Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Punya Mobil Pribadi Itu Sebenarnya Nggak Enak

Rahadian oleh Rahadian
11 Mei 2022
A A
Punya Mobil Pribadi Itu Sebenarnya Nggak Enak

Punya Mobil Pribadi Itu Sebenarnya Nggak Enak (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Akhir tahun 2019, ayah membelikan saya Honda Brio Satya. Tentu saja, saya merasa senang sekali. Siapa sih yang nggak bisa nggak senang kalo punya mobil pribadi? Saat itu, saya berpandangan kalo punya mobil pribadi itu enak banget. Saya bisa jalan-jalan menuju tempat-tempat yang saya inginkan dengan menggunakan kendaraan roda empat ini bersama keluarga. Saya pun nggak akan kehujanan kalo lagi jalan-jalan.

Namun, setelah beberapa tahun punya mobil, saya merasakan kalo punya mobil itu nggak seindah yang dibayangkan. Malah, harus diakui punya mobil pribadi itu sebenarnya nggak enak. Saya sebenarnya ingin menjual mobil itu. Namun, nggak tega karena mobil ini merupakan pemberian ayah saya. Ayah saya ini menyisihkan penghasilannya selama beberapa tahun untuk membelikan saya mobil.

Selain itu, dalam masa pandemi saat ini yang belum benar-benar reda seutuhnya, harga mobil pun jatuh drastis. Saya punya beberapa alasan kenapa punya mobil itu ternyata nggak enak.

#1 Pengennya jalan-jalan terus

Oleh karena ada mobil, saya malah jadi pengin jalan-jalan terus. Misalnya, berkunjung ke mall atau berekreasi ke tempat yang belum pernah saya kunjungi. Saya merasa seperti nggak sreg punya mobil tapi sayanya malah di rumah saja. Kamu juga, kalo punya mobil, mungkin merasakannya juga. Nah, makanya, hampir setiap dua bulan sekali, saya selalu jalan-jalan menggunakan mobil. Ternyata, hal ini bikin pengeluaran saya begitu membengkak. Selain untuk membeli bensin, saya pun harus mengeluarkan untuk untuk jajan.

Liburan, Gaes (Pixabay.com)

#2 Sering dimintain bantuan

Sebagai pemilik mobil, teman saya seringkali meminta bantuan saya untuk mengantarkan ke tempat yang jauh. Misalnya, beberapa bulan lalu, teman-teman saya diminta mengantarkan mereka ke undangan pernikahan yang berada di luar kota. Acara pernikahan berlangsung pada hari Minggu. Saya sebenarnya nggak mau, bukan karena nggak mau membantu sama sekali. Saya ingin beristirahat di rumah. Tapi, kalo menolak, saya merasa nggak enak. Akhirnya, daripada disebut sombong, akhirnya saya mengantarkan mereka.

Apa saya pelit? Oh, nggak juga. Cuman, kalau keseringan ya males juga. Kita memang harus saling tolong-menolong, cuman nggak sering-sering juga, Riii.

#3 Susah tempat parkir

Susah tempat parkir menjadi hal yang paling menjengkelkan bagi setiap pengendara mobil. Saya sering mengalami hal ini. Saya pernah terpaksa parkir berjarak 500 meter dari lokasi tujuan. Sebabnya, tempat parkir di lokasi itu penuh. Mending pakai motor ini mah.

Belum lagi kalo jalan sempit. Saya pernah memarkirkan mobil di posisi yang jauh sekali dari tujuan. Saat itu, saya sedang berkunjung ke rumah teman saya. Jalan di depan rumahnya ini hanya muat untuk satu mobil saja. Punya mobil kok malah jadi bikin capek ya ujung-ujungnya, mending saya naik motor saja.

Baca Juga:

5 Alasan Punya Mobil Pribadi di Jakarta Itu Sekarang Sudah Nggak Worth It

Bisnis Kos di Jogja Lebih Sering Boncos daripada Cuan, Untungnya Benar-benar Kecil, Malah Bikin Stres!

#4 Biaya maintenance yang nggak murah

Hal ini kadang tidak dipikirkan baik-baik oleh orang yang berencana beli mobil. Maintenance mobil itu nggak murah. Kalau kalian merasa servis motor habis satu-dua juta udah mahal, jangan kepikiran punya mobil.

Banyak parts yang harus dirawat. Dan kalau salah satunya rusak, biayanya bisa ngeri. Katakanlah AC mobil Anda rusak, bisa jadi habisnya ratusan ribu hingga jutaan. Itu baru AC, bayangin kalau mesin. Belum ganti ban, yang jelas nggak murah. Pengin ganti jok yang sobek dengan jok baru? Sila cek harganya.

Servis mobil (Pixabay.com)

Apalagi, yang namanya di jalan, sering ada kejadian tak terduga. Katakanlah, spion Anda rusak karena disenggol pengendara di jalan. Satu spion dihargai 650 ribu. Itu baru satu spion. SPION LOH.

Belum biaya servis bulanan. Aduh, serius, kalau penghasilan nggak seberapa, pikir ulang. Kalau kalian merawat motor aja males dan sambat ketika ada parts rusak, pikir-pikir lagi punya mobil.

#5 Nggak nyaman melewati jalan tikus

Saat macet, apalagi macet parah, melewati jalan tikus menjadi alternatif. Namun, jalan tikus itu biasanya sempit. Nah, bayangin lewat jalan tikus pake mobil. Selain itu, harus hati-hati juga. Suatu hari, karena jalan utama macet parah, saya pernah mencoba melewati jalan tikus. Oleh karena jalan ini sempit, bodi mobil kiri saya tersenggol pagar hingga penyok. Untung saja, pagar rumah orang itu nggak apa-apa. 

Itulah beberapa alasan punya mobil pribadi itu sebenarnya nggak enak-enak banget. Sebelum kepikiran membeli mobil, mending pahami dulu hal-hal seperti ini. Keliatannya sih sepele, tapi bikin repot kalau mengalaminya terus menerus.

Masih minat?

Penulis: Rahadian
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Rodrygo, The Starboy

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 11 Mei 2022 oleh

Tags: maintenancemobil pribadi
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

5 Alasan Punya Mobil Pribadi di Jakarta Itu Sekarang Sudah Nggak Worth It

5 Alasan Punya Mobil Pribadi di Jakarta Itu Sekarang Sudah Nggak Worth It

3 Mei 2025
Bisnis Kos di Jogja Lebih Sering Boncos daripada Cuan, Untungnya Benar-benar Kecil, Malah Bikin Stres!

Bisnis Kos di Jogja Lebih Sering Boncos daripada Cuan, Untungnya Benar-benar Kecil, Malah Bikin Stres!

19 Agustus 2024
Pasar Baru Bandung, Tempat Belanja Favorit, tapi Fasilitasnya Nggak Dirawat, Banyak Eskalator Mati!

Pasar Baru Bandung, Tempat Belanja Favorit, tapi Fasilitasnya Nggak Dirawat, Banyak Eskalator Mati!

6 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Ciri Khas 3 Sate Ayam Ponorogo Dilihat dari Daerah Produksinya sate ayam madura

Sate Ponorogo, Sate Terbaik yang Pernah Ada. Sate Madura dan Sate Padang Minggir Dulu Sana ke Pojokan

9 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.