Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Film

Sebaiknya ‘Fast and Furious’ Dirampungkan saja, Ketimbang Makin Ngaco

Bayu Kharisma Putra oleh Bayu Kharisma Putra
24 Mei 2021
A A
fast and furious terminal mojok

fast and furious terminal mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Saya masih ingat bagaimana jiwa bocil saya bergelora saat melihat Bryan balapan dengan Dominic. Di film pertama dari Fast And Furious, kehidupan jalanan Amerika yang mirip seperti di gim GTA masih terasa kental, membuat saya terbuai dan terpana. Keren, gahar, liar, mbiying, semua disajikan dengan sangat baik. Mobil-mobil keren dengan mesin yang ganas, mampu membuat mata saya terbelalak, milik seperti di gim balapan PS2 yang saya mainkan.

Tapi, semua itu tiba-tiba berubah setelah Tokyo Drift. Seri Tokyo Drift sudah membuat saya kurang puas dan nggak terlalu asyik, lebih asyik nonton si anak penjual tahu dengan AE-86 miliknya, ketimbang nonton versi KW-nya itu. Meski harus saya akui, kematian Han adalah salah satu adegan terpenting, meski ternyata cuma tipu-tipu. Setelah Tokyo Drift, cerita dan alurnya mulai ngembrah ra karuan. Yang tadinya berkisah tentang kehidupan jalanan dan penuh aksi balap mobil, tiba-tiba berubah jadi film ala James Bond dan Mission Impossible. 

Memang aksi-aksinya keren, bintang-bintang yang nimbrung juga bukan aktor dan aktris murahan dan modal terkenal doang. Tapi, jalan ceritanya agak terlalu dipaksakan kalau menurut saya. Seperti halnya saat saya menonton PPT (Para Pencari Tuhan) dan Big Bang Theory. Yang mau komen “sana bikin sendiri!” atau “emang lo bisa bikin?” Saya perbolehkan dengan senang hati, kula sumanggaaken

Selain cerita yang terkesan terpaksa dipanjang-panjangin, sisi action yang ditampilkan terkesan berlebihan. Kalau mau ngomong nggak masuk akal, saya nggak bisa. Soalnya sinetron Si Doel lebih nggak masuk akal, masa orang kayak Dul bisa diperebutkan cewek-cewek cantik. Tapi, saat melihat adegan-adegan balapan yang ajaib triknya, ledakan dari tank, alat-alat canggih, misi-misi rahasia, saya merasa film ini sudah terlalu jauh melenceng dari jati dirinya. Agak-agak sesat begitu.

Jalan cerita Fast And Furious sudah nggak sekuat dulu, seperti lebih menguatkan sisi CGI dan ledakan saja. Mungkin, kepergian Paul Walker juga berpengaruh besar pada jalan cerita. Tapi, setelah seri yang ke-4, saya sudah banyak menemukan alur cerita yang terlalu dipaksakan. Pokoknya tiap tahun makin ajaib, makin wow, makin ngembrah kemana-mana. Seolah-olah, yang terpenting adalah berantem, tembak-tembakan, ledakan, CGI, pokoknya kita hanya disuguhi kekerasan yang dibungkus dengan sangar dan keren.

Saya takut nanti film ini bernasib sama dengan sinetron Tukang Bubur Naik Haji. Awalnya, saat masih FTV, menggetarkan hati, lama kelamaan jadi ruwet dan berlebihan. Saya takut makin lama ceritanya makin ngawur dan ruwet. Dom yang tadinya kita pikir hanya mas-mas suburban di California, yang kebetulan jadi semacam penguasa wilayah, ternyata berasal dari keluarga yang sangar, mafia, dan penjahat yang berkelas internasional.

Bisa jadi di masa depan, Dominic Toretto ternyata adalah putra alien dari galaksi yang jauh. Lalu alien jahat datang untuk menginvasi bumi. Untung Dom punya bapak alien yang merupakan mafia kelas alam semesta, sehingga ia dibantu. Lalu mobil Mustang milik Dom bisa berubah jadi robot yang kuat, pun mobil kawan-kawannya. Akhirnya alien jahat kalah, Dom dan kawan-kawan menjadi pahlawan bumi.

Siapa tahu juga, Dom ternyata mati, terus punya kembaran. Eh, ternyata dia nggak mati, dia pulang tapi hilang ingatan. Namanya juga film, bisa saja hal seperti itu terjadi, tinggal kita siap atau nggak melihat adegan semacam itu muncul di film Fast And Furious. Kalau saya pengin film ini rampung. Saya suka nonton film aksi, tapi nggak yang terlalu ngembrah juga. Saya cinta film Fast And Furious, karena itulah saya nggak mau film ini di-milking sampai akhirnya nanti tinggal ampas, dan hanya tersisa tembak-tembakan dan ledakan saja sepanjang film.

Baca Juga:

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Nonton Fast X, Film yang Melawan Hukum Fisika dan Nalar

Black Adam: Action Mantap, Story Ampas

BACA JUGA 5 Lokasi Shooting Sinetron Indonesia yang Monoton atau tulisan Bayu Kharisma Putra lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: dominic torettofast and furiouspaul walkerthe rock
Bayu Kharisma Putra

Bayu Kharisma Putra

Hanya salah satu dari jutaan manusia yang kebetulan ditakdirkan lahir dan tumbuh di bentangan khatulistiwa ini. Masih setia memegang identitas sebagai Warga Negara Indonesia, menjalani hari-hari dengan segala dinamika.

ArtikelTerkait

Fast & Furious, Franchise yang Semakin Dipaksakan fast x

4 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Nonton Fast X, Film yang Melawan Hukum Fisika dan Nalar

19 Mei 2023
Ucapan Han Soal Lancer dan Hyundai di "Tokyo Drift" yang Jadi Ironi di Masa Kini

Ucapan Han Soal Lancer dan Hyundai di “Tokyo Drift” yang Jadi Ironi di Masa Kini

13 November 2019
'Tokyo Drift' Adalah Franchise 'Fast and Furious' Terbaik terminal mojok.co

‘Tokyo Drift’ Adalah Franchise ‘Fast and Furious’ Terbaik

29 Juni 2021
Black Adam: Action Mantap, Story Ampas

Black Adam: Action Mantap, Story Ampas

20 Oktober 2022
Persamaan Franchise Fast and Furious dan Sinetron Indonesia terminal mojok.co

Persamaan Franchise Fast and Furious dan Sinetron Indonesia

8 Agustus 2021
Seoul Vibe Bukan Fast & Furious dari Korea Terminal Mojok

Seoul Vibe: Bukan Fast & Furious dari Korea

27 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026
Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Purwokerto Memang Kota Wisata, tapi Wisatawan Tak Diberi Petunjuk dan Dibiarkan Bingung Mau ke Mana

5 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.