Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Pop Ice, Raja Minuman Sachet dan 4 Rivalnya yang Saya Rindukan

Bintang Ramadhana Andyanto oleh Bintang Ramadhana Andyanto
1 Agustus 2022
A A
Pop Ice, Raja Minuman Sachet dan 4 Rivalnya yang Saya Rindukan (Unsplash.com)

Pop Ice, Raja Minuman Sachet dan 4 Rivalnya yang Saya Rindukan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama menjadi anak SD, jajanan yang saya beli cenderung monoton dan tidak variatif. Untuk makanan, ada empek-empek, nasi uduk, atau mi instan. Kalau haus, minuman sachet jadi pilihan. Dan, minuman sachet yang merajai pasar jajanan anak SD kala itu adalah Pop Ice.

Pop Ice rasa mangga, strawberi, dan cokelat adalah beberapa variasi yang laris. Nah, selain Pop Ice, sebetulnya masih banyak minuman sachet lainnya yang bersaing keras di pasar jajanan anak SD. Inilah dia, minuman sachet yang kini saya rindukan.

#1 Pop Ice

Tentu saja nomor 1 adalah Pop Ice. minuman sachet ini diproduksi oleh PT Forisa Nusapersada yang cara pembuatannya harus menggunakan blender. Dengan kata lain, kalau hanya ditambahkan dengan air saja, serbuk dalam minuman ini tidak akan larut, dan rasanya pun pasti tidak akan nampol. 

Minuman sachet ini memiliki varian rasa yang cukup beragam, di antaranya adalah cokelat, strawberi, mangga, taro, permen karet, dan anggur. Dari sekian banyak rasa yang disediakan, yang menjadi kesukaan saya adalah Pop Ice permen karet. Rasa permen karet yang terkandung di dalamnya begitu unik dan tidak berlebihan, sehingga otomatis akan membuat kerongkongan terasa segar meskipun kita tengah berada di siang bolong sekalipun.

Saat zaman saya SD dulu, satu porsi Pop Ice dibanderol Rp3.000. Bagi saya pribadi, harga tersebut lumayan mahal dan membuat saya tidak bisa membelinya setiap hari. Maklum, uang jajan saya waktu itu hanya Rp2.000 sehari. Oleh sebab itu, bila ingin membeli satu buah Pop Ice, saya harus menyisihkan uang terlebih dahulu dari sisa uang jajan kemarin. Kasian juga, ya, saya, kalau dipikir-pikir. Hehehe.

#2 Top Ice

Sama seperti Pop Ice, Top Ice juga merupakan hasil ciptaan dari PT Forisa Nusapersada. Saya tidak tahu alasan pasti mengapa mereka sampai membuat merek ini yang sebetulnya tak memiliki banyak perbedaan dengan Pop Ice. 

Dari segi varian rasa, Top Ice juga terdiri dari rasa cokelat, anggur, strawberi, cappuccino, dan jenis-jenis lainnya yang seingat saya juga dimiliki oleh Pop Ice. Namun, perbedaannya terletak pada harganya yang lebih bersahabat. 

Pada masa saya SD dulu, satu buah Top Ice dipatok seharga Rp1.000 atau lebih murah Rp2.000 dibandingkan Pop Ice. Saya rasa mungkin inilah yang menjadi alasan mengapa sampai dibuatkan versi “tiruannya” yang lebih low-budget.

Baca Juga:

4 Varian Rasa Nutrisari yang Gagal dan Bikin Pembeli Kapok

5 Alasan Nutrisari Menyandang Kasta Tertinggi Minuman Saset di Indonesia

Bicara soal rasa favorit, saya memilih cappuccino sebagai yang terbaik. Rasa kopinya cukup menggugah dan aman untuk dinikmati oleh anak-anak SD yang saya pikir belum terlalu doyan ngopi.

#3 Segar Sari

Sedikit berbeda dengan Pop Ice, Segar Sari merupakan merek minuman sachet yang cara pembuatannya cukup dengan ditambahkan air dan tidak memerlukan blender. Mungkin inilah yang menjadi salah satu penyebab mengapa harga minuman bubuk yang diproduksi oleh PT Morinaga Kino Indonesia ini lebih murah dibandingkan merek sebelumnya. 

Saat masa saya SD dulu, satu sachet Segar Sari dibanderol Rp1.000. Maka dari itu, tidak begitu ada “perjuangan” ketika saya hendak membeli Segar Sari. Akan tetapi, jangan salah, untuk soal kenikmatan, Segar Sari bisa mendekati Pop Ice. Varian yang ditawarkan pun tak kalah beragam, yakni susu soda, mangga, jeruk, es teh, chocomallow, dan frenta (seperti versi low-budget-nya Coca-Cola dan Fanta).

Dari pilihan rasa tersebut, yang paling saya gemari adalah susu soda. Saya tak ingin dianggap berlebihan, tetapi jujur, rasanya betul-betul mirip seperti es soda gembira yang dapat dibeli di restoran-restoran. Selain itu, Segar Sari rasa susu soda juga memiliki nilai tambah lain, yaitu iklan pemasarannya di TV yang menggandeng mendiang Julia Perez sebagai bintang iklannya. 

Entah mengapa, pokoknya bentuk promosi tersebut terasa memorable dan hingga kini masih menempel di ingatan saya. Kalau boleh meminjam kata-kata Jupe dalam iklan tersebut, kelezatan Segar Sari memang “sampe tumpeh-tumpeh”.

#4 Teh Sisri

Apa yang akan anak SD lakukan jika ingin minum es teh manis tetapi uang saku mereka tidak cukup? Jawabannya adalah Teh Sisri. Bagi yang tidak tahu, Teh Sisri merupakan produk es teh manis sachet yang diproduksi PT Forisa Nusapersada (sama seperti Pop Ice). Harus saya akui, rasa yang ditawarkannya memang menyerupai es teh manis sungguhan.

Namun, perbedaannya tetap saja ada, yaitu terletak pada rasa manisnya yang masih “terlalu sachet” dan kurang alami. Maklum saja, toh, di zaman saya SD dulu, harga satu sachet cuma Rp1.000 sama seperti Segar Sari. 

#5 Marimas

Marimas merupakan produk minuman serbuk berbentuk sachet yang diproduksi PT Marimas Putera Kencana. Merek ini mempunyai beragam varian rasa, seperti anggur, cincau, mangga, jeruk, blewah, jambu biji, dan lain-lain. Favorit saya adalah jeruk. Kalau ngomongin rasa minuman sachet, buat saya pribadi, yang aman ya rasa jeruk.

Namun, lagi-lagi, karena pada waktu itu harga satu sachet Marimas cuma Rp1.000, sudah pasti rasa buah yang terkandung tidak sepekat seperti Nutrisari atau brand-brand lain yang harganya lebih mahal. 

Namun, namanya juga anak SD, hal-hal seperti itu tidak begitu saya pikirkan. Selama apa yang saya minum terasa manis di lidah, menyegarkan kerongkongan, dan nggak semahal Pop Ice, ya, langsung sikat saja!

Itulah Pop Ice dan 4 rival yang saya rindukan. Akhir kata, izinkan saya mengakhiri tulisan ini sampai di sini saja. Maklum, saya mau cepat-cepat mampir ke warung terdekat demi membeli minuman-minuman sachet tersebut dan mengobati kerinduan saya. Dadah!

Penulis: Bintang Ramadhana Andyanto

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Rahasia di Balik Kata ‘Rasa’ dalam Makanan dan Minuman Kemasan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 Agustus 2022 oleh

Tags: Marimasminuman sachetNutrisariPop IcesachetTeh SisriTop Ice
Bintang Ramadhana Andyanto

Bintang Ramadhana Andyanto

Anak negeri. Tukang ngopi. Pakar senjalogi.

ArtikelTerkait

4 Varian Rasa Nutrisari yang Gagal dan Bikin Pembeli Kapok Mojok.co

4 Varian Rasa Nutrisari yang Gagal dan Bikin Pembeli Kapok

12 Desember 2025
Kemasan Sachet, Pilihan Primadona sekaligus Penyelamat Rumah Tangga Terminal Mojok

Kemasan Sachet, Pilihan Primadona sekaligus Penyelamat Rumah Tangga

31 Januari 2023
Angkringan Palsu di Jogja Meresahkan: Dikonsep Ala Kafe, Jualnya Minuman Sachet dan Tempura Sosis

Angkringan Palsu di Jogja Meresahkan: Dikonsep Ala Kafe, Jualnya Minuman Sachet dan Tempura Sosis

18 Februari 2024
Kopi ABC Klepon, Kopi Saset Rasa Jajanan Pasar yang Berhasil Mencuri Perhatian

Kopi ABC Klepon, Kopi Saset Rasa Jajanan Pasar yang Berhasil Mencuri Perhatian

21 Desember 2023
7 Minuman Underrated Warmindo yang Wajib Kalian Coba biar Nggak Itu-itu doang yang Dipesen

7 Minuman Underrated Warmindo yang Wajib Kalian Coba biar Nggak Itu-itu doang yang Dipesen

24 Mei 2023
Pop Ice, Raja Minuman Sachet dan 4 Rivalnya yang Saya Rindukan (Unsplash.com)

Alasan Jualan Pop Ice Sering Dipilih Pasangan Muda yang Baru Menikah

22 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan (Unsplash)

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

9 Maret 2026
Menu Underrated Solaria: Porsi Banyak, Harga Terjangkau, dan Rasa Nggak Mengecewakan Mojok.co

Menu Underrated Solaria: Porsi Banyak, Harga Terjangkau, dan Rasa Nggak Mengecewakan

7 Maret 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover

Suzuki Nex Crossover: Matic Underrated yang Seharusnya Lebih Laku Dibanding BeAT Street yang Payah Itu

9 Maret 2026
Honda Beat Motor yang Sempurna, Pantas Saja Didambakan Warga Kampung dan (Sayangnya) Jadi Incaran Empuk Maling Mojok.co

Honda Beat Motor yang Mudah Digunakan, Dirawat, dan Dimaling

11 Maret 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Menyiksa Suzuki Swift di Jalanan Pantura yang Tak Pernah Mulus dari Kudus ke Rembang

9 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto
  • Bawa Pulang Gelar S2 Saat Mudik ke Desa Dicap Gagal, Bikin Tetangga “Kicep” Usai Buatkan Orang Tua Rumah
  • Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata
  • Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”
  • Pengalaman Brengsek Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Dapat Sopir Amatiran Membahayakan Nyawa dan Semburan Muntahan Penumpang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.