan Serengan hanya terlewat begitu saja.
Banyak tempat menarik di sana
Meski paling mungil, Kecamatan Serengan punya beberapa landmark yang bisa dibanggakan. Mulai dari pusat perbelanjaan besar, area muda-mudi terkenal di Kota Solo, hingga wisata kuliner khas Solo yang sering dikira ada di kecamatan sebelah. Sederhananya, Kecamatan Serengan punya potensi biar nggak terlihat lemah daripada tetangga-tetangganya.
Kecamatan Serengan punya beberapa pusat perbelanjaan terkenal di Solo, seperti supermarket Lotte Grosir Solo dan juga ada Singosaren Plaza beserta Matahari Singosarennya yang melegenda sebagai salah satu pusat perbelanjaan tertua di Solo dan telah melewati banyak alur waktu serta suka dukanya Kota Solo.
Salah satu landmark Kota Solo yaitu Jalan Gatot Subroto atau orang lebih mengenalnya dengan Gatsu juga merupakan bagian dari Kecamatan Serengan. Jalan yang terkenal bagi muda-mudi gaul Solo ini menawarkan berbagai pusat pertokoan, kuliner, dan area nongkrong yang tentu saja kalcer abis. Nggak heran kalau di area Gatsu selalu ramai apalagi pas malam minggu.
Ngomongin soal kuliner, yang terkenal di Kecamatan Serengan ada Warung Selat Mbak Lies. Selain secara tempat sangat ikonik dengan berbagai ornamennya, soal rasa sudah pasti jos-jis karena sudah mendapat penilaian “top markotop” dari legenda kuliner Indonesia Bondan Winarno. Selain itu, ada Bakmi Jowo Bu Citro yang juga nggak pernah sepi pelanggan.
Posisi Kecamatan Serengan yang strategis
Meski secara luas wilayah nggak besar dan nggak punya fasilitas yang bisa dibilang komplit, Kecamatan Serengan diuntungkan karena posisinya berada di antara bintang-bintangnya Solo Raya. Misalnya, Kecamatan Serengan dekat dengan pusat pemerintahan Kota Solo dan pusat kebudayaan Solo yaitu Keraton Kasunanan di Kecamatan Pasar Kliwon.
Selain itu, Kecamatan Serengan juga nggak begitu jauh untuk menjangkau Kecamatan Banjarsari dengan berbagai fasilitas dan landmark yang lengkap. Juga nggak jauh dari kerennya wilayah Solo Baru di Kecamatan Grogol Sukoharjo yang terkenal dengan The Park Mall dan Pakuwon Mall. Jadi nggak perlu khawatir kalau ada di Kecamatan Serengan karena dekat dari mana-mana.
Itulah Kecamatan Serengan yang kerap terlewatkan dan terlupakan karena selain wilayahnya yang paling mungil di Kota Solo, tapi juga karena nggak sekomplit ketimbang kecamatan tetangganya. Meski begitu, Kecamatan Serengan punya daya tarik tersendiri di Solo dan posisinya yang strategis, membuatnya sangat diuntungkan dan dekat dari mana-mana.
Penulis: Rizqian Syah Ultsani
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA 6 Kebiasaan Warga Solo yang Awalnya Saya Kira Aneh, tapi Lama-lama Saya Ikuti Juga.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
