Salatiga, Tempat Slow Living Terbaik di Jawa Tengah

Salatiga, Tempat Slow Living Terbaik di Jawa Tengah

Salatiga, Tempat Slow Living Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash.com)

Salatiga adalah sebuah kota kecil yang terhimpit Semarang dan Surakarta. Namanya memang nggak terlalu terkenal dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Jawa Tengah. Jarang sekali ada yang menjadikan kota ini sebagai destinasi utama wisata. Padahal kota ini begitu menarik dan tenang.

Kota dengan luas 54,98 kilometer persegi ini memiliki slogan Salatiga Hati Beriman. Slogan ini bisa dijumpai di dekat Jalan Lingkar Selatan. Salatiga Hati Beriman merupakan akronim dari Sehat, Tertib, Bersih, Indah, dan Aman. Slogan tersebut nyatanya memang mewakili kota Salatiga yang jauh dari hiruk pikuk perkotaan besar pada umumnya dan menjadikan kota kecil ini sebagai tempat slow living terbaik di Jawa Tengah.

Masih asri dengan banyak pepohonan di pinggir jalan Salatiga

Di kota-kota besar, biasanya yang kita jumpai adalah jalanan penuh debu dan asap dari kendaraan yang mengepul. Saking banyaknya kendaraan yang tumpah ruah di jalanan, ke luar rumah rasanya juga malas kan karena harus bermacet-macetan.

Nah, di Salatiga, kita nggak bakal tersiksa di jalan. Justru kota ini masih begitu asri dengan banyak pepohonan di pinggiran jalan. Udaranya pun masih terasa segar, beda banget dengan udara di kota besar macam Semarang atau Surabaya.

Kotanya yang kecil juga jauh dari kemacetan. Mobilitas penduduk di sini nggak tinggi seperti di kota-kota besar lainnya di Jawa Tengah. Salatiga seolah ditakdirkan bukan sebagai kota yang ramai, makanya cocok sekali untuk menerapkan slow living di sini.

Walaupun kota kecil, tapi ada hiburan berupa bioskop dan waralaba terkenal

Kota kecil biasanya selalu dipertanyakan kelengkapannya. Akan tetapi hal itu nggak berlaku di Salatiga. Fasilitas umum di sini mirip dengan kota besar.

Kalau sesekali jenuh di rumah, nonton film ke bioskop bisa di sini. Ada bioskop kecil yang jadi andalan warga di Salatiga. Bahkan toko kekinian seperti Miniso, Richeese Factory, Lawson, dll., sudah hadir di sini. Kalau kata anak muda, kota yang baik adalah kota dengan tempat nongkrong yang banyak, dan Salatiga punya itu semua.

Wisata tipis-tipis ke mata air Senjoyo yang meneduhkan

Jika bosan dengan suasana kota, dekat pusat kota Salatiga ada mata air Senjoyo yang sudah terkenal banget. Mata air ini bisa digunakan untuk ciblon. Kalau nggak mau nyemplung ke air, sekadar duduk dan menikmati waktu tenang juga bisa, kok. Di sekitaran sana tersedia kursi yang bisa diduduki pengunjung.

Menariknya lagi, di Senjoyo ada makanan khas yang nggak bisa dilewatkan, namanya rolade jembak. Rolade ini berbahan dasar selada air. Sambil menikmati tenangnya air di Senjoyo bisa sambil mencicipi rolade jembak. Mantap.

Jika ingin camping di alam bebas juga bisa. Sebab di Senjoyo juga ada bumi perkemahannya. Seru, kan?

Salatiga punya terminal yang terkenal

Akhir tahun lalu, Terminal Tingkir Salatiga diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Peresmian ini menuai perhatian, sebab desain terminalnya yang modern nggak terlihat seperti terminal pada umumnya. Terminal Tingkir Salatiga terlihat berkelas dan mewah. Nggak heran kalau terminal ini kemudian terkenal dan disanjung-sanjung orang. Bahkan ada yang rela jauh-jauh datang dari kota lain untuk berkunjung ke bangunan ikonik tersebut, lho.

Begitulah keadaan Salatiga, kota kecil di Jawa Tengah yang begitu tenteram dengan segala kelengkapan fasilitasnya. Kalau tinggal di sini dijamin betah dan nggak takut kalau ada kejahatan. Sebab, angka kejahatan di sini tergolong rendah. Kota ini cocok buat jadi tempat pensiun dan slow living juga. Tertarik buat pindah ke sini?

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Ramayana Mall Salatiga: Mall Mewah yang Dulu Jadi Andalan, tapi Sekarang Mulai Ditinggalkan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version