Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

PNS Itu Buruh, Titik!

Raja Pranatha Doloksaribu oleh Raja Pranatha Doloksaribu
1 Mei 2023
A A
15 Istilah yang Sering Digunakan dalam Kegiatan Instansi Pemerintah PNS

15 Istilah yang Sering Digunakan dalam Kegiatan Instansi Pemerintah (Dani Kurniawan via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Collective power

Ajakan ini jelas bukan untuk PNS Kementerian Sultan, tapi silakan kalau mau bergabung. Setelah menganggap diri sebagai buruh negara, kita bisa lho berserikat dengan benar dan proper. KORPRI itu benar, tapi tidak proper. Abdi negara adalah stigma yang membuat kita gampang kena eksploitasi, framing, bahkan bashing. Tetapi dengan menjadi buruh, kita bisa melakukan counter secara benar dengan kekuatan suara yang besar karena serikat itu mempersatukan buruh negara dari berbagai instansi dan bidang pekerjaan.

Anggap saja ada satu juta PNS selaku buruh negara yang bergerak bersama untuk melakukan intervensi atau tuntutan terhadap policy making di Kemenpan RB atau Kementerian Keuangan atau bahkan DPR. Iya saya langsung saja ke isu utama kita selaku buruh negara, yaitu kesejahteraan yang minim dan timpang dengan yang lain. Jangan mau-mau saja nrimo ing pandum dengan doktrin klasik pengabdian.

Internal governance

Teman-temanku para buruh negara, dengan kalian bersatu dan berserikat, kalian juga bisa saling memberikan koreksi dan edukasi secara internal. Iya, selaku buruh negara kita juga tidak boleh egois dan hanya menuntut terus-terusan. PNS selaku buruh negara dan serikatnya juga harus memiliki konsistensi untuk memperbaiki diri dan mendorong sesama PNS untuk bekerja dengan baik karena kita ini profesi yang dibayar negara demi memajukan negara juga.

Bahkan seharusnya ada aturan internal sendiri yang bisa mengatur apa saja larangan bagi PNS beserta sanksinya. Disiplin internal juga perlu ditegakkan disini, seperti serikat profesi pada umumnya. Jika ada pelanggaran, lakukan tindakan atau pecat sekalian. Serikat buruh negara harus memiliki komitmen dalam menjaga kualitas PNS juga di samping melakukan perjuangan demi kepentingannya.

Demi birokrasi

Apa yang diperjuangkan oleh pada buruh negara ini pada akhirnya tetap diharapkan dapat memperbaiki outcome dari birokrasi itu sendiri. Adanya ruang untuk bersatu, bersuara, dan berpendapat akan memotivasi PNS selaku buruh negara untuk bekerja lebih giat lagi karena mereka merasa kepentingannya diperjuangkan. Mereka juga merasa lebih demokratis karena memiliki kesempatan untuk menyampaikan masukan.

Ini lebih masuk akal dan efektif untuk reformasi birokrasi kita, alih-alih doktrin pengabdian. Kita tidak bisa berharap sifat keikhlasan dan ketulusan dalam bekerja akan memajukan birokrasi kita. Sebagai buruh negara kita dimampukan untuk bersuara sekaligus mengoreksi diri, semata-mata demi birokrasi republik tercinta.

Selamat hari buruh, rekan-rekan PNS. Tuhan beserta buruh dan kaum-kaum yang memperjuangkan kesetaraan!

Penulis: Raja Pranatha Doloksaribu
Editor: Rizky Prasetya

Baca Juga:

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

BACA JUGA Kita Sebaiknya Nggak Perlu Nyinyir PNS yang Menuntut Upah Layak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 1 Mei 2023 oleh

Tags: abdi negaraBuruhpns
Raja Pranatha Doloksaribu

Raja Pranatha Doloksaribu

Seorang ASN muda yang gemar berpikir.

ArtikelTerkait

3 Hal yang Harus Disyukuri Menjadi PNS Daerah Terminal Mojok

3 Hal yang Harus Disyukuri Menjadi PNS Daerah

3 Mei 2022
Kasta Jabatan PNS Dilihat dari Posisinya Saat Foto Bersama Terminal Mojok

4 Alasan PNS Ogah Menggadaikan SK ke Bank

19 Maret 2022
Hidup dengan Gaji UMR Itu Indah, tapi Bo’ong (Pixabay)

Hidup dengan Gaji UMR Itu Indah, tapi Bo’ong

24 September 2025
Panduan Memahami Kesejahteraan PNS sebelum Benar-benar Yakin Ikut Tes CPNS Tahun Ini

Panduan Memahami Kesejahteraan PNS sebelum Benar-benar Yakin Ikut Tes CPNS Tahun Ini

6 September 2023
PNS Pekerjaan Paling Overrated, Sebuah Peringatan Sebelum Kalian Kecewa Mojok.co

PNS Pekerjaan Paling Overrated, Sebuah Peringatan Sebelum Kalian Kecewa

11 Januari 2024
demonstrasi tolak omnibus law uu cipta kerja garut pt chang shan reksa jaya alasan buruh ikut aksi mojok.co

Bertanya Langsung Alasan Buruh Garut Ikut Demo Omnibus Law Cipta Kerja 

9 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebodohan pembeli soto ayam yang bikin saya muak dan jijik (Wikimedia Commons)

Akulah pelanggan soto ayam yang marah itu gara-gara konsumen nggak punya hati yang bikin muak, mual, dan jijik

26 Juli 2026
Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Waktunya Kebumen berhenti jual diri sebagai “kota yang murah”, harus mulai berani punya harga diri!

27 Juli 2026
Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

29 Juli 2026
Naik Kereta Dhoho Penataran dari Surabaya ke Kediri: Mata Dimanjakan, tapi Punggung Tersiksa

Kalah war tiket kereta Dhoho Penataran artinya harus menderita, karena berdiri di kereta ini betul-betul menyiksa

29 Juli 2026
Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat Mojok.co

Setengah anggaran Perpusnas RI dipangkas, bukti pemerintah memang tidak ingin mencerdaskan rakyat

27 Juli 2026
Tempe mendol yang endul gusur bakso Malang dari hati saya (Wikimedia Commons)

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

26 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.