Seandainya Conan Edogawa dalam Detective Conan Tinggal di Indonesia dan Jadi Tetangga Saya, Ini 4 Kemungkinan yang Terjadi

Seandainya Conan Edogawa dalam Detective Conan Tinggal di Indonesia dan Jadi Tetangga Saya, Ini 4 Kemungkinan yang Terjadi

Seandainya Conan Edogawa dalam Detective Conan Tinggal di Indonesia dan Jadi Tetangga Saya, Ini 4 Kemungkinan yang Terjadi (Unsplash.com)

Detective Conan merupakan satu dari sekian kartun jadul yang masih digemari hingga kini, terutama oleh generasi yang lahir tahun 90-an maupun awal 2000-an. Serial kartun yang kini ditayangkan di NET TV itu menceritakan kisah seorang detektif SMA bernama Shinichi Kudo yang hobi memecahkan kasus-kasus rumit. Akan tetapi saat sedang berusaha memecahkan satu kasus, Shinichi pingsan dan diracun sehingga tubuhnya menyusut seperti anak SD. Shinichi kemudian membuat identitas baru sebagai Conan Edogawa.

Beberapa waktu lalu saya menyempatkan diri untuk menonton kembali serial detektif ini. Saya malah kepikiran sesuatu saat nonton Conan yang kebetulan saat itu lagi di London. Seandainya Conan Edogawa dalam serial Detective Conan tinggal di Indonesia dan jadi tetangga di gang perumahan saya, kira-kira gimana ya nasibnya?

#1 Conan Edogawa jadi korban julid warga kompleks perumahan

Namanya juga tetangga, pasti ada satu atau dua orang yang suka “iseng” dengan seluk-beluk kehidupan tetangga lainnya. Kalau urusan update kehidupan pasutri A, Bapak B, Anak C, Tante D, atau Mas E, para tetangga inilah yang terdepan dalam mengabarkannya melalui pertemuan arisan sampai pengajian.

Nah, seandainya Conan Edogawa jadi tetangga saya, tentu dia nggak luput dari jeratan tetagga julid. Gimana nggak dijulidin, Conan memiliki spesifikasi yang sangat layak untuk dicurigai. Misalnya, kok bisa ada anak SD bersikap layaknya anak SMA? Gimana bisa dia tahu masalah pembunuhan atau kriminal? Jangan-jangan Conan korban stunting, abisnya kok nggak gede-gede.

Nah, bukan tak mungkin tetangga yang suka mencari bahan julid menemukan berbagai bukti yang menambah kecurigaan mereka terhadap karakter utama Detective Conan ini. Spekulasi berkembang biak dan tatapan sinis bakal dilemparkan pada Conan Edogawa setiap saat. Wah, kasihan banget si Conan.

#2 Minta usut kasus gratis dan disangka dukun

Bagi orang awam, Conan Edogawa pasti akan buru-buru dinilai sebagai anak sakti bagaikan Ponari. Di usianya yang (((nampak))) belia itu, kepiawaiannya dalam mengusut tuntas kasus rumit dan njlimet dinilai sangat luar biasa. Apalagi fakta bahwa polisi juga separuh bergantung pada Conan semakin membuat warga mantap meyakini kalau Conan memang anak sakti.

Akan tetapi namanya juga nasib tinggal di perumahan di Indonesia, kepiawaian Conan memecahkan kasus ini tentu kurang dihargai. Pasti nggak sedikit tetangga yang datang ke rumah Conan untuk minta bantuan memecahkan kasus. Bahkan mungkin kasus sengketa tanah, anak durhaka, tetangga berisik, sampai hal mistis kayak babi ngepet maupun bocah kerasukan bakal diserahkan pada Conan Edogawa. Dan tentu saja semuanya pasti minta gratis dengan dalih tetangga sendiri~

#3 Conan Edogawa disuruh jadi guru les-lesan

Kalau tinggal di Indonesia, saya yakin, kegeniusan karakter utama Detective Conan ini bakal dimanfaatkan oleh para tetangga. Bukan hanya soal keunggulannya memecahkan kasus kriminal, kemampuannya dalam mapel sekolah pasti membuat anak-anak dan orang tua iri. Dia selalu memperoleh nilai tinggi hampir di semua mata pelajaran, terutama matematika.

Nah, melihat kegeniusan tetangga kecil satu ini, sudah pasti banyak orang tua yang ingin anak-anaknya belajar pada Conan. Pokoknya hal apa pun yang dirasa sulit pasti bakal ditanyakan pada Conan. Bahkan mungkin para orang tua bakal meminta Conan untuk jadi guru les biar anak-anak mereka rajin belajar dan nggak perlu bayar mahal ke tempat bimbel.

#4 Jadi alat untuk membandingkan anak

Mungkin dari segala lika-liku kehidupan seorang Conan Edogawa di perumahan, saya rasa hanya ini yang bisa bikin dia bangga. Nggak lain dan nggak bukan dia cukup senang karena dijadikan role model bagi anak tetangganya yang malas belajar.

Bisa jadi Conan bakal sumringah sendiri mendengar orang tua yang ngomel ke anaknya ketika dia lewat. Misalnya, “Tuh lihat, kamu nggak malu sama Conan? Dia belajar terus, lho, makanya pinter!” dan berbagai ujaran perbandingan yang nggak kalah pedas didengar lainnya. Yah, seenggaknya ada satu hal yang menyenangkan buat tokoh utama Detective Conan ini ketika dia tinggal di Indonesia.

Kayaknya bakal ada banyak hal menarik lainnya seandainya Conan Edogawa beneran jadi tetangga saya. Mungkin dia bakal jadi ketua Karang Taruna, pengurus masjid, atau malah calon ketua RT potensial kelak? Apalagi kalau tiba-tiba dia jadi besar lagi, wah, gosip tetangga pastinya jadi lebih panas dari biasanya. Kira-kira apa lagi yang bakal terjadi seandainya Conan tinggal di Indonesia, ya? Kalau ada ide boleh dong ditambahin, Gaes.

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Meskipun Kelihatan Naif, Ran Mouri Paling Layak Mendampingi Shinichi Kudo.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version