Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Semua Boleh Mendaki Gunung, Tidak Perlu Takut Dianggap FOMO

Nurhadi Mubarok oleh Nurhadi Mubarok
27 Juli 2024
A A
Semua Boleh Mendaki Gunung, Tidak Perlu Takut Dianggap FOMO

Semua Boleh Mendaki Gunung, Tidak Perlu Takut Dianggap FOMO

Share on FacebookShare on Twitter

Olahraga mendaki gunung kini sedang digandrungi banyak orang mulai dari dewasa hingga pelajar sekolah. Hal ini menyebabkan gunung-gunung yang populer di Indonesia, terutama di Pulau Jawa, semakin ramai pendaki. Apalagi di saat liburan sekolah bersamaan dengan liburan kuliah seperti saat ini. Jadi jangan bayangkan gunung itu tempat yang sunyi dan sepi karena sekarang gunung menjadi tempat yang ramai.

Contoh saja Gunung Arjuno yang baru dibuka pada 15 Juni kemarin. Hingga saat tulisan ini dibuat pada 27 Juli, di situs pendaftaran online Gunung Arjuno sudah tercatat 10328 pendaki yang sudah melakukan pendakian.

Antusiasme masyarakat terutama usia-usia pelajar sekolah dalam melakukan pendakian ini seharusnya diapresiasi. Karena hal tersebut menunjukkan bahwa mereka lebih memilih berkegiatan positif di luar ruangan seperti mendaki gunung daripada terus terusan bermain gadget apalagi bermain slot.

Memang benar terkadang orang yang baru mulai melakukan pendakian khususnya usia pelajar, peralatan yang digunakan untu mendaki gunung biasanya tidak lengkap dan tidak safety. Seperti mendaki menggunakan sepatu sekolah, sandal jepit, tas sekolah, celana jeans dan sebagainya.

Alih-alih memberi edukasi kepada pelajar yang baru mulai pendakian, pendaki yang merasa paling senior malah mengomentari mereka dengan kata-kata yang meremehkan seperti pendaki FOMO, bocil dan sebagainya. Padahal tidak ada istilah junior senior dalam pendakian. Semua pendaki sama, harus saling mensupport dan menasehati jika ada pendaki lain yang kurang pengetahuan dalam dunia pendakian.

Kecuali jika ada pendaki yang buang sampah sembarangan, buang air di tengah jalur atau melakukan vandalisme, nah itu baru boleh kalian caci maki di hadapan mukanya langsung.

Mendaki gunung jadi terasa ribet

Akhir-akhir ini juga ramai di Tiktok tentang outfit pendakian. Lagi-lagi pendaki yang merasa paling senior mengomentari pendaki yang memakai outfit yang sedang trend dengan sebutan pendaki FOMO dan pendaki konten. Padahal ya terserah mereka mau pakai outfit apa asalkan safety. Tidak masalah juga mendaki gunung hanya untuk kebutuhan konten. Daripada pakai outfit yang lusuh dan gembel biar dikira senior tapi kurang safety.

Selain masalah outfit, hal yang menjadi perdebatan di kolom komentar Tiktok adalah masalah penempatan matras. Ada tim yang menaruh matras di dalam tas carrier saat melakukan pendakian, ada juga yang menaruh di luar tas carrier. Biasanya tim yang menaruh matras di luar tas carrier merasa paling benar dan mengejek tim yang membawa matras di dalam tas carrier dengan sebutan pendaki junior dan pendaki FOMO.

Baca Juga:

Suka Duka Pengusaha Kecil Jualan Live di TikTok: Nggak Ada yang Nonton, Sekalinya Ada yang Nonton Malah PHP

Jadi Affiliator TikTok Nyesek, Kelihatan Santai dan Cuan padahal Komisinya Gaib

Padahal ya bebas mau ditaruh di mana saja. Ditaruh di luar ya bagus, supaya bisa langsung dibuka saat sewaktu-waktu perlu dibuka, dan juga lebih kelihatan “petualang” pas difoto. Ditaruh di dalam juga bagus biar tas carrier lebih kelihatan rapi dan gampang kalau dipakein rain cover. Yang tidak boleh itu kalau matrasnya ditaruh di mulut apalagi ditelan, itu yang nggak boleh.

Untuk siapa saja

Pendakian gunung itu boleh dilakukan oleh siapa saja. Pelajar, mahasiswa, olahragawan, pekerja kantoran, buruh, dan tani semuanya boleh mendaki gunung. Pecinta alam maupun penikmat alam boleh mendaki gunung.

Yang terpenting adalah peralatan untuk melakukan pendakian layak dan sesuai peruntukannya. Selain itu pendaki juga harus sadar akan kondisi fisiknya. Sebelum melakukan pendakian alangkah baiknya perbanyak olahraga terutama jogging. Mencari informasi tentang gunung yang akan didaki juga tak kalah penting. Informasi tersebut dapat digunakan untuk merencanakan peralatan dan logistik apa saja yang akan di bawa, berapa lama melakukan pendakian dan sebagainya. Jadi, ayo mendaki gunung!

Penulis: Nurhadi Mubarok
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Mitos Pendakian Gunung yang Masih Dipercaya hingga Saat Ini dan Berhasil Saya Patahkan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Juli 2024 oleh

Tags: FOMOMendaki Gunungpendakitiktok
Nurhadi Mubarok

Nurhadi Mubarok

melepaskan diri dari belenggu overthinking

ArtikelTerkait

Menelusuri Asal-usul Lagu Rehan, Lagu yang Begitu Sulit Kita Lupakan

Menelusuri Asal-usul Lagu Rehan, Lagu yang Begitu Sulit Kita Lupakan

24 September 2022
Tak Ada yang Lebih Tabah dari Pengguna Jalan Perempatan Gedangan Sidoarjo

Perempatan Gedangan, Titik Neraka Kemacetan di Sidoarjo yang (Hampir) Nggak Mungkin Bisa Diatasi

9 September 2023
Sisi Seleb Tiktok Sisca Kohl yang Patut Kita Teladani terminal mojok

Jangan Melihat dari Satu Sisi Saja, Ada Juga kok Hal-hal yang Bisa Kita Teladani dari Seorang Sisca Kohl

5 April 2021
Tabiat Dosen Gaib, di Kelas Tidak Pernah Ada, tapi Sogok Mahasiswa dengan Nilai A dosen muda

Menjadi Dosen Muda Tak Seindah Konten di TikTok!

11 September 2024
Membela Boger Bojinov yang Dihujat: Teruslah Bergoyang, agar Dunia Tetap Seimbang

Membela Boger Bojinov yang Dihujat: Teruslah Bergoyang, agar Dunia Tetap Seimbang

26 Mei 2023
Bukit JLS Pantai Sine Tulungagung, Tempat Berkumpulnya Manusia Taruhan Nyawa demi Konten Media Sosial

Bukit JLS Pantai Sine Tulungagung, Tempat Berkumpulnya Manusia Taruhan Nyawa demi Konten Media Sosial

10 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Al Waqiah, Surah Favorit Bikin Tenang Meski Kehilangan Uang (Unsplash)

Al Waqiah, Surah Favorit yang Membuat Saya Lebih Tenang Meski Kehilangan Uang

20 Februari 2026
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
Bakpia Kukus Tidak Layak Pakai Nama Bakpia Asli Jogja (Unsplash)

Bakpia Kukus Tidak Layak Menyandang Nama “Bakpia” karena Ia Bolu Kukus yang Mengaku sebagai Kuliner Asli Jogja

21 Februari 2026
Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

24 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • 8 Tahun Pakai iPhone, Ternyata Saya Dibutakan Gengsi padahal Android Lebih Praktis dan Nyaman
  • Adhit & Carlo Jikustik Gandeng Klaten Project Rilis Lagu Religi “Tuhan itu Ada”
  • User Bus Sumber Selamat Pertama Kali Makan di Kantin Kereta, Niat buat Gaya dan Berekspektasi Tinggi malah Berakhir Meratapi
  • Penerima LPDP Dalam Negeri Terkena Getah Awardee Luar Negeri yang “Diburu” Seantero Negeri, padahal Tak Ikut Bikin Dosa
  • Kumpul Keluarga Justru bikin Ortu Makin Kesepian dan Terabaikan, Anak Sibuk sama HP dan Tak Saling Bicara
  • Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.