Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Seandainya Ah Tong dalam Serial Upin Ipin Menjalankan Bisnisnya di Karanganyar: Warga Sejahtera, Nggak Ada yang Nganggur Lagi

Sholy Khoirudi Zuhri oleh Sholy Khoirudi Zuhri
24 Februari 2024
A A
Seandainya Ah Tong dalam Serial Upin Ipin Menjalankan Bisnisnya di Karanganyar: Warga Sejahtera, Nggak Ada yang Nganggur Lagi

Seandainya Ah Tong dalam Serial Upin Ipin Menjalankan Bisnisnya di Karanganyar: Warga Sejahtera, Nggak Ada yang Nganggur Lagi (Upin Ipin Fandom)

Share on FacebookShare on Twitter

Nggak bakal ada warga Karanganyar yang nganggur kalau Ah Tong dalam serial Upin Ipin buka bisnis di sini.

Sebagai penikmat serial kartun Upin dan Ipin, saya menghafal hampir seluruh tokoh yang ada. Tokoh dalam serial itu memiliki berbagai macam karakter dengan keunikannya masing-masing. Dari sekian banyak tokoh, ada satu yang cukup menyita perhatian saya. Dia adalah Ah Tong atau yang kerap disapa Uncle Ah Tong.

Mungkin kemunculan tokoh keturunan Tionghoa dengan gaya pakaiannya yang khas ini akan kalah jika disandingkan dengan beberapa tokoh lainnya seperti Uncle Muthu, Tok Dalang, atau Opah. Namun melihat dari banyaknya bisnis yang digeluti Ah Tong, rasa-rasanya dia juga nggak kalah dari para sesepuh lainnya di Kampung Durian Runtuh.

Dalam serial Upin Ipin, Uncle Ah Tong diceritakan punya berbagai macam bisnis. Dia seorang pengepul barang bekas, pemilik toko jam, dan tak lupa juga punya keahlian memperbaiki barang rusak. Selain itu, dia juga diam-diam memiliki perkebunan karet yang cukup luas. Nggak heran sih kalau bisnisnya ada di mana-mana, orang-orang Tionghoa kan memang terkenal memiliki etos kerja tinggi.

Terlepas dari semua yang ada dalam serial besutan Les’ Copaque Production itu, saya jadi membayangkan, gimana seandainya bisnis Ah Tong dijalankan di Karanganyar. Mungkin begini yang akan terjadi…

Ah Tong mengelola perkebunan karet di Karanganyar

Pertama, jika Ah Tong tinggal di Karanganyar, bukan tak mungkin bisnis perkebunan karetnya berkembang pesat. Jadi berdasarkan pengalaman, saya kerap melihat banyak perkebunan karet di Karanganyar yang mangkrak begitu saja. Malah ada sebagian wilayah yang dulunya kebun karet luas, tapi digunduli dengan tujuan nggak jelas. Maka, jika bisnis perkebunan karet ini ditangani oleh Ah Tong, mungkin hasilnya akan berbeda.

Tak menutup kemungkinan jika nantinya akan berdiri sebuah pabrik yang mengelola karet mentah menjadi produk siap matang yang siap edar. Bahkan, bisa saja akan terjadi ekspor karet ke luar negeri.

Untungnya, lowongan pekerjaan akan terbuka lebar dan masyarakat sekitar Karanganyar bisa bekerja di perkebunan Ah Tong. Bahkan tak menutup kemungkinan mahasiswa dari daerah sekitar juga turut merasakan dampak positif dari bisnis tokoh Upin Ipin satu ini.

Baca Juga:

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

Saat libur semesteran tiba, nggak sedikit mahasiswa yang akan menghabiskan waktu libur mereka untuk kerja sambilan sebagai buruh harian lepas atau karyawan non-kontrak di perkebunan karet milik uncle. Kok mereka bisa kerja? Ya Karena Ah Tong nggak memandang umur, ijazah, dan pengalaman kerja seseorang. Buktinya waktu Opah kerja di kebun karet miliknya, beliau dapat upah cukup banyak. Begitu pula waktu Upin Ipin mengambil getah karet, mereka mendapat upah layak.

Pengepul barang bekas tersohor di Karanganyar

Di tengah kesibukan menjadi juragan perkebunan karet, Ah Tong juga masih menjalankan bisnisnya yang lain, yakni pengepul barang bekas. Kebetulan perkebunan karet di Karanganyar terletak di antara permukiman warga. Tak jarang, ada barang bekas yang dibuang begitu saja di sekitaran perkebunan karet. Selain mengotori wilayah perkebunan, barang-barang ini juga merusak pemandangan.

Tapi, kalau ada Ah Tong yang buka lapak di sekitaran perkebunan, besar kemungkinan bisnis barang bekas ini membawa dampak positif. Hampir bisa dipastikan warga bakal menjual barang-barang bekas mereka kepada uncle satu ini. Akhirnya, sampah-sampah barang bekas yang tadinya dibuang sembarangan bisa berkurang dan nggak lagi merusak pemandangan.

Saya membayangkan Ah Tong bakal berkeliling Karanganyar dengan mobil pick up sambil teriak, “Surat kabar lama, baterai lama, botol lama, semua lama, jual sini!” dengan logat Tionghoanya yang khas.

Toko jam antik Ah Tong jadi satu-satunya di Karanganyar

Selain dua bisnis di atas, Ah Tong dalam seriap Upin Ipin juga diketahui memiliki toko jam. Jam yang dijual juga bukan sembarang jam, lho, melainkan jam antik yang bernilai fantastis. Kalian bisa melihat toko jam Ah Tong di episode Upin Ipin: Aku Sebuah Jam.

Seandainya Ah Tong membuka toko jam di Karanganyar, mungkin letaknya bakal di kota. Mengapa? Karena di sana setahu saya belum ada toko yang menjual jam antik. Selain itu, letaknya juga bersebelahan langsung dengan Jalan Raya Karanganyar yang tak pernah sepi.

Selain di Karanganyar kota, kalau bisnis toko jam ini buka cabang di daerah sekitarnya, lowongan kerja makin terbuka lebar. Tentu saja para pencari kerja part time seperti pelajar, mahasiswa, ibu rumah tangga, dll., bakal senang karena mereka bisa bekerja di toko jam Ah Tong ini. Apalagi beliau adalah orang yang nggak memandang seseorang dari usia, pengalaman, ijazah, dll. Asal niat bekerja, pasti bisa direkrut.

Itu baru bisnis utamanya, ya. Belum lagi kalau Ah Tong juga buka tempat servis untuk berbagai barang. Wah, bakal makin ramai tuh. Banyak orang di Karanganyar dan sekitarnya yang merasa terbantu dengan kehadiran beliau. Walaupun bisnis utamanya juga sudah bagus, tapi nggak menutup kemungkinan beliau tetap membuka servis di sela-sela kesibukannya. Namanya rezeki masa ditolak? Hitung-hitung untuk mengisi waktu luang juga.

Begitulah seandainya Ah Tong dalam serial Upin Ipin menjalankan bisnisnya di Karanganyar. Siapa tahu beneran kesampaian, kan? Kapan lagi coba warga punya bos yang baik, pengertian, dan suka menolong kayak uncle satu ini?

Penulis: Sholy Khoirudi Zuhri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Membayangkan Uncle Muthu dalam Serial Upin Ipin Jadi Penjual Angkringan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 24 Februari 2024 oleh

Tags: Ah TongBisnisKabupaten KaranganyarkaranganyarUpin dan Ipinupin-ipin
Sholy Khoirudi Zuhri

Sholy Khoirudi Zuhri

Berkelana, menulis, dan berkontribusi dalam keagamaan.

ArtikelTerkait

Abang Iz (Katanya) Pemuda Paling Sempurna di Kampung Durian Runtuh, Nyatanya Menyimpan Sisi Gelap yang Tak Disadari Penonton Upin Ipin

Abang Iz (Katanya) Pemuda Paling Sempurna di Kampung Durian Runtuh, Nyatanya Menyimpan Sisi Gelap yang Tak Disadari Penonton Upin Ipin

16 April 2025
Sisi Gelap Mei Mei di Serial Upin ipin yang Nggak Disadari Penonton

Sisi Gelap Mei Mei di Serial Upin ipin yang Nggak Disadari Penonton dan Sebaiknya Nggak Ditiru

27 September 2024
Bukan Mail, Ternyata Karakter Paling Dewasa dalam Serial Upin Ipin Adalah Susanti susanti upin ipin wn malaysia

Bukan Mail, Ternyata Karakter Paling Dewasa dalam Serial Upin Ipin Adalah Susanti

24 Oktober 2024
5 Cameo dalam Upin Ipin yang Selalu Berhasil Mencuri Perhatian Penonton  Mojok.co

5 Cameo dalam Upin Ipin yang Selalu Berhasil Mencuri Perhatian Penonton 

6 Februari 2025
3 Bisnis Langka di Argodadi Bantul

3 Bisnis Langka di Argodadi Bantul, Bisa Jadi Peluang buat yang Ingin Buka Usaha

27 September 2024
Gosip-gosip yang Beredar di Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin”, Kisah Cinta Kak Ros Jadi Salah Satu Kabar Hangat Mojok.co

Gosip-gosip yang Beredar di Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin”: Kak Ros, Rajoo, dan Bang Roy Jadi Topik Hangat

7 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.