Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pondokgede, Kecamatan yang Sering Disalahpahami: Dikira Jakarta, Padahal Bekasi!

Raihan Muhammad oleh Raihan Muhammad
3 Maret 2024
A A
Pondokgede, Kecamatan yang Sering Disalahpahami: Dikira Jakarta, Padahal Bekasi!

Pondokgede, Kecamatan yang Sering Disalahpahami: Dikira Jakarta, Padahal Bekasi! (Achmad Al Fadli via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Gaes, Pondokgede itu di Bekasi, bukan di Jakarta, bukan di Jakarta Timur, inget ya!

Pernahkah kamu mendengar nama Pondokgede? Mungkin kamu mengiranya sebagai bagian dari Jakarta, atau mungkin kamu membayangkannya sebagai tempat yang besar. Tapi, tahukah kamu bahwa ada banyak kesalahpahaman tentang Pondokgede?

Saya perlu meluruskan ini segera, supaya kesalahpahaman ini nggak berlanjut sampai ke anak, cucu, dan cicit kita nanti. Jadi gini, Pondokgede itu nama kecamatan di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Dalam sejarahnya, Pondokgede Bekasi termasuk kecamatan terluas di Kabupaten Bekasi sebelum menjadi bagian dari wilayah Kota Bekasi. Awalnya, wilayah Pondokgede mencakup Jatiasih, Pondok Melati, Jatiwaringin, Jatiwarna, Jatimakmur, Jatibening, Jatikarya, dan beberapa wilayah Jakasampurna. Saat ini, Kecamatan Pondokgede Terdiri dari lima kelurahan: Jatiwaringin, Jatimakmur, Jaticempaka, Jatibening, dan Jatibening Baru.

Menarik untuk membahas Pondokgede. Berikut ada beberapa kesalahpahaman dari orang-orang terkait Pondokgede Bekasi.

Pondokgede itu di Bekasi, bukan Jakarta!

Kesalahpahaman pertama yang sering terjadi adalah mengira kalau Pondokgede adalah bagian dari Jakarta, padahal secara administratif masuknya Kota Bekasi, Jawa Barat. Nggak kaget memang karena Pondokgede faktanya berdekatan dengan Jakarta Timur.

Tempat-tempat di Jakarta Timur pun sering kali dikaitkan dengan Pondokgede. Misalnya, Rumah Sakit Haji yang letaknya memang di Jakarta Timur, tapi nama jalannya adalah Jalan Raya Pondokgede. Selain itu, ada juga Bandara Halim Perdanakusuma yang letaknya di Halim, Jakarta Timur, tapi dekat dengan Pondokgede Bekasi.

Jadi, kalau sering dengar orang bilang “Pondokgede, Jakarta Timur”? Nah, itu salah besar! Pondokgede itu aslinya di Bekasi, Jawa Barat. Memang sih, letaknya deket banget sama Jakarta. Makanya, banyak orang yang ngira Pondokgede masih termasuk Jakarta. Sekali lagi, itu sebetulnya  nggak tepat karena Pondokgede itu Bekasi, ya, guys!

Baca Juga:

4 Kebohongan SCBD Jakarta yang Telanjur Kita Terima Begitu Saja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

Nggak ada Pondok Kecil

Ini yang dulu juga saya salah pahami. Saya mengira kalau selain Pondokgede ada juga “Pondok Kecil”. Ternyata, anggapan itu salah. Nama “Pondokgede” berasal dari sebuah rumah besar yang dibangun tahun 1775 oleh Johannes Hooyman, seorang pendeta Belanda.

Rumahnya sangat panjang dengan atap besar dan gaya arsitektur campuran Eropa dan Jawa. Karena besarnya, warga sekitar menyebutnya “Pondok yang Gede”, yang kemudian menjadi Pondokgede. Pada 1800, rumah ini dibeli oleh Leendert Miero, seorang Yahudi Polandia yang kaya raya.

Blio merenovasi rumah itu menjadi gaya Indies. Sayangnya, rumah besar itu sudah dibongkar dan digantikan dengan Plaza Pondokgede. Walaupun bangunannya sudah nggak ada, nama Pondokgede tetap abadi dan menjadi kawasan penting di Bekasi. Ingat, ada Pondokgede bukan berarti ada Pondok Kecil, ya, lur!

Iwan Fals juga pernah salah kaprah terkait Pondokgede

Di kamar ini, aku dilahirkan 

Di balai bambu buah tangan bapakku 

Di rumah ini, aku dibesarkan 

Dibelai mesra lentik jari Ibu 

Nama dusunku Ujung Aspal Pondokgede 

Rimbun dan anggun, ramah senyum penghuni dusun

Sepenggal lirik lagu “Ujung Aspal Pondokgede” dari Iwan Fals tersebut sudah nggak asing di telinga kita. Lagunya syahdu nan indah, sehingga saya mencari tahu lebih dalam mengenai Dusun di Ujung Aspal Pondokgede yang dimaksud Iwan Fals.

Saya pun menemukan fakta menarik. Ternyata, Iwan Fals juga pernah salah kaprah terkait Pondokgede. Dalam lagunya “Ujung Aspal Pondokgede”, Iwan Fals menyebut “Ujung Aspal” sebagai sebuah dusun di Pondokgede.

Namun, pada beberapa tahun yang lalu, Iwan Fals melalui kanal YouTube Iwan Fals Musica memberikan klarifikasi kalau “Ujung Aspal” bukan nama daerah. Ujung Aspal sebenarnya adalah ujung jalan aspal di daerah Leuwinanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Iwan Fals pun baru tahu kalau Leuwinanggung termasuk wilayah Bogor setelah sekian lama. Ia pun menceritakan bahwa lagu “Ujung Aspal Pondokgede” terinspirasi dari peralihan daerah Leuwinanggung dari desa menjadi kota, dan konflik-konflik yang muncul akibat peralihan tersebut.

Meskipun terdapat kesalahpahaman terkait “Ujung Aspal”, lagu “Ujung Aspal Pondokgede” tetaplah lagu yang indah dan sarat makna. Lagu ini menjadi bukti bahwa Pondokgede telah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup Iwan Fals.

Sekali lagi, Pondokgede itu di Bekasi!

Jadi, intinya, Pondokgede itu sebetulnya di Kota Bekasi, bukan Jakarta ya, lur! Banyak yang salah kaprah memang karena emang deket banget sama Jakarta Timur, jadi sering disangka bagian dari Jakarta. Padahal secara administratif masuk Kota Bekasi, Jawa Barat. Jadi, kalau dengar orang ngomong “Pondokgede, Jakarta Timur”, itu salah besar!

Terus, ada yang mikir ada juga “Pondok Kecil”. Nah, itu juga nggak bener. Aslinya nama “Pondokgede” itu dari rumah besar yang dulunya ada di sana, bukan karena ada Pondok Kecil.

Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa meluruskan kesalahpahaman tentang Pondokgede Bekasi. Jangan lupa share informasi ini ke teman-teman kamu yang masih salah sangka tentang Pondokgede! Oh ya, Pondokgede itu sebenarnya tempat yang asyik lho. Ada banyak tempat wisata, kuliner, dan hiburan yang menarik. Jadi, kalau kamu punya waktu, coba deh kunjungi Pondokgede Bekasi. Dijamin, kamu nggak bakalan kecewa!

Penulis: Raihan Muhammad
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Panduan Memperkenalkan Kabupaten Bekasi ke Orang Awam Tanpa Perlu Fafifu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2024 oleh

Tags: bekasiJakartakecamatanpondokgede
Raihan Muhammad

Raihan Muhammad

Manusia biasa yang senantiasa menjadi pemulung ilmu dan pengepul pengetahuan. Pemerhati politik dan hukum. Doyan nulis secara satire/sarkas agar tetap waras. Aku menulis, maka aku ada.

ArtikelTerkait

Kalau Kamu Tinggal di Karawaci Tangerang dan Kerja di Jakar, ta PusatKamu Harus Segera Ngekos Jika Ingin Sehat Jiwa Raga

Kalau Kamu Tinggal di Karawaci Tangerang dan Kerja di Jakarta Pusat, Kamu Harus Segera Ngekos Jika Ingin Sehat Jiwa Raga

6 Februari 2025
Pasuruan Ideal, Lebih dari Kota dengan UMR Tertinggi di Indonesia (Unsplash) banyumas, pandaan, bangil

Meninggalkan Keinginan Merantau di Kota dengan UMR Tertinggi di Indonesia, Saya Memilih Pasuruan Sebagai Kota Ideal untuk Merantau

21 Juni 2025
Monas dan Tikungannya Tempat Terbaik di Jakarta untuk Pacaran (Unsplash)

Tikungan Monas: Tempat Pacaran Terbaik di Jakarta. Memorable dan Bikin Kamu Merasa Dekat Sama Istana

23 Juli 2023
4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Tinggal di Bekasi yang Isinya Cuma Masalah Mojok.co

4 Tipe Orang yang Nggak Cocok Tinggal di Bekasi yang Isinya Cuma Masalah

14 Mei 2025
Xanh SM, Oase di Tengah Planet Bekasi yang Banyak Polusi dan Bikin Emosi

Xanh SM, Oase di Tengah Planet Bekasi yang Banyak Polusi dan Bikin Emosi

30 Maret 2025
Bantar Gebang (Unsplash.com)

Bantar Gebang: Bau, Tak Sedap Dipandang, tapi Inilah Bukit Berlian

25 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin (Unsplash)

5 Alasan Orang Kaya Ingin Terlihat Miskin, Menghindari Pajak Bukan Satu-satunya!

9 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”
  • “Sekolah Bukan Ring Tinju”: Ortu Pukuli Guru Madrasah di Madura adalah Alarm Darurat Pendidikan Indonesia
  • Bagi Pekerja Bergaji Dua Digit “Nanggung” di Jakarta, Menyewa Apartemen di Tengah Kota Lebih Baik Ketimbang Ambil KPR di Pinggiran
  • Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana
  • Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak
  • BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.