Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
11 Juli 2024
A A
Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat!

Rapat Pejabat Indonesia, Mahal di Konsumsi, tapi Minim Substansi. Lebih Fokus ke Gedung Rapat dan Konsumsi ketimbang Isi Rapat! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya agak yakin, kalau kalian bakal setuju jika ada yang ngomong pejabat Indonesia itu suka banget sama rapat. Sebenarnya tak cuman pejabat sih, pada dasarnya, kita ini bangsa rapat. Masalahnya adalah, kegemaran rapat itu tak sejalan dengan hasilnya. Malah jauh dari itu, jika ada rencana rapat, fokusnya bukan di apa yang akan dibahas, tapi malah hal nonesensial macam konsumsi dan gedung.

Ya tentu masih ada hal esensial seperti persiapan materi rapat, dan materi pengantar. Tapi, rapat pejabat kebanyakan fokusnya ada di konsumsi dan gedung.

Rapat pejabat, yang harusnya jadi ajang penting, malah bergeser. Hal ini tak terbatas pada rapat saja sebenarnya, tapi ke banyak hal lain juga. Dan ini saya beri daftar hal tak penting lainnya yang kerap ada di rapat pejabat

Sambutan rapat yang seabrek

Sebelum memasuki acara inti yang ditunggu-tunggu, pasti ada tuh sambutan dari berbagai pihak yang bukan hanya dari satu orang saja, melainkan banyak. Bahkan biasanya lebih dari dua. Mereka sih biasanya isi intinya cuma bilang, terima kasih, maaf, dan menyanjung-nyanjung acara yang dibuat. Setelah itu? Mereka langsung out dari acaranya karena ada kepentingan lainnya.

Lho, kok rapat ditinggal? Wo, jangan kaget.

Itu sih biasanya orang-orang penting yang sibuk banget isinya. Makanya nggak heran kalau isi sambutan ya gitu-gitu aja. Selain itu, acara juga jadi molor, karena kebanyakan cuap-cuap. Acara intinya padahal hanya 2 jam.

Perbedaan kasta kursi dalam rapat pejabat

Alih-alih membuat agenda rapat atau bahasan yang bermutu, panitia biasanya malah sibuk mempersiapkan kursi yang proper banget. Bentar, jangan marah, kursi proper itu memang keharusan. Masalahnya, ini nggak buat semua orang.

Kursi proper ini hanya untuk pejabat kasta tinggi yang datang ke rapat. Yang lain, ya harus puas dengan kursi yang ada.

Baca Juga:

Gak Usah Banyak Alasan: Menabung Itu Penting!

Mobil Dinas Pejabat Itu Memang Harus Mahal, kalau Bisa, Pilih yang Paling Mahal Sekalian

Untuk tamu undangan pakai yang ada busanya, sementara untuk orang biasa ya pakai kursi biasa. Dua kasta kursi dalam rapat tersebut sudah eksis banget. Ya mau gimana lagi, memang kayak gini keadaan dan kenyataannya.

Hasil rapatnya gimana? Ya begitulah.

Kasta konsumsi yang berbeda-beda

Selain kasta kursi yang berbeda, ada pula kasta makanan atau konsumsi yang turut dibedakan. Coba wis kalian ikut rapat pejabat, bisa dilihat kek mana konsumsinya.

Memang sih, konsumsi adalah hal sepele. Namun, kalau diperhatikan betul nyatanya kasta makanan dalam rapat atau acara di Indonesia itu berbeda banget. Contohnya begini untuk jajaran penting, biasanya ada makanan yang istimewa atau bungkus makanannya yang berbeda. Sementara untuk orang biasa bungkusnya biasa aja dan isi makanannya udah ketebak.

Kenang-kenangan dan souvenir yang berbeda

Setelah acara selesai biasanya ada kenang-kenangan. Di bagian ini, masih ada juga hal sepele yang dilebih-lebihkan, yaitu perbedaan souvenir yang diberikan. Untuk orang penting biasanya lebih besar atau lebih bernilai, sementara untuk orang biasa souvenirnya kecil dan ala kadarnya.

Rapat ada souvenir aja sebenernya udah aneh, ini malah pake kasta segala.

Itulah hal-hal yang nggak esensial, tapi malah justru jadi hal (yang seakan-akan) penting di Indonesia. Padahal hal sesepele itu, dan kayanya nggak ngaruh juga untuk kelangsungan sebuah rapat. Entah sampai kapan budaya glorifikasi seperti ini akan berlangsung. Kayanya sih bakalan terus ada, mengingat memang jadi budaya yang mengakar banget. Alih-alih membuat kegiatan yang berkualitas, tapi malah mementingkan hidangan dan treatment untuk orang-orang penting.

Parahnya lagi hal-hal yang dibahas tidak berjalan sesuai rencana. Kan jadinya seolah nggak seimbang dengan fasilitas yang sudah dikeluarkan untuk acara itu. Rapat dua jam, bahas masalahnya 15 menit. Hadeh.

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Singapura Negara Kaya, tapi Rapat Pejabatnya Terlalu Pelit dan Sederhana

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2024 oleh

Tags: gedungkonsumsiPejabatrapat pejabatsubstansi
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

permintaan maaf pak luhut mojok

Pak Luhut Seharusnya Nggak Perlu Minta Maaf ke Masyarakat

19 Juli 2021
Andai Para Pejabat di Indonesia Nonton Anime One Piece Terminal mojok

Andai Para Pejabat di Indonesia Nonton Anime One Piece

4 Februari 2021
kebocoran data NIK Jokowi pejabat data pejabat mojok

Cacat Pikir Solusi Pemerintah Menanggapi Kebocoran Data: Sekalipun NIK Jokowi Bocor, Tidak Akan Dipakai untuk Pinjol

5 September 2021
Seandainya Pejabat Tidak Dapat Mobil Dinas, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp2 Triliun Mojok.co

Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp2 Triliun kalau Mobil Dinas Pejabat Ditiadakan

9 Januari 2025
Kelam Dunia Caddy Golf: Menjadi Simpanan Orang Kaya hingga Gaji ala Kadarnya

Kelam Dunia Caddy Golf: Menjadi Simpanan Orang Kaya hingga Gaji ala Kadarnya

29 November 2022
Mobil Dinas Pejabat Itu Memang Harus Mahal, kalau Bisa, Pilih yang Paling Mahal Sekalian

Mobil Dinas Pejabat Itu Memang Harus Mahal, kalau Bisa, Pilih yang Paling Mahal Sekalian

12 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
9 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Terbaik untuk Pemula Berkantong Cekak

Cari Mobil Bekas Murah buat Lebaran? Ini Motuba di Bawah 60 Juta yang Terbukti Nggak Rewel

14 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026
Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.