Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Ribetnya Transfer Uang Pakai Aplikasi DANA

Riyanto oleh Riyanto
7 Desember 2020
A A
DANA cashless uang elektronik mbanking mojok

DANA cashless uang elektronik mbanking mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Saya adalah pemuja cashless level akut. Bagi saya, duit yang udah berbentuk fisik dan ada di dompet sudah tentu akan saya habiskan. Makanya saya selalu ngambil duit sedikit demi sedikit kalau emang pas lagi butuh. Duit jaga-jaga sih tetap ada di dompet, tapi nggak boleh kepake kecuali ban pecah, bensin mendadak habis, atau semacamnya.

Sebagai pemuja cashless, maka dompet digital adalah sahabat karib saya. Saya punya MBanking, pun punya akun Jenius, DANA, OVO, ShopeePay, dan LinkAja. Semuanya ada isinya dengan jumlah nggak sedikit-sedikit amat. Khusus Jenius saya gunakan buat langganan Netflix, sementara DANA saya gunakan untuk beli tiket bioskop lewat TixID.

Nah, karena beberapa bulan belum bisa nonton bioskop, makanya saya hapus aplikasi DANA saya karena menuh-menuhin memori. Sampai akhirnya saya nginstal lagi karena fitur transfer duit tanpa kena biaya adminnya. Saya memang sering transfer sana transfer sini untuk segala urusan, dan biaya admin antar bank sebesar 6500 menurut saya lumayan bikin mangkel. Saya bayar kos saja transfer, dan sialnya si bapak kos pake rekening BRI sementara saya pakai Mandiri. Biasanya saya memanfaatkan fitur gratis kirim uang GOPAY, tapi fitur itu lucu-lucu bangsat karena sering ada dan sering nggak ada. Kalo pas nggak ada, biasanya kena potongan admin 2500. Lumayan murah sih, tapi kalo bisa gratis, kenapa enggak?

Nah, kalo kebetulan GOPAY lagi nggak nongol fitur gratis transfernya, saya pakai Flip. Itu aplikasi transfer ke semua bank tanpa biaya admin yang lumayan oke. Sistemnya, si Flip ini punya banyak rekening bank. Jadi kalo saya mau transfer ke BRI dari Mandiri, saya transfer ke rekening Mandirinya si Flip, barulah Flip transfer ke rekening BRI tujuan saya pake rekening BRI yang mereka pakai.

Sayangnya pake Flip ini lumayan ribet. Saya kudu menginput nomor tujuan lewat aplikasi, abis itu kudu buka MBanking dan transfer duit ke Flip. Bukti transfernya nanti diunggah lewat aplikasinya tadi. Bagi yang punya Mbanking sih masih mayan gampang, tapi kalo yang nggak punya, kan kudu bolak balik ke mesin ATM. Lagian, layanan Flip cuma mentok sampai jam delapan malam. Jadi kalo kita transfernya mepet-mepet jam delapan, bisa-bisa duitnya kekirim besok pagi.

Akhirnya saya memutuskan untuk transfer pake DANA yang mayan nggak ribet. Saya transfer sejumlah uang ke rekan kerja saya yang ngurusin media sosial dari perusahaan rintisan kami. Rekan saya ini punyanya rekening BCA, maka dari itu saya inputkan semua data mulai dari bank tujuan, nomor rekening, nama alias si penerima, dan tak lupa nominal yang saya kirim.

Setelah semuanya benar, saya tekan tombol kirim. Awalnya nggak ada masalah sama sekali, sampai akhirnya saya menemukan kejanggalan. Kok status pengirimannya masih menunggu ya? Dan menunggunya itu nggak kelar-kelar meski sudah saya tinggal makan, nyuci baju, mandi, kelar nonton We Bare Bears, dan nyinyirin semua tulisannya Gusti Aditya yang tayang di Terminal Mojok. Bahkan, berjam-jam kemudian, status pengiriman tersebut masih menunggu. Waduh, mulai khawatir saya.

Iseng, saya nyari di gugel tentang status menunggu pengiriman duit lewat DANA ini. Ternyata banyak kasus serupa. Konon proses transfer sering terhambat saat mengirim ke rekening BCA atau BRI. Waduh, makin khawatir saya. Saya makin deg-degan karena sampai esok hari, status pengiriman masih juga menunggu. Asli, tau gitu, saya bakal pake Flip lagi buat transfer karena meski ribet, tetapi nggak pernah ada kasus proses ngirim duit sampai delay berjam-jam.

Baca Juga:

Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

QRIS Cross-Border Pembayaran Lintas negara yang Memangkas Banyak Keribetan tapi Menyimpan Bahaya Jika Kamu Nggak Hati-hati

Akhirnya saya putuskan untuk komplain. Saya kirim email ke pihak DANA. Nggak ada respon, saya kirim WA ke pihak DANA. Ada respon, dan saya menjelaskan semuanya. Saya diminta menuliskan kronologis kejadian, tak lupa nyantumin identitas saya dan nomor yang terintegrasi ke akun DANA. Semuanya sudah saya lakukan, dan endingnya saya disuruh nunggu maksimal lima hari kerja. Ini gila. Bahkan, INI SANGAT GILAAA!! Saya butuh transfer cepat, malahan disuruh nunggu hampir seminggu untuk proses transfer yang saya lakukan.

Di email pas saya cek, ternyata balasan dari pihak DANA juga sama seperti di WA. Ya sudah, saya lakukan semua instruksi mereka, dan sama-sama disuruh nunggu maksimal lima hari kerja. Asli, saya sangat kecewa dengan proses nunggu pas mau kirim duit itu. Saya butuhnya kirim dan sampai, apalagi kalau kirim dalam jumlah duit yang nggak sedikit.

Memang sih, pada akhirnya saya nggak nunggu sampai lima hari kerja karena di hari berikutnya duit sudah sukses tertransfer. Tapi, ya tetap saja, proses delay itu sangat meresahkan. Pihak DANA asli harus memperbaiki kendala macam ini agar nggak dikomplain terus-terusan. Kalau udah gini, saya jadi ragu untuk ngirim duit lewat DANA lagi.

BACA JUGA Daniel Mananta Adalah Wajah Indonesian Idol yang Sebenarnya dan tulisan Riyanto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 Desember 2020 oleh

Tags: cashlessDANAmbanking
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

Pembayaran Nontunai Saja Orang Indonesia Masih Gagap, Digitalisasi Masih Begitu Jauh di Angan

Pembayaran Nontunai Saja Orang Indonesia Masih Gagap, Digitalisasi Masih Begitu Jauh di Angan

30 Desember 2023
5 Transaksi yang Nggak Mungkin Dilakukan secara Cashless terminal mojok

5 Transaksi yang Nggak Mungkin Dilakukan secara Cashless

28 November 2021
Cashless Society, Kaum Ogah Ribet yang Bikin Orang Lain Ribet Terminal Mojok

Cashless Society, Kaum Ogah Ribet yang Bikin Orang Lain Ribet

17 September 2022
3 Dosa Konsumen Indomaret yang Suka Pakai Dompet Elektronik (Pexels)

Belanja Pakai Dompet Elektronik di Indomaret Memang Memudahkan, tapi Sebaiknya Kamu Selalu Bawa Uang Tunai

26 Januari 2025
Penipuan Pembayaran Melalui QRIS Semakin Banyak, Kenali Modus dan Pencegahannya

Penipuan Pembayaran Melalui QRIS Semakin Banyak, Kenali Modus dan Pencegahannya

23 April 2024
5 Hal yang Banyak Dikhawatirkan di Era Pembayaran QRIS Mojok.co

5 Hal yang Banyak Dikhawatirkan di Era Pembayaran QRIS

6 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.