Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Resort and Beach Club Gunungkidul: Raffi Ahmad (Semakin) Kaya, Warga Setempat (Tetap) Merana

Jevi Adhi Nugraha oleh Jevi Adhi Nugraha
27 Desember 2023
A A
Resort and Beach Club Gunungkidul: Raffi Ahmad (Semakin) Kaya, Warga Setempat (Tetap) Merana Mojok.co

Resort and Beach Club Gunungkidul: Raffi Ahmad (Semakin) Kaya, Warga Setempat (Tetap) Merana (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Warga lebih perlu air bersih daripada resort and beach club

Pembangunan resort and beach club di atas bukit karst bisa merusak KBAK Gunungsewu. Terlebih, mengancam instalasi sumber air bawah tanah Gunungkidul. Saya sudah sering menulis tentang dampak pengurangan kawasan karst di Terminal Mojok dalam tulisan Darurat Gunung Sewu: Kalau Uang Sudah Berbicara, Gunung pun Dihancurkan!. Dampak paling nyata dari proyek ini adalah memperparah masalah kekeringan di Gunungkidul. 

Yang terhormat jajaran investor, warga lebih membutuhkan air bersih dan pakan ternak daripada gedung-gedung yang istilahnya asing di telinga kami. Lagian apa sih urgensi bikin hiburan kayak gitu? Lha wong warga Gunungkidul dikasih tontonan jathilan sama campursari saja sudah seneng kok. Eh, memang bukan kami target pasar resort and beach club itu ya. Di tanah sendiri, kami hanya diposisikan sebagai penonton wisatawan yang berdatangan. 

ADVERTISEMENT

Pak Bupati, saya berharap bapak berpikir ribuan kali sebelum meloloskan proyek-proyek yang berpotensi menghancurkan bukit karst semacam ini. Dampaknya akan dirasakan langsung warga setempat dan anak cucu kelak, lho. Kok pemkab seperti menempatkan nasib warganya pada prioritas terakhir ya?

Apa mereka tidak belajar dari Pulau Bali? Terlalu banyak investor berdatangan hingga warga lokal semakin terasing dengan kampung halamannya sendiri. Mereka yang dulu merawat, menjaga, dan melestarikan, justru sekarang harus bayar mahal ketika masuk ke destinasi wisata. Semua akibat kebijakan yang tergesa-gesa tanpa memikirkan dampak jangka panjang.

Raffi Ahmad tetap jadi Sultan Andara, warga yang menderita

Di tengah warga yang berjibaku menghadapi dampak negatif pembangunan yang terburu-buru, investor tetap bisa ongkang-ongkang kaki dengan nyaman. Mas Raffi Ahmad tetap bisa melanjutkan hidup sebagai Sultan Andara. Anak cucunya masih bisa hidup tanpa mengkhawatirkan hari esok. Berbeda nasib dengan warga yang tinggal disekitar resort and beach club. Hari demi hari harus bersiasat supaya selamat. 

Mas Raffi Ahmad, kok ya mau-maunya menggarap proyek resort and beach club yang bermasalah sejak dari Analisi Dampak Lingkungan (AMDAL) seperti ini. Mas Raffi Ahmad itu bukan sekadar artis di mata warga Gunungkidul. Warga sungguh menggap Mas Raffi adalah orang baik berkat citra yang  muncul di media sosial dan kanal YouTube. Apa nggak eman citra positif itu tercoreng oleh pembangunan yang sejak awal sudah bermasalah? Jenengan bakal rugi gede, lho!

Udahlah, capek membahas resort and beach club Gunungkidul lagi dan lagi. Warga setempat seperti saya mending liburan ke pantai selatan saja. Btw, kalau foto di Jungwok Blue Ocean sekarang bayar berapa, Lur?

Penulis: Jevi Adhi Nugraha
Editor: Kenia Intan

Baca Juga:

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

BACA JUGA Pantai di Gunungkidul Tak Seindah Dulu: Kebanyakan Promosi Padahal Banyak yang Perlu Dibenahi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2024 oleh

Tags: gunung sewuGunungkidulpariwisatapemkab gunungkidulraffi ahmadresort beach clubsultan andarawisata jogja
Jevi Adhi Nugraha

Jevi Adhi Nugraha

Lulusan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berdomisili di Gunungkidul.

ArtikelTerkait

Menikmati hari Minggu di Sewon Alternatif wisata underrated Jogja (Unsplash)

Menikmati hari Minggu di Sewon: Alternatif wisata underrated Jogja

12 Juli 2026
tips menangkap belalang terminalmojok

4 Tips Menangkap Belalang yang Lumayan Ramah Lingkungan

21 Februari 2021
Gunungkidul Handayani, Jalan Rusak (Tetap) Abadi wisata jeglongan sewu

Wisata Jeglongan Sewu: Destinasi Terbaik di Gunungkidul buat Uji Nyali

11 Maret 2023
Wayang Beber: Wayang Tertua di Indonesia yang Kian Terpinggirkan

Wayang Beber: Wayang Tertua di Indonesia yang Kian Terpinggirkan

16 Februari 2022
3 Hal yang Bikin Saya Nggak Malu Mengaku sebagai Warga Gunungkidul

3 Hal yang Bikin Saya Nggak Malu Mengaku sebagai Warga Gunungkidul

13 Oktober 2024
Jogja Selalu Dianggap Manis, Padahal Ujungnya Selalu Pahit (Unsplash)

Jogja Selalu Dianggap Manis, Padahal Ujungnya Selalu Pahit

4 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian Mojok.co

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian

10 Agustus 2026
Sadar nggak, hampir tiap stasiun punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya Mojok.co

Sadar nggak, hampir tiap stasiun kereta punya outlet Roti O, ternyata ini alasannya

5 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.