Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Puncak Suroloyo, Tempat Indah Dekat Borobudur yang Terlupakan

Hanifah Shofiarini oleh Hanifah Shofiarini
24 Juli 2022
A A
Puncak Suroloyo, Tempat Indah Dekat Borobudur yang Terlupakan

Puncak Suroloyo, Tempat Indah Dekat Borobudur yang Terlupakan (Muhammad Harits Fadli via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Di sekitar Borobudur, ada satu puncak yang jarang dibicarakan dan dinotis orang, padahal punya view yang amat menakjubkan. Puncak yang saya maksud adalah Puncak Suroloyo. Kadang, saya heran kok bisa orang nggak notis sama puncak ini, padahal jaraknya dekat dari Borobudur.

Puncak Suroloyo ini bisa ditempuh dalam kurun waktu sekitar 30 menit kalau dari Candi Borobudur yang kemudian melewati Pasar Jagalan. Lokasi tepatnya yaitu terletak di Dusun Keceme, Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo. 

Suroloyo merupakan puncak tertinggi Pegunungan Menoreh dengan ketinggian 1019 mdpl. Dari situ kita bisa melihat pemandangan mulai dari Candi Borobudur, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro, hingga Gunung Sumbing di sisi utara dan Kota Yogyakarta serta Samudera Hindia di sisi selatan. Di Suroloyo juga terdapat Sendang Kawidodaren yang biasa dipakai masyarakat setempat untuk upacara tradisional setiap 1 Muharram yang akan diadakan upacara jamasan pusaka pemberian dari keraton Yogyakarta berupa Tombak Kyai Manggolo Murti dan Songsong Kyai Manggolo Dewo. 

Di kawasan Suroloyo terdapat pula tiga pendopo. Tiga buah pendopo tersebut dimulai dari pendopo yang berada paling bawah, yaitu Pendopo Suroloyo. Kemudian naik ke atas terdapat Pendopo Sariloyo, kemudian yang terakhir ada Pendopo Pertapaan Kaendran yang berada paling tinggi.

Kita bahas pendopo pertama yaitu Pendopo Suroloyo yang terletak paling bawah. Dari pendopo Suroloyo ini kita dapat melihat pemandangan Candi Borobudur yang pasti candinya bakal kelihatan kecil, bikin kita merenung kalau sebenarnya kita ini nggak boleh merasa sombong dan besar dengan apa yang kita punya. Kemudian pendopo kedua yaitu Pertapaan Sariloyo yang berada di 200 meter ke arah barat. Di pendopo kedua ini kita dapat melihat pemandangan Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro. Nah, untuk sobat Mojok yang mau pergi ke pendopo ketiga, kalian harus menaiki tangga sekitar 200 meter, Pendopo ketiga ini yaitu pendopo Kaendran. Di pendopo ketiga ini kita dapat melihat Pantai Glagah Kulonprogo.

Di Suroloyo juga terdapat warung-warung yang menawarkan jajanan seperti Pop Mie, ojek, bakso kuah, teh panas, maupun mi instan rebus hingga kopi, oh ya, bahkan Suroloyo juga punya kuliner kopinya sendiri lho, Sobat! 

Kalian juga bisa foto-foto di tempat yang sudah disediakan dan pastinya gratis ya. Di sini juga sudah tersedia toilet umum kalau-kalau kebelet.

Baca Juga:

Tinggal di Kabupaten Magelang: Dekat Borobudur, tapi Tidak Pernah Merasa Hidup di Tempat Wisata

4 Tempat Wisata Kulon Progo yang Direkomendasi Warga Lokal untuk Mencari Ketenangan

Nah buat sobat Mojok yang mau berburu sunrise maupun sunset, kalian bisa menginap lho, karena sudah tersedia villa maupun homestay di wilayah sekitar Suroloyo. Atau buat yang mau camping ala-ala, juga sudah tersedia tempat buat camping. Mantap bukan? Bukaaan.

Buat sobat Mojok yang mau ke Suroloyo, kalian harus memastikan bahwa kendaraan yang kalian naiki kuat untuk jalanan menanjak ya, dan pastinya juga harus kuat untuk ngegas. Sebab, perjalanan menuju Suroloyo ini sudah dipastikan jalanannya menanjak dan sedikit berliku ya.

Buat yang mengendarai mobil juga harus lebih ekstra hati-hati karena lebar jalan yang tidak terlalu lapang dan kanan kiri jalan yang tidak selalu ada pembatasnya. 

Kemudian kalau mau naik sampai puncaknya, kalian harus menyiapkan tenaga ekstra, karena ada sekitar 286 tangga yang harus dinaiki. Tapi tenang aja, rasa capek naik tangga akan terbayar dengan pemandangannya kok.

Nah, untuk biaya masuk Suroloyo, setiap pengunjung akan dikenai biaya masuk sebesar Rp5000 dan biaya parkir Rp2000 untuk sepeda motor serta Rp5000 untuk mobil, ekonomis dan tentunya worth untuk dijadikan destinasi liburan berikutnya bukan?

Jadi, kapan muncak?

Penulis: Hanifah Shofiarini
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Panduan Menjawab di Mana Letak Candi Borobudur agar Kalian Nggak Salah Tag Lokasi di Instastory

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Juli 2022 oleh

Tags: borobudurKulonprogoMenorehPuncak Suroloyo
Hanifah Shofiarini

Hanifah Shofiarini

Pencinta tidur dengan segudang mimpi.

ArtikelTerkait

Alasan Orang Magelang Ogah Berwisata ke Candi Borobudur Mojok.co

Alasan Orang Magelang Ogah Berwisata ke Candi Borobudur

7 November 2024
6 Rekomendasi Tempat Wisata di Magelang selain Candi Borobudur

6 Rekomendasi Tempat Wisata di Magelang selain Candi Borobudur

15 Februari 2022
Hotel Amanjiwo Magelang Dekat di Mata, Jauh di Dompet. Keindahan yang Tidak Bisa Digapai Warga Lokal Mojok.co

Hotel Amanjiwo Magelang Dekat di Mata, Jauh di Dompet. Keindahan yang Tidak Bisa Digapai Warga Lokal

13 Mei 2024
Jalan Wates Jogja setelah Ada Bandara YIA: Nggak Banyak Berubah, Tetap Nggak Bergairah

Jalan Wates Jogja setelah Ada Bandara YIA: Nggak Banyak Berubah, Tetap Nggak Bergairah

6 Maret 2024
Mau Sampai Kapan Salah Menyebutkan Candi Borobudur Terletak di Jogja?

Mau Sampai Kapan Salah Menyebutkan Candi Borobudur Terletak di Jogja?

9 Oktober 2023
Daripada Bikin Malioboro, Ada Baiknya Magelang Fokus Wisata Seribu Candi Saja

Daripada Bikin Malioboro, Ada Baiknya Magelang Fokus Wisata Seribu Candi Saja

22 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli terminal

5 Takjil Red Flag yang Bisa Membahayakan Kesehatan Pembeli

24 Februari 2026
7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup Mojok.co

7 Destinasi Wisata Bantul yang Nggak Spesial dan Cukup Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

24 Februari 2026
Jalan Kertek Wonosobo, Jadi Pusat Ekonomi tapi Bikin Sengsara (Unsplash)

Jalur Tengkorak Kertek Wonosobo Mematikan, tapi Pemerintah, Warga, hingga Ahli Klenik Saja Bingung Cari Solusinya

24 Februari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Pekalongan Masuk Jawa Tengah, tapi Secara Budaya Lebih Dekat dengan Atlantis

28 Februari 2026
Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Lupakan Teori Kuliner PNS, di Sidoarjo Kasta Tertinggi Warung Makanan Enak Ditentukan oleh Orang-orang Waktu Bubaran Pabrik

27 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.