Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

Rekomendasi Baju Dinas Anggota DPRD Kota Tangerang Pengganti Louis Vuitton

Suzan Lesmana oleh Suzan Lesmana
11 Agustus 2021
A A
Rekomendasi Baju Dinas Anggota DPRD Kota Tangerang Pengganti Louis Vuitton terminal mojok.co

Rekomendasi Baju Dinas Anggota DPRD Kota Tangerang Pengganti Louis Vuitton terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Polemik pengadaan baju dinas 2021 anggota DPRD Kota Tangerang akhirnya resmi dibatalkan setelah menuai sorotan tajam dari masyarakat. Sebelumnya, diberitakan anggaran baju dinas anggota DPRD yang berjumlah 50 orang tersebut sebesar Rp675 juta dan ongkos jahitnya senilai Rp600 juta. Total 1,275 miliar rupiah. Wuiih. Ngeri-ngeri.

Tingginya anggaran baju tersebut gara-gara merek bajunya bukan kaleng-kaleng, Mylov. Tercatat 4 merek terkenal dunia seperti Louis Vuitton untuk pakaian dinas harian (PDH), Lanificio Di Calvino untuk pakaian sipil resmi (PSR), Theodoro untuk pakaian sipil harian (PSH), dan Thomas Crown untuk pakaian sipil lengkap (PSL). Warbyasah, warbyasah.

Biar nggak terlalu kecewa, saya merekomendasikan kepada para wakil rakyat Kota Tangerang, beberapa pilihan jenis pakaian dinas yang mudah-mudahan nggak akan menuai kontroversi lagi. Cekidot, Bos!

#1 Jasko hitam untuk PDH

Untuk PDH, saya pikir aturan Gubernur Banyuwangi dapat diadopsi. Sebagai informasi, para ASN di Kabupaten Banyuwangi telah lama memakai PDH mirip jasko atau jas koko warna hitam, khas suku Osing Banyuwangi. Pakaian ini terlihat lebih gagah dan berwibawa.

Dengan demikian, banyak keuntungan jika aturan tersebut diterapkan bagi anggota DPRD Tangerang. Selain itu, warna hitam juga netral dan tak gampang kotor. Dan yang jelas, bakal terlihat lebih slim kalau pakai hitam. Cobain, deh.

#2 Baju batik untuk PSR

Baju batik saya pikir sangat pas dipakai sebagai PSR. Bukti cinta tanah air dengan pemakaian batik untuk PSR sangat uwuwu sekali. Apalagi sifat batik yang bisa dipakai resmi bisa, santai pun bisa sangat cocok menjadi pilihan.

Untuk kaum ibu juga sangat beragam pilihan motif atau desain batik. Memadumadankan dengan kerudung pun tak akan masalah. Intinya, batik sangat fleksibel pemakaiannya. Pulang kerja langsung kondangan, juga masih pantes, kok. Pun jika langsung main ke mal, pantas-pantas saja.

#3 Baju kemeja putih untuk PSH

Baca Juga:

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Dusun Bunten Bojonegoro, Dusun Ironis yang Nyaris Tidak Pernah Dikunjungi Pejabat Daerahnya

Kita masih ingat, pada 2014 di kala Jokowi mempopulerkan kemeja putihnya yang harganya Rp100 ribuan saja. Nah, kenapa nggak dipopulerkan kembali gaya santuy Jokowi ini? Harganya ekonomis dan masuk saja dalam segala keadaan formal maupun non formal untuk PSH. Bajunya dikeluarkan juga kelihatan lebih rileks dan humble.

#4 Baju jas PSL

Untuk PSL memang agak rigid karena harus memakai jas lengkap dengan celana panjang senada, plus dasi. Namun, tak menutup kemungkinan bahan yang digunakan bisa bahan lokal yang harganya juga tak semahal merek luar negeri seperti Louis Vuitton itu.

Nah, dari keempat jenis pilihan pakaian dinas yang sudah saya bahas satu persatu di atas, saya belum menyebutkan merek, ya? Begini. Dalam kondisi pandemi dan situasi psikologis masyarakat yang tertekan gara-gara kondisi ekonomi belum stabil, ya mbok sensitifitas para anggota dewan dipertajam, nggih?

Saya menyarankan, penanggungjawab proyek pengadaan baju dinas DPRD Kota Tangerang melibatkan mitra Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota atau Kabupaten Tangerang—yang saya yakin sedang terpuruk. Libatkan IKM ini menggarap 4 proyek baju dinas tersebut. Selain sangat mulia karena membantu para IKM setempat, juga membangkitkan kembali cinta produk dalam negeri bahkan lokal Tangerang. Masak pakai merek luar negeri di saat kondisi negeri begini? Sense of crisis-nya dipertanyakan nantinya.

Gimana-gimana, rekomendasi saya? Cakep, nggak? Kalau udah terasa keberpihakan dan peduli dengan para pemilihnya yang diwakili salah satunya dari unsur IKM lokal, baru deh rakyat akan percaya untuk memilih Anda lagi—walau tak memasang baliho raksasa sekalipun. Culup kepak manfaat Anda yang dirasakan langsung bagi rakyat yang lapar.

BACA JUGA Pelantikan Anggota DPRD Naik Angkot: Sekalian Saja Tiap Hari Naik Angkot! dan tulisan Suzan Lesmana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2021 oleh

Tags: anggota DPRDbaju dinasKota TangerangLouis Vuitton
Suzan Lesmana

Suzan Lesmana

Seorang MC yang suka menulis sejak pandemi

ArtikelTerkait

Tangerang Rasa Timur Tengah: Jadi Pusat Bisnis, Minim RTH

Tangerang Rasa Timur Tengah: Jadi Pusat Bisnis, Minim RTH

8 Januari 2024
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
Susahnya Mendapat Gaji UMR di Tangerang, Kota Penyangga Jakarta: Kerja Serius, Gajinya Bercanda

Susahnya Mendapat Gaji UMR di Tangerang, Kota Penyangga Jakarta: Kerja Serius, Gajinya Bercanda

11 Januari 2024
Ironi Dusun Bunten, Daerah Terpencil di Bojonegoro yang Jarang Diketahui Orang dan Nyaris Tidak Pernah Dikunjungi Pejabat Daerahnya

Dusun Bunten Bojonegoro, Dusun Ironis yang Nyaris Tidak Pernah Dikunjungi Pejabat Daerahnya

4 Februari 2024
Kabupaten Tangerang Melesat Meninggalkan Kota Tangerang: Kehidupan di Kabupaten Lebih Mewah dan Modern!

Kabupaten Tangerang Melesat Meninggalkan Kota Tangerang: Kehidupan di Kabupaten Lebih Mewah dan Modern!

5 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati Mojok.co

Toyota Kijang Super, Mobil Tua Bangka yang Menolak Mati

31 Maret 2026
ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

28 Maret 2026
Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

Bontang Naik Level: Dulu Cari Hiburan Susah, Sekarang Bingung karena Kebanyakan Tempat

1 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.