Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kecantikan

Pertanyaan yang Harus Dijawab Sebelum Ikut Gaya Hidup Mandi Sekali Sehari ala Tasya Farasya

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
6 Oktober 2021
A A
Pertanyaan yang Harus Dijawab Sebelum Mengikuti Gaya Hidup Mandi Sekali Sehari ala Tasya Farasya terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah video beredar di media sosial bilang kalau Tasya Farasya jarang mandi. Blio hanya mandi sehari sekali. Ya nggak masalah. Lha, kalau kamu mau ikut-ikutan blio, coba dulu jawab pertanyaan ini!

Dari dulu, simbah, orang tua, dan guru-guru di sekolah mengajarkan kita untuk mandi setidaknya dua kali sehari. Coba saja kalau sampai ketahuan mandi cuma sekali sehari, bisa-bisa emak Malin Kundang bangkit dari kubur, mewakili emak di rumah, mengutuk kita jadi batu. Belum lagi stigma jorok dan pemalas yang kemudian disematkan di dahi orang-orang yang abot banget untuk urusan mandi. Wes lah. Pokoknya mandi itu ya harus dua kali sehari. Titik.

Lalu, bagaimana jika kemudian ada seorang influencer—selebgram atau apalah itu namanya—yang followers-nya hampir separuh jumlah warga Jakarta, tiba-tiba membocorkan kebiasaan mandi dia yang hanya sehari sekali? Apa kemudian dia dirundung? Dicap jorok dan pemalas? Dikutuk oleh emaknya Malin Kundang? Sayangnya, tidak. Karena yang sedang kita bicarakan adalah Tasya Farasya, yang memiliki privilese dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Sontak, pengakuan Tasya Farasya soal mandi sehari sekali, yakni hanya di malam hari, membuat followers-nya terinspirasi untuk melakukan hal yang sama. Apalagi doi mengeklaim kulitnya jadi makin sehat dan cantik setelah mandi sehari sekali.

Wow, bukankah testimoni dari Mbak Tasya Farasya ini serupa angin surga bagi kita-kita yang memandang mandi pagi sebagai seorang musuh?

Realitanya jelas nggak akan semudah itu.  Setidaknya ada satu pertanyaan yang harus kita jawab sebelum jadi makmum Tasya Farasya dalam urusan mandi, yaitu: siapa sih elo?

Yap, memang menyebalkan. Bahkan, untuk sekadar urusan mandi saja latar belakang seseorang itu penting. Gini, lho, maksud saya. Tasya Farasya itu oke-oke saja kalau nge-skip mandi pagi. Kan rumahnya ber-AC dari ujung ke ujung. Keringat penyebab bau badan pun minder singgah di sana. Jadi, ya nggak masalah kalau selanjutnya hanya cuci muka dan sikat gigi. Horang kaya gitu, lho.

Tapi, kalau kamar kita masih mengandalkan udara yang keluar masuk dari lubang angin yang cuma seuprit, ya wassalam. Tahu sendiri, kan, cuaca di Indonesia ini seperti apa? Panas, Dear, panas. Bangun tidur berasa kayak habis pulang dari sauna. Keringetan atas bawah. Apalagi kalau pagi harinya harus berurusan dengan pekerjaan domestik yang lagi-lagi meningkatkan produksi keringat. Mulai dari menyapu, menyiapkan sarapan, cuci piring, dll. Fix. Pliket tuh badan. Dan yang kayak gitu mau melewatkan mandi pagi? Yakin betah? Eh, ralat. Kamunya mungkin betah, tapi kasihan orang-orang sekelilingmu yang harus terzalimi karena bau apek yang menguar dari pori-pori kulitmu.

Baca Juga:

4 Hal yang Biasa di Jerman, tapi Luar Biasa di Indonesia

5 Dosa yang Sering Dilakukan Saat Mandi

Tasya Farasya juga nggak masalah mandi sehari sekali karena pekerjaan dia yang jauh dari kata kasar dan kotor. Lha, siapa sih elo? Masih jadi budak korporat, kan? Masih kaki di kepala, kepala di kaki, kan? Ya sudah, jangan disamakan dengan Tasya Farasya, bahkan untuk persoalan mandi sekalipun. Jauh, Gaes.

Legowo saja, mungkin takdir kita memang mandi minimal dua kali sehari seperti petuah simbah, orang tua, dan para guru kita terdahulu. Perkara si Tasya bilang mandi sering-sering bisa mengikis kandungan minyak alami di tubuh dan bikin kulit kering, bodo amat. Tasya pasti nggak tahu, bagi banyak orang mandi justru begitu berharga. Di pagi hari, aliran air yang membasahi kulit, wangi aroma sabun dan sampo adalah bekal untuk memulai hari. Pun saat sore tiba. Tiap guyurannya ada harapan agar yang dibawa air bukan hanya kotoran di tubuh, tapi juga semua lelah dan penat setelah seharian melawan dunia.

Sumber Gambar: YouTube Tasya Farasya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: manditasya farasya
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

5 Dosa yang Sering Dilakukan Saat Mandi Terminal Mojok

5 Dosa yang Sering Dilakukan Saat Mandi

6 Januari 2023
Hal-hal Nggak Biasa di Jerman yang Bikin Orang Indonesia Kaget: Mulai dari Selai Berry buat Cocolan Ayam sampai Anjing yang Jadi Penumpang di Metro

4 Hal yang Biasa di Jerman, tapi Luar Biasa di Indonesia

7 September 2023
mandi pakai shower atau gayung mojok

Mandi Pakai Gayung vs Mandi Pakai Shower, Mana yang Lebih Unggul?

12 September 2020
Gayung Bentuk Love: Sering Dihina, tapi Justru Paling Fungsional terminal mojok.co

Gayung Bentuk Love: Sering Dihina, tapi Justru Paling Fungsional

16 Desember 2020
Ribetnya Urusan Mandi di Jepang Terminal Mojok

Ribetnya Urusan Mandi di Jepang

3 Maret 2022
Tidak Cuma Rendah Minat Baca, Ternyata Masyarakat Indonesia Juga Rendah dalam Memaknai Informasi

Tidak Cuma Rendah Minat Baca, Ternyata Masyarakat Indonesia Juga Rendah dalam Memaknai Informasi

21 Desember 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

15 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

UT, Kampus Terbaik Tempat Mahasiswa Tangguh yang Diam-diam Berjuang dan Bertahan Demi Masa Depan

19 Januari 2026
Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas Mojok.co

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

14 Januari 2026
5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok  Mojok.co

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

18 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.