Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sardo, Surga Belanja Mahasiswa di Malang

Annisa Herawati oleh Annisa Herawati
13 November 2021
A A
Sardo, Surga Belanja Mahasiswa di Malang terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Bagi warga Kota Malang, nama Swalayan Sardo tentu sudah tak asing lagi dan menjadi tempat belanja terfavorit di Malang. Swalayan ini sangat strategis lantaran terletak di jantung kota, tepatnya di kawasan Dinoyo dan berdekatan dengan kampus-kampus besar di Malang seperti UB, UIN, dan UM. Meskipun terletak di kota, Sardo menawarkan harga yang amat murah. Inilah yang menjadi kelebihan utama Sardo dibandingkan tempat belanja lainnya.

Entah tahun berapa Sardo mulai berdiri, yang jelas sejak pertama kali saya menginjakkan kaki di Malang pada tahun 2016, nama Sardo sudah melegenda dan masyhur di kalangan mahasiswa. Awalnya, saya dikenalkan dengan Sardo oleh kakak tingkat saya. Sejak saat itu, saya gemar belanja bulanan di Sardo.

Produk yang dijual di Sardo terbilang sangat komplit, lho. Semua kebutuhan hidup sehari-hari ada di sini. Mulai dari makanan, baju, peralatan dapur, ATK, skincare, dan tetek bengek kebutuhan hidup lainnya tersedia di sini.

Gedung bangunan Sardo terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama berisi aneka produk makanan, skincare, ATK, dan peralatan mandi. Lantai dua diisi aneka produk fesyen dan sandal. Dan terakhir lantai tiga berisi gerabah dan aneka kebutuhan peralatan rumah tangga. Istimewanya, di lantai tiga ini dindingnya terbuat dari kaca sehingga pemandangan luar dapat terlihat. Para pembeli bisa berbelanja sembari menikmati pemandangan Kota Malang dan kegagahan Gunung Kawi.

Setidaknya sebelum pandemi melanda, Sardo selalu ramai dikunjungi pembeli. Bahkan saking ramainya, untuk memarkirkan sepeda motor saja sangat sulit dan hampir selalu terjadi antrean di depan mesin kasir. Terutama ketika sore menjelang malam karena di waktu tersebut banyak pembeli dari kalangan mahasiswa yang menyerbu Sardo.

Mahasiswa memang jadi pangsa pasar utama Sardo. Dan bagi mahasiswa, Sardo menjadi surga belanja mereka. Belanja di Sardo memang menyenangkan dan bisa menjadi ajang refreshing untuk sekedar melepas penatnya aktivitas kuliah.

Tak hanya itu, lengkapnya produk yang tersedia di Sardo menjadi daya tarik sendiri bagi mahasiswa. Hal ini dikarenakan mereka hanya perlu belanja di satu tempat untuk membeli se-mu-a kebutuhan belanja bulanan mereka. Tentu bisa menghemat ongkos dan tenaga.

Selain itu, harga yang ditawarkan Sardo sangat murah bagi kalangan mahasiswa. Mengingat sulitnya mencari pusat belanja murah di Kota Malang, Sardo hadir bak oase yang menyejukkan kantong mahasiswa khususnya mahasiswa perantau. Tahu sendiri kan mahasiswa, apalagi yang merantau dan masih mengandalkan subsidi orang tua, tentu harus pandai mengatur keuangan. Jangan sampai jatah bulanan sudah habis duluan sebelum akhir bulan. Oleh karenanya Sardo hadir sebagai solusi alternatif bagi mahasiswa agar bisa berhemat dan tercukupi.

Baca Juga:

Yamaha Lexi Adalah Motor yang Terlalu Santai tapi Sebenarnya Tegas, Paling Cocok Dipakai oleh Orang Kota Malang

Sebaiknya Warga Malang Tidak Terlalu Marah kalau Matos Disebut sebagai Mall Terkecil, Masih Banyak Urusan Lain yang Lebih Penting

Suasana belanja di Sardo juga nggak kalah dengan suasana di mal-mal besar. Tempatnya yang luas, bersih, dan sejuk membuat pembeli merasa nyaman berbelanja. Pokoknya bisa betah hingga berjam-jam deh kalau belanja di sini. Berdasarkan pengalaman pribadi, saya selalu menghabiskan waktu lebih dari sejam untuk berbelanja di Sardo. Padahal barang yang saya beli nggak banyak-banyak amat. Hehehe.

Nah, ada sebuah tips dari saya bagi kalian yang ingin belanja di Sardo. Alangkah baiknya jika kalian nggak datang sendirian kalau berbelanja di sini. Bukan apa-apa, sih. Tapi, belanja di Sardo memang lebih seru kalau mengajak orang lain. Coba deh ajak teman atau bahkan pacar kalian. Lumayan kan bisa kencan ala-ala low budget.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 November 2021 oleh

Tags: kota malangSardoswalayan
Annisa Herawati

Annisa Herawati

Cah asli Blitar

ArtikelTerkait

Pemekaran Malang Utara: Sebenarnya Perlu, tapi Tolong Jangan Buru-buru, Jangan Sampai Niat Baik Jadi Kacau

Pemekaran Malang Utara: Sebenarnya Perlu, tapi Tolong Jangan Buru-buru, Jangan Sampai Niat Baik Jadi Kacau

17 Juli 2024
Sebaiknya Warga Malang Tidak Terlalu Marah kalau Matos Disebut sebagai Mall Terkecil, Masih Banyak Urusan Lain yang Lebih Penting

Sebaiknya Warga Malang Tidak Terlalu Marah kalau Matos Disebut sebagai Mall Terkecil, Masih Banyak Urusan Lain yang Lebih Penting

7 Maret 2026
Sekolah Elit Parkiran Sulit, Penyebab Jalan Bandung Malang Selalu Macet

Sekolah Elit Parkiran Sulit, Penyebab Jalan Bandung Malang Selalu Macet

18 Maret 2025
Malang Masa Kini Berpotensi Tidak Enak Ditinggali seperti Jakarta (Unsplash) hidup di malang

Malang Dulu Ramah untuk Tempat Tinggal tapi Kini Sudah Hampir Mirip Jakarta Berkat Kemacetan dan Parkir Liar yang Menjadi Penyakit

11 Mei 2025
Jalan Ijen, Ruas Jalan Paling Cantik Seantero Kota Malang Sejak Zaman Kolonial

Jalan Ijen, Ruas Jalan Paling Cantik Seantero Kota Malang Sejak Zaman Kolonial

20 Februari 2024
Kecamatan Dau, Terlalu "Kota" untuk Disebut Kabupaten Malang

Kecamatan Dau, Terlalu “Kota” untuk Disebut Kabupaten Malang

6 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026
Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

12 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 
  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.