Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Semua Bisa Meniru Mie Gacoan, tapi Tak Semua Bisa Menyamai Kesuksesannya

Nurul Fauziah oleh Nurul Fauziah
23 Juni 2023
A A
Rahasia Mie Gacoan Tetap Eksis di Tengah Gempuran Makanan Viral yang Gulung Tikar

Rahasia Mie Gacoan Tetap Eksis di Tengah Gempuran Makanan Viral yang Gulung Tikar (Instagram Mie Gacoan)

Share on FacebookShare on Twitter

Mie Gacoan bisa dibilang satu-satunya bisnis viral yang bisa bertahan hingga kini. Karena hal tersebut, banyak orang yang meniru bisnis FnB seperti Gacoan. Namun, nyatanya nggak seramai Gacoan dan ujungnya bangkrut.

Meniru bisnis sukses itu satu hal, menjadikan bisnis tersebut sukses, itu sudah hal lain lagi. Makanya, diferensiasi dan strategi bisnis itu amat penting. Mempelajari hal-hal tersebut juga rumit. Ya, nggak kaget kalau para lulusan fakultas bisnis banyak yang digaji mentereng karena ya ilmu ini penting plus mahal.

Tapi, apa sih yang bikin peniru Gacoan pada gagal?

Rasa sengaja dibikin mirip

Ini kesalahan yang menurut saya amat mendasar. Gerai makanan yang terinspirasi (untuk tidak dibilang meniru) Gacoan punya menu dan rasa yang plek ketiplek mirip dengan Mie Gacoan. Jelas, hal itu bikin orang bertanya-tanya, ngapain dateng kalau rasanya mirip?

Betul, kayak gitu bisa jadi alternatif, tapi hal ini akan saya bahas di poin selanjutnya.

Banyak yang berpikir, kalau rasa sama, harusnya bisa sama-sama rame. Dan mereka mulai berpikir, apakah tempatnya kurang strategis? Well, nggak juga. Kini tempat strategis nggak menjamin juga suatu bisnis akan rame. Kalau memang berkesan, blusukan pun dijabanin kok.

Kuantitas

Beberapa gerai yang meniru Gacoan, kadang lupa bahwa jualan Gacoan itu juga kuantitas. Mi di Gacoan memang lumayan banyak. Lha, peniru Gacoan malah banyak yang mengurangi porsinya. Ya kalau kek gitu, jelas kalah.

Brand Mie Gacoan sudah kelewat kuat

Nah, ini yang orang lupa. Kalau rasanya sama dengan Mie Gacoan, bukan berarti bisnis kalian bisa sesukses Gacoan karena masyarakat kadung cinta dengan brand Gacoan.

Baca Juga:

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

Mie Gacoan Bangkalan Madura bisa tutup kalau 3 hal ini tidak diperbaiki

Gacoan meski viral cepat, tapi jelas untuk mencapai titik sekarang, mereka butuh waktu yang lumayan lama. Mie Gacoan di Jogja itu awalnya ya nggak serame ini. Rame, tapi masih lumrah. Setelah makin kuat, makin menancapkan cita rasanya, orang susah berpaling. Padahal kita tahu sendiri, Jogja itu surganya pencinta mi. Tetap saja, orang susah berpaling dari Gacoan.

Jika orang meniru Gacoan, dari bentuk gerai, rasa, menu, ya yang terjadi adalah kegagalan. Manusia emang punya penilaian sendiri terhadap peniru. Meski lebih enak sekali pun, belum tentu akan disenangi karena jelas melihat bahwa bisnis tersebut trying really hard untuk terlihat seperti Gacoan.

Memang ada banyak faktor. Seperti faktor nonteknis seperti rezeki itu sudah diatur. Tapi kita kan sedang bicara analisis bisnis (walau sekadarnya). Intinya, bisnis seperti Mie Gacoan memang menggoda untuk ditiru. Tapi kalau tidak punya resep sukses yang lain, atau analisis yang berbeda, ya susah. Amati, tiru, modifikasi memang bisa jadi resep yang tokcer, hanya saja, kreativitas dan perencanaan yang matang tetaplah jadi juara.

Seperti pepatah Latin katakan, “Amat Victoria Curam”, kemenangan hanya untuk pihak yang bersiap. Jika kalian ingin bisnis kalian menang, ya harus siap dalam segala hal. Bahkan harus siap jika usaha kalian meniru cara sukses pun harus gagal.

Penulis: Nurul Fauziah
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Rahasia Mie Gacoan Jadi Jagoan Mie Pedas di Jawa dan Bali

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2023 oleh

Tags: Bisnismie gacoanstrategi
Nurul Fauziah

Nurul Fauziah

Anak rumahan yang suka dengan isu sosial.

ArtikelTerkait

Cara Licik Oknum Pedagang Es Teh Jumbo Meraup Keuntungan (Unsplash)

Es Teh Jumbo, Minuman Kekinian yang (Mulai) Merangkak Menuju Kebangkrutan  

11 September 2024
Perlahan tapi Pasti, Warmindo Menggeser Angkringan dari List Tempat Makan Murah terminal mojok.co

5 Hal yang Harus Ada kalau Mau Sukses Bisnis Angkringan ala Jogja

16 Juni 2020
Mie Gacoan Jangan Buka di Bondowoso Kalau Nggak Mau Rugi (Unsplash)

Alasan Bondowoso Sebaiknya Nggak Usah Buru-Buru Punya Restoran Besar Kayak Mie Gacoan

14 Februari 2025
Panduan Membuka Toko Kelontong bagi Anak Muda terminal mojok.co

Panduan Membuka Toko Kelontong bagi Anak Muda

30 Mei 2021
Slow Bar Coffee Konsep Kedai Kopi yang Cenderung Tidak Menguntungkan, Kenapa Banyak yang Tertarik?

Slow Bar Coffee Cenderung Tidak Menguntungkan, Kenapa Banyak yang Tertarik?

28 Oktober 2023
Mie Gacoan Bikin 2 Cabang di Kecamatan Taman Sidoarjo, Bukti Kecamatan Ini Sudah Setara Kota Metropolitan

Mie Gacoan Bikin 2 Cabang di Kecamatan Taman Sidoarjo, Bukti Kecamatan Ini Sudah Setara Kota Metropolitan

13 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Bendungan Rowo Jombor Klaten Membahayakan Pengunjung (Unsplash)

Stigma orang yang nongkrong di Rowo Jombor adalah jamet itu konyol, tapi dampaknya luar biasa

6 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

Penebang pohon keliling, profesi yang kerap dianggap sepele, dibayar murah, padahal taruhannya nyawa

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.