Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pilih Mentor yang Cocok dan 5 Syarat Lain agar Berhasil Belajar Nyetir Mobil

Alhaditsatur Rofiqoh oleh Alhaditsatur Rofiqoh
12 Juli 2020
A A
syarat agar berhasil belajar nyetir mobil mojok.co

syarat agar berhasil belajar nyetir mobil mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Belajar mengendarai mobil memang tidak sewajib belajar mengendarai sepeda motor, apalagi untuk perempuan. Bukannya saya mendiskriminasi, tapi bagi saya sendiri, lebih baik dibonceng orang lain daripada bawa motor sendiri dan disalahin gara-gara salah ngasih kode belok kanan, nyalakan lampu sen kiri.

Tapi yang namanya belajar, nggak ada salahnya dong. Siapa tahu keahlian ini diperlukan di masa depan atau siapa tahu kelak jadi orang kaya. Lihat saja, dalam film kan keluarga orang kaya biasanya nggak cuma punya satu mobil. Ibu, bapak, anak, semua punya mobil masing-masing. Kan nggak lucu pas punya mobil, tapi nggak bisa nyetir sendiri. Nah, ada beberapa hal nih yang perlu diperhatikan biar program belajar nyetir mobilnya berhasil.

Syarat agar berhasil belajar nyetir mobil #1 Punya mentor yang cocok

Sama seperti mencari pacar, mencari mentor untuk belajar mengendarai mobil juga harus dilihat-lihat dulu. Memilih mentor, bukan hanya melihat seberapa hebat dia bisa mengendarai mobil. Melainkan juga ketelatenan dan kesabaran dalam mengajar. Nggak kebayang kalau mentornya tukang marah-marah. Salah injak antara rem dan gas, langsung senewen. Pokoknya cari mentor yang bisa membuat kamu belajar mengendarai mobil tanpa rasa takut dan tidak kaget karena tiba-tiba diteriaki, “Awas, terlalu minggir!”, “Awas, ada mantan!”.

Syarat agar berhasil belajar nyetir mobil #2 Briefing sebelum mengendarai itu penting

Belajar mengendarai mobil bukan hanya butuh praktik, mendapat arahan sebelumnya juga harus. Terlebih ketika belajar mengendarai mobil manual yang komponennya lebih banyak daripada mobil matic.

Sebelum belajar, kita harus tahu bagian-bagian yang ada pada mobil. Misalnya, mana rem, gas, dan kopling, gimana cara mengoper perseneling, fungsi rem tangan, dan tahu di mana tuas lampu sen. Biar tidak salah, pokoknya ini kudu banget.

Syarat agar berhasil belajar nyetir mobil #3 Cari medan yang tidak terlalu sulit

Karena ini baru pertama kali belajar mengendarai mobil, memilih medan juga perlu. Nggak usah sok iya-iya aja ketika mentor kita nantangin begini, “Bisa gak nih, langsung ke jalan raya?” No! Cari lapangan yang memang khusus dijadikan tempat latihan untuk belajar mengendarai mobil.

Berkaca pada pengalaman saya sendiri, ketika mentor saya langsung nyuruh latihan di jalan, meski bukan jalan ramai, tetap saja jadi masalah. Dari saya yang disuruh jalan lurus nggak bisa sampai mobil mati di lampu merah yang sudah ganti hijau lagi. Ribut dah di belakang.

Syarat agar berhasil belajar nyetir mobil #4 Punya tekad besar

Pasalnya, kalau kita terus-terusan ngalah dan pasrah, itu cuma bisa buat kita mengendarai mobil di area kompleks. Papasan sama mobil lain dari beda arah, menghindar. Ada truk besar di belakang, takut ditabrak. Jiahhh….

Baca Juga:

Betapa Nggak Tahu Dirinya Orang yang Belajar Nyetir Mobil di Jalan Raya Jam 7 Pagi. Udah Bahaya, Bikin Pengendara Lain Emosi pula!

Perhatikan Hal-hal Berikut Saat Jadi Tutor Belajar Kendaraan

Selama sudah mematuhi aturan lalu lintas dan tidak keluar dari batas garis jalan, kita nggak bakal disalahin kok. Mengendarai mobil itu kudu nekat, jangan takut-takut lari. Ketemu rintangan malah menghindar, kayak ketemu kenangan aja.

Syarat agar berhasil belajar nyetir mobil #5 Harus bisa mengendarai motor

Kalau kata paman saya, sebelum belajar naik motor harus bisa naik sepeda pancal. Tidak jauh beda dengan keharusan belajar motor sebelum belajar mobil. Kalau sudah tahu mengenderai sepeda motor, setidaknya kita sudah kenal jalan dan rambu-rambu.

Selain itu, membawa motor dan mobil juga tak jauh berbeda. Hanya saja, tingkat kekhawatiran bertambah ketika membawa mobil karena ukurannya lebih besar.

Syarat agar berhasil belajar nyetir mobil #6 Pandai main mata dan main tangan

Maksud saya pandai main mata adalah sebagai modal lihat kanan kiri dan belakang. Kan spion bukan hanya ada satu, posisi mobil juga harus benar. Jangan lewat garis kuning dan jangan terlalu minggir. Makanya mata harus main, tengok kanan, kiri, depan, dan belakang.

Pandai main tangan itu soal mengatur fitur yang ada di dalam kabin. Harus pandai-pandai pegang setir supaya tidak miring-miring, misalnya. Sebagai pengendara mobil, kita juga harus pandai mengatur persneling. Dari satu ke dua, ke tiga, ke lima, jangan sampai tertukar. Pokoknya harus hafal, makanya penting di-briefing dulu sebelum mulai belajar menjalankan mobil.

Beberapa hal lainnya, bisa ditambahkan apa saja. Termasuk banyak baca istigfar, banyak baca salawat, atau apalah gitu yang nantinya membuat kita semakin mantap ketika ingin belajar mengendarai mobil. Oh, iya. Ada satu hal yang tidak boleh dimasukkan nih, punya rasa sombong. Jangan sampai ketika kita dipermudah naik mobil, nantinya malah dipersulit ketika naik keranda. Eh, jadi film azab dong.

BACA JUGA Mengapa Emak-Emak Sebaiknya Tidak Belajar Nyetir Mobil kepada Suami dan tulisan Alhaditsatur Rofiqoh lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Juli 2020 oleh

Tags: belajar nyetirnyetir mobil
Alhaditsatur Rofiqoh

Alhaditsatur Rofiqoh

Seorang guru sekolah dasar dari Madura yang menyempatkan waktu untuk menulis di sela-sela mengajar

ArtikelTerkait

Perhatikan Hal-hal Berikut Saat Jadi Tutor Belajar Kendaraan terminal mojok

Perhatikan Hal-hal Berikut Saat Jadi Tutor Belajar Kendaraan

18 Juli 2021
Mas-mas yang Nggak Bisa Nyetir Mobil Bukan Beban Perjalanan terminal mojok

Mas-mas yang Nggak Bisa Nyetir Mobil Bukan Beban Perjalanan

14 Maret 2021
Betapa Nggak Tahu Dirinya Orang yang Belajar Nyetir Mobil di Jalan Raya Jam 7 Pagi. Udah Bahaya, Bikin Pengendara Lain Emosi pula!

Betapa Nggak Tahu Dirinya Orang yang Belajar Nyetir Mobil di Jalan Raya Jam 7 Pagi. Udah Bahaya, Bikin Pengendara Lain Emosi pula!

25 Oktober 2023
Belajar Menyetir itu Sunah, Keselamatan dan Kesehatan itu Wajib!

Belajar Menyetir Itu Sunah, Jaga Keselamatan Itu Wajib!

28 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.