Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Persoalan Terminal Purabaya Sidoarjo di Tengah Kemegahannya

Akbar Mawlana oleh Akbar Mawlana
28 Mei 2023
A A
Terminal Purabaya Sidoarjo (Unsplash)

Terminal Purabaya Sidoarjo (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Yang membuat hati saya miris dari persoalan Terminal Purabaya Sidoarjo adalah infrastruktur jalannya sudah banyak berlubang dan bergelombang. Kenapa saya miris? Soalnya, pemerintah itu mampu membangun terminal yang megah. Tapi, masak membenarkan jalan yang rusak saja tidak mampu?

Kerusakan jalan di terminal terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama berada di daerah pintu masuk kedatangan bus. Bagian kedua, berada di daerah pintu keluar bus. 

Keberadaan jalan rusak di daerah pintu masuk kedatangan memberikan ketidaknyamanan bagi pengguna terminal. Lantaran membuat penumpang bus duduknya tidak nyaman. Sebab, dengan jalan yang berlubang dan bergelombang, jalannya bus menjadi tidak stabil. 

Jalan rusak di daerah pintu masuk kedatangan bus juga membuat tidak nyaman orang-orang yang menjemput dan mengantar orang di Terminal Purabaya Sidoarjo. Mereka harus hati-hati. Lebih-lebih pada pengguna sepeda motor. Kalau mengendarai sepeda motornya tidak fokus dan dengan kecepatan tinggi, bukan tidak mungkin akan menyebabkannya tersungkur.

Dari segi estetika juga tidak nyaman dipandang mata. Soalnya, di daerah pintu masuk kedatangan bus, tertanam berbagai tumbuhan dan pepohonan. Jadi, pandangan mata menjadi risih dengan adanya jalan berlubang dan bergelombang. Ketidaknyamanan mata semakin menjadi-jadi kalau di musim hujan, lantaran air akan tergenang dan warnanya hitam kecokelatan. 

Sebenarnya, tidak jauh berbeda dengan dampak ketidaknyaman akibat jalan rusak di daerah pintu keluar bus. Jalan yang rusak membuat penumpang bus menjadi tidak nyaman duduknya. Sebab, bus berjalan dengan kondisi tidak stabil, seperti menaiki gunung, turuni lembah. 

Petugas yang kurang tegas

Persoalan lainnya di Terminal Purabaya Sidoarjo adalah tidak adanya sikap tegas dari petugas terminal. Bisa dilihat dari banyaknya pengguna sepeda motor yang menyerobot jalan keluarnya bus. Ini bisa terjadi karena di daerah jalan keluarnya bus, terdapat gerbang kecil yang menjadi jalan tikus bagi pengguna sepeda motor dari arah Surabaya. 

Warga Surabaya biasanya lebih sering menggunakan jalan tikus karena selain menghindari keberadaan polisi, juga lebih hemat waktu. Soalnya, tidak ada lampu merah di sana. Permasalahannya, keberadaan pengguna sepeda motor tadi akan melawan arah bus yang akan keluar dari Terminal Purabaya Sidoarjo. 

Baca Juga:

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Memang, pihak terminal sudah memberikan rambu larangan sepeda motor dilarang melintas. Cuman, tahu sendiri kan kalau orang Indonesia tidak takut rambu. 

Harusnya, petugas terminal menjaga jalanan di jalan keluarnya bus. Tujuannya, agar pengendara motor merasa takut dan tidak mau melintasi lagi. 

Sebenarnya, petugas terminal sudah pernah menjaga. Cuman, menjaganya tidak permanen. Alhasil, para pengendara sepeda motor kembali lagi melintasi jalan keluarnya bus. 

Sopir yang berhenti semaunya sendiri

Ketidaktegasan petugas Terminal Purabaya Sidoarjo juga terjadi dalam menindak sopir bus yang berhenti sembarangan di gerbang pintu keluar untuk mengangkut penumpang. Padahal, sudah ada rambu dilarang berhenti. Akibatnya, membuat laju bus di belakangnya terhenti, sehingga akan menimbulkan macet. 

Ulah sopir mengangkut penumpang sembarangan juga terjadi tidak jauh di dekat gerbang pintu keluar terminal, yakni sekitaran jalan menuju Bundaran Cito. Akibatnya, membuat macet kendaraan di sekitar jalan raya. 

Sebenarnya, petugas terminal Purabaya sempat melakukan tindakan dengan mendatangi sopir bus yang berhenti sembarangan. Namun, lagi-lagi tindakan petugas terminal Purabaya masih berjalan setengah-setengah. 

Selama saya menggunakan bus di Terminal Purabaya Sidoarjo, hanya tiga kali melihat petugas terminal melakukan tindakan kepada sopir yang berhenti sembarangan. Sisanya, saya tidak pernah melihat penindakan petugas terhadap sopir bus yang berhenti sembarangan. 

Semoga saja pengelolah Terminal Purabaya Sidoarjo lebih bersikap cekatan, lincah, dan cepat menangani persoalan dari jalan rusak dan ketidaktegasan petugasnya.

Penulis: Akbar Mawlana

Editor: Yamadipati Seno 

BACA JUGA Tak Ada yang Lebih Tabah dari Pengguna Jalan Perempatan Gedangan Sidoarjo

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 Mei 2023 oleh

Tags: SidoarjoSurabayaTerminal PurabayaTerminal Purabaya SidoarjoTerminal Purabaya Surabaya
Akbar Mawlana

Akbar Mawlana

Alumni S1 Sosiologi dan sekarang menjadi pegiat literasi. Suka menulis isu sosial.

ArtikelTerkait

Gombloh dan Revolusi Melankolik Lewat Musik MOJOK.CO

Gombloh dan Revolusi Melankolik Lewat Musik

13 Agustus 2020
Panduan Membedakan Kota dan Kabupaten Pekalongan biar Nggak Salah Lagi! Terminal Mojok

Alasan Kota Pekalongan Layak Jadi Kota Bisnis

30 Desember 2020
Culture Shock Orang Jogja Saat Merantau ke Surabaya

Surabaya Itu Romantis kalau Malam, kalau Siang Jangan Harap!

5 Oktober 2023
5 Kuliner Ekstrem yang Bisa Dijumpai di Surabaya Terminal Mojok

5 Kuliner Ekstrem yang Bisa Dijumpai di Surabaya

10 Juli 2022
Surabaya Klaim Tempat-tempat Penting Milik Sidoarjo, Mulai dari Bandara hingga Sekolah Mojok.co

Surabaya Klaim Tempat-tempat Penting Milik Sidoarjo, Mulai dari Bandara hingga Sekolah

12 April 2024
Delta Plaza Surabaya, Mall Sejuta Umat di Surabaya Mengalahkan Royal Plaza dan BG Junction

Delta Plaza Surabaya, Mall Sejuta Umat di Surabaya Mengalahkan Royal Plaza dan BG Junction

30 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jakarta Selatan Isinya Nggak Cuma Blok M, Ada Pasar Minggu yang Asyik Nggak Kalah Asyik Dikulik Mojok.co

Pasar Minggu Harus Ikuti Langkah Pasar Santa dan Blok M Square kalau Tidak Mau Mati!

4 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental

2 Februari 2026
Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.