Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Teknologi

Ribet Pakai iPhone, Setelah 5 Bulan Saya Memilih Pakai Android Lagi

Siti Halwah oleh Siti Halwah
6 Mei 2024
A A
Ribet Pakai iPhone, Setelah 5 Bulan Saya Memilih Pakai Android Lagi

Ribet Pakai iPhone, Setelah 5 Bulan Saya Memilih Pakai Android Lagi (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Susah transfer data dari laptop kentang ke iPhone

Seandainya saya pakai MacBook, mungkin saya nggak bakal ngerasain hal-hal semacam ini karena semuanya sudah ada di dalam iCloud. Gampang aksesnya karena sesama produk Apple. Tapi masalahnya, saya pakai laptop kentang dan ini bikin saya ribet berurusan dengan transfer data, dll. Mungkin bisa jadi karena saya saja yang masih gaptek dan kagok, jadi belum paham banyak hal.

Tapi intinya, iPhone dan laptop kentang bukanlah kombinasi yang pas. Jadi, saya memilih kembali pakai Android saja.

#3 Nggak enak dipakai buat streaming dan main game

Awalnya saya kira hanya saya yang punya perasaan seperti ini, namun ternyata kakak saya juga merasakan hal yang sama. Untuk urusan streaming seperti menonton film dan juga main game, kami lebih memilih pakai Android saja.

Selain baterainya lebih awet dan nggak gampang panas, saya juga nggak perlu sibuk ngecekin apakai screen time-nya sudah enam jam atau belum. Pokoknya terabas saja.

#4 Boros kuota

Salah satu kelebihan pakai iPhone yang sangat saya akui adalah kecepatannya yang luar biasa dan anti-lemot. Namun, karena nggak lemot ini jadi bikin pemakaian kuota saya boros banget. Untuk kaum mendang-mending macam saya, tentu saya jelas lebih memilih pakai Android.

Nggak apa-apa deh lemot dikit, yang penting bujet buat kuota per bulan saya nggak perlu nambah.

#5 Sering dipakai dan dipinjam orang lain buat selfie

Sudah bukan rahasia lagi kalau kameranya iPhone tuh bagus banget—dan saya mengakui ini. Namun, karena kameranya bagus, otomatis banyak yang mau numpang selfie dan foto-foto. Apalagi iPhone punya fitur andalan dan hanya dia sendiri yang punya: foto pakai fitur 0,5.

Sejak pakai iPhone, banyak banget teman dan tetangga saya yang numpang selfie dan berfoto. Saya sih awalnya biasa saja, tapi kok lama-lama jadi kesal, ya? Dikit-dikit pinjam hape, dikit-dikit minta difotoin, ngajakin selfie, dll., yang berakhir bikin galeri foto saya penuh.

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

Makanya kalau lagi jalan bareng, kadang saya lebih memilih bawa Android saja. Lebih aman dan bikin saya lebih bisa menikmati perjalanan.

#6 Dianggap orang kaya

Kasus yang baru-baru ini viral tentang pengguna KIP-K salah sasaran, rata-rata mereka adalah pengguna iPhone. Sampai hari ini juga, banyak orang yang masih berpikir kalau pemilik iPhone tuh adalah orang kaya. Padahal kenyataannya nggak selalu seperti itu, lho.

Jujur saja, saya belum merasa jadi orang kaya dan iPhone yang saya miliki ini adalah hape bekas dengan seri paling lawas yang dibelikan kakak saya. Tentu saja harganya murah, bahkan hampir sama dengan harga hape Android keluaran terbaru.

Jadi, anggapan kalau semua pengguna iPhone itu adalah orang kaya kayaknya perlu diubah, deh. Bisa saja kasusnya mirip-mirip macam saya. Tapi sayangnya banyak yang masih belum percaya bahkan dengan seenaknya menuduh orang lain pengguna iPhone ini berbohong.

Makanya saya lebih suka kelihatan sebagai pengguna Android saja karena males kena stigma yang aneh-aneh dari orang lain.

Penulis: Siti Halwah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Hape Xiaomi Redmi A1, Ponsel Sejutaan yang Membuat Saya Melupakan iPhone 11 Pro.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Mei 2024 oleh

Tags: Androidhapehape androidHPHP androidiphonepengguna iPhonesmartphone
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

Mahasiswa KIP Kuliah Boleh Beli iPhone, Asal Nggak Ketahuan (Unsplash)

Mahasiswa KIP Kuliah Boleh Punya iPhone, Asal Enggak Dipamerin atau Ketahuan Aja!

22 September 2025
Hape Mati Mendadak? Coba Atasi Sendiri dengan Cara Ini

Hape Mati Mendadak? Coba Atasi Sendiri dengan Cara Ini

4 Desember 2022
Rasanya 4 Tahun Pakai Fitur Silent Mode Ponsel

Silent Mode, Fitur di Ponsel yang Bantu Tenangkan Jiwa

28 September 2021
4 Mitos HP Vivo yang Terlannjur Dipercaya Ibu-ibu Gaptek Mojok.co

4 Mitos HP Vivo yang Terlanjur Dipercaya Ibu-ibu Gaptek

5 Maret 2025
Tahun 2024 Jadi Tahun yang Seru buat Pasar Smartphone: Banyak Brand yang Menggila, tapi Ada Juga yang Ngebadut

Tahun 2024 Jadi Tahun yang Seru buat Pasar Smartphone: Banyak Brand yang Menggila, tapi Ada Juga yang Ngebadut

4 Agustus 2024
iPhone Kini Cuma Jadi Sumber Penderitaan bagi Penggunanya (Pixabay) android

iPhone Kini Bukan Lagi Penentu Status Sosial, tapi Sumber Penderitaan bagi Para Penggunanya

10 September 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

24 Februari 2026
Ilustrasi Bus Bagong Berisi Keresahan, Jawaban dari Derita Penumpang (Unsplashj)

Di Jalur Ambulu-Surabaya, Bus Bagong Mengakhiri Penderitaan Era Bus Berkarat dan Menyedihkan: Ia Jawaban dari Setiap Keresahan

20 Februari 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

UNNES Semarang Rajin Menambah Mahasiswa, tapi Lupa Menyediakan Parkiran yang Cukup

24 Februari 2026
Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja Mojok.co

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

22 Februari 2026
Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

Tan Malaka: Keunikan, Kedaulatan Berpikir, dan Sederet Karya Cemerlang

26 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Mudik ke Desa Naik Motor usai Merantau di Kota: Dicap Gagal, Harga Diri Diinjak-injak karena Tak Sesuai Standar Sukses Warga
  • Di Balik Tampang Feminin Yamaha Grand Filano, Ketangkasannya Bikin Saya Kuat PP Surabaya-Sidoarjo Setiap Hari Ketimbang BeAT
  • Meninggalkan Honda BeAT yang Tangguh Menaklukkan Jogja-Semarang demi Gengsi Pindah ke Vespa, Berujung Sia-sia karena Tak Sesuai Ekspektasi
  • Bapak Kerja Keras 60 Jam agar Keluarga Tak Hidup Susah, Ternyata bagi Anak Itu Tak Cukup untuk Disebut “Kasih Sayang”
  • Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya
  • Sarjana Cumlaude PTN Jogja Adu Nasib ke Jakarta: Telanjur Syukuran Keterima Kerja, Perusahaan Malah Bubar padahal Gaji Bulan Pertama Belum Turun

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.