Belakangan terjadi simpang siur berita perekrutan CPNS 2026. Ada yang memprediksi dengan kondisi APBN hari ini berat rasanya untuk merekrut pegawai baru. Tapi ada pula yang mengatakan pemerintah tetap akan membuka perekrutan ASN, mengingat mereka memang sedang membutuhkan tenaga segar.
Bagi kalian yang ingin mendaftar tes CPNS, saran dari saya, sebaiknya coba berpikir dua kali. Terlebih jika kalian sudah punya karir yang mentereng di pekerjaan saat ini. Mungkin berpikirnya nggak cukup dua kali tapi malah ribuan kali.
Soalnya, jadi ASN hari ini nggak kayak dulu lagi. Dulu kan jadi abdi negara terkenal dengan kondisi yang stabil. Sampai-sampai banyak orang tua yang ingin punya mantu seorang PNS.
Efisiensi anggaran bikin ASN merana
Tentu kalian sudah tahu dong kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan sejak tahun lalu. Imbas kebijakan ini sangat-sangat besar bagi kantor pemerintahan, hingga membuat instansi pemerintah perlu melakukan berbagai penyesuaian.
Kalau penyesuaiannya masih dalam koridor positif sangat bisa diterima. Misal lantaran efisiensi maka ASN tidak lagi rapat di hotel-hotel berbintang, cukup menggunakan aula atau ruangan kantornya saja. Atau, ASN nggak perlu lagi sering-sering perjalanan dinas ketika ingin koordinasi dan komunikasi dengan kantor pemerintah lain, cukup lewat daring saja.
Akan tetapi, ada penyesuaiannya yang malah bikin buruh negara kurang optimal dalam bekerja. Contohnya, gara-gara pemangkasan anggaran ada lho instansi pemerintah yang kesulitan bayar listrik. Padahal kebutuhan listrik ini vital untuk menyalakan komputer, printer, dan perangkat lain yang menunjang produktivitas. Apa jangan-jangan ASN hari ini disuruh kembali ke zaman mesin ketik lagi?
Transfer dana ke daerah dipangkas
Saya rasa yang paling besar kena efek efisiensi anggaran adalah Pemda. Sebab, dana transfer dari pusat ke daerah turut dipangkas. Sementara kondisinya saat ini nggak sedikit Pemda yang mengandalkan dana transfer tersebut.
Dana itu biasanya dimanfaatkan untuk pembangunan dan peningkatan layanan publik. Seperti pengaspalan jalan, perbaikan sekolah, dan peningkatan fasilitas kesehatan. Kalian tahu kan apa pengaruhnya jika semua anggaran itu terbatas?
Yak betul, kepuasaan masyarakat terhadap layanan publik bakal menurun. Pelayanan dan pekerjaan ASN untuk masyarakat pun kurang maksimal. Bisa jadi nanti Pemda juga bakal menerima gelombang kritik yang dahsyat dari masyarakat.
Baca halaman selanjutnya
Ada wacana PPPK bakal dirumahkan
Kamu tahu nggak kenapa ASN disebut pekerjaan paling stabil? soalnya, dulu menjadi ASN itu nyaris nggak mungkin dipecat. Kendati proses pemecatan ASN hari ini nggak sesulit dulu ya.
Namun, saat ini udah nggak ada lagi tuh istilah ASN nggak mungkin dipecat. Sekarang malah ada wacana PPPK bakal dipecat. Bahkan kabarnya ada Pemda yang akan merumahkan ribuan PPPK-nya.
Lagi-lagi ini terjadi karena efisiensi anggaran. Ketika dana transfer ke daerah dipangkas, Pendapatan Asli Daerah (PAD) stagnan dan adanya batas atas belanja pegawai sebesar 30 persen dari APBD mulai tahun depan, membuat Pemda terpaksa merumahkan para PPPK karena kini cukup banyak Pemda yang belanja pegawainya melebihi 30 persen. Malahan ada yang hampir setengah APBD-nya dialokasikan untuk belanja pegawai.
BACA JUGA: Tunjangan Kinerja buat ASN, Beban Kerja buat Honorer, di Mana Adabmu?
Ada kemungkinan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN dipotong
Jika dengan merumahkan PPPK nggak cukup membuat Pemda bisa menaati aturan maksimal belanja pegawai 30 persen tahun depan, ada kemungkinan TPP ASN bakal terancam. Tapi, nggak usah terlalu risau, Gaes. Menurut keyakinan saya tambahan penghasilan tersebut nggak sampai dihilangkan kok.
Paling mentok pimpinan Pemda bakal memotong TPP ASN. Tinggal dilihat aja berapa persen yang bakal dipotong. Bila jumlahnya sampai puluhan persen pasti bakal kerasa banget di dompet pegawai.
FYI, bagi ASN Pemda, TPP merupakan poin penting untuk menjaga kelayakan upah mereka. Andai ASN Pemda hanya dapat gaji pokok yang imut-imut itu, saya rasa bakal amsyong. Belum lagi sudah banyak ASN Pemda yang gaji pokoknya langsung dipotong kredit.
Gimana? Apa kamu masih minat untuk daftar tes CPNS 2026 jika dibuka? Saran saya sih coba dipikirkan baik-baik dulu ya. Jangan sampai kamu menyesal di kemudian hari.
Buat kamu yang nggak mau daftar CPNS tapi dipaksa terus sama orang tua untuk ikut, kirimin saja link tulisan ini ke mereka. Supaya mereka tahu bahwa ASN zaman sekarang beda dengan zaman dulu.
Penulis: Ahmad Arief Widodo
Editor: Rizky Prasetya
BACA JUGA Serba Salah Jadi ASN: Terlalu Rajin Dibilang Cari Muka, Terlalu Santai Dicap Pemalas
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
