Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Seandainya Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Tumbuh di Madura, Saya Jamin Ceritanya Akan Lebih Seru!

Dito Yudhistira Iksandy oleh Dito Yudhistira Iksandy
10 Februari 2024
A A
Seandainya Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Tumbuh di Madura, Saya Jamin Ceritanya Akan Lebih Seru! (Mojok.co)

Seandainya Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Tumbuh di Madura, Saya Jamin Ceritanya Akan Lebih Seru! (lescopaque.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hidup Upin Ipin dan teman-teman Kampung Durian Runtuh akan semakin seru kalau mereka tumbuh besar di Madura

Saya sarankan kalian punya setidaknya satu teman asli Madura. Kalau sekarang belum punya, segera cari secepatnya. Saya jamin, punya teman Madura akan membuat hidup kalian lebih berwarna dengan tingkah dan cerita mereka yang ada-ada saja. 

ADVERTISEMENT

Beberapa kawan saya asli Madura, semuanya unik dan seru. Jujur, saya  penasaran dengan kehidupan yang selama ini mereka jalani di tanah kelahiran mereka. Bagaimana bisa menciptakan individu-individu yang unik.

Saya jadi kebayang, kalau serial Upin dan Ipin mengambil latar tempat di Pulau Garam, bukan di Kampung Durian Runtuh Malaysia. Eksplorasi tokoh dan cerita bisa lebih banyak dilakukan. Bukan tidak mungkin episode serial Upin dan Ipin akan semakin menarik dan berwarna. 

Upin Ipin akan kuliah UIN Sunan Ampel

Dalam serial Upin dan Ipin, duo kembar botak itu digambarkan sebagai anak yang sholeh. Ini terlihat pada episode yang tayang saat bulan Ramadhan, mereka sudah mampu puasa penuh. Mereka juga rajin ke masjid untuk tarawih dan tadarus Al-Quran. 

Kalau Upin Ipin tumbuh di Madura, saya yakin kondisinya tidak akan jauh berbeda karena lingkungannya mendukung. Mayoritas orang Madura muslim dan tradisi terkait agama Islam di sana masih kental. 

Nah, bedanya, anak-anak alim seperti Upin dan Ipin biasanya akan masuk pondok pesantren hingga lulus SMA. Duo kembar itu akan terpisah dari kawan-kawannya di Tadika Mesra demi menjadi santri. Layaknya santri pada umumnya, kegiatan Upin Ipin tidak akan jauh-jauh dari pengajian atau pergelaran sholawat Habib Syech. Potret remaja sholeh gitu, lah.

Setelah lulus dari ponpes, Upin Ipin kemungkinan besar akan menempuh pendidikan tinggi di UIN Sunan Ampel. Sebagai orang Madura, jiwa perantauan pasti mengalir dalam diri mereka. Beruntungnya, mereka juga terpilih sebagai penerima beasiswa khusus santri berprestasi. Masyaallah, sudah mandiri, sholeh, berprestasi lagi. 

Baca Juga:

3 hal langka di Madura, tapi umum di Jogja, sudah seharusnya Madura belajar pada Jogja!

Desa Jangkar Bangkalan: desa paling anomali di Madura saat musim kemarau, tapi bikin desa lain cemburu

Mail pemilik toko kelontong 24 jam

Mail adalah salah satu tokoh dengan karakter yang kuat dalam serial Upin dan Ipin. Di usianya yang masih anak-anak, dia sudah terbiasa untuk berdagang. Barang apa saja dia jual, mulai dari makanan, barang bekas, layang-layang, ayam goreng, dan masih banyak lagi. Bisa dibilang, dagangan Mail itu palugada alias apa lu mau gue ada.

Jika tumbuh di Madura, jelas Mail akan semakin lihai dalam berniaga. Kemampuan tawar-menawarnya tambah tokcer. Bukan tidak mungkin, menjelang dewasa Mail lebih memilih merantau untuk membuka toko kelontong seperti kebanyak orang Madura lainnya.

Di perantauan, saya yakin dia akan sukses karena berani mencoba semua peluang yang ada. Bisa jadi, dia adalah salah satu orang Madura yang  jualan bensin eceran di dekat pom bensin atau buka toko kelontong di dekat minimarket. Apa pun itu, kemampuan bertahan hidup Mail nggak bisa dipandang sebelah mata. Toko milik Mail pasti akan buka buka 24 jam setiap hari. Satu-satunya waktu dia buka setengah hari hanyalah pada hari kiamat.

Baca halaman selanjutnya: Ehsan anak juragan …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 Februari 2024 oleh

Tags: EhsanFiziKampung Durian RuntuhmaduraMailUpin dan Ipinupin-ipin
Dito Yudhistira Iksandy

Dito Yudhistira Iksandy

Alumnus Sosiologi Universitas Negeri Surabaya. Bekerja sebagai crew event organizer. Suka menonton anime dan drama korea.

ArtikelTerkait

Orang Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang Mojok.co

Nasib Alumni Universitas Trunojoyo Madura: Balik ke Rumah Menanggung Ekspektasi Orang Sekampung, Merantau Malah Jadi Insecure

7 Juli 2026
Warung Madura Pahlawan bagi Pekerja Keras di Kota Solo (Ishaq Robin-Unsplash)

Pengalaman Menyenangkan Belanja di Warung Madura yang Tidak Akan Kamu Temui di Indomaret atau Alfamart. Bagi Pekerja Keras di Kota Solo, Warung Madura Adalah Pahlawan!

4 Juni 2025
Abang Iz Lebih Cocok dengan Cikgu Melati, Bukan Kak Ros

Abang Iz Lebih Cocok dengan Cikgu Melati, Bukan Kak Ros

11 Juni 2023
Upin Ipin dan Sifatnya yang Saya Benci

Upin Ipin dan Sifatnya yang Saya Benci

13 Juni 2023
Potret Terbaru Bukit Jaddih Bangkalan Madura: Tak Seindah Foto di Instagram

Potret Terbaru Bukit Jaddih Bangkalan Madura: Tak Seindah Foto di Instagram

21 Maret 2025
Sisi Kelam Ehsan dalam Serial Upin Ipin yang Tidak Disadari Penonton Mojok.co

Sisi Kelam Ehsan dalam Serial Upin Ipin yang Tidak Disadari Penonton

1 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Advan 360 Stylus: Laptop Lokal yang Bisa Jadi Tablet tapi Kurang Laris di Pasaran

Saya menyesal membeli laptop Advan, sebetulnya niat nggak sih bikin produk lokal yang bagus?

16 Juli 2026
Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026
Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak Mojok.co

Pengalaman mencicipi nasi goreng kuah Bang Tommy: kuliner Kediri yang aneh, tapi enak

17 Juli 2026
13 Tabiat Mahasiswa KKN yang Dibenci Warga Desa, Jangan Dilakukan atau Kalian Jadi Musuh Bersama Mojok.co

Apa salahnya mahasiswa kkn di kota? Mereka sedang belajar, bukan cuma nyari enak

20 Juli 2026
Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

20 Juli 2026
Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

Sendang Senjoyo dulu jadi primadona, kini banyak orang nggak sudi buat ke sana!

19 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.