Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Persimpangan di Kediri yang Terlihat Baik-baik Aja, tapi Aslinya Mengancam Nyawa

Achmad Fauzan Syaikhoni oleh Achmad Fauzan Syaikhoni
7 Juli 2024
A A
4 Persimpangan di Kediri yang Terlihat Baik-baik Aja, tapi Aslinya Mengancam Nyawa Mojok.co

4 Persimpangan di Kediri yang Terlihat Baik-baik Aja, tapi Aslinya Mengancam Nyawa (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pengendara jangan terlena dengan jalanan dan persimpangan di Kediri, terlihat aman-aman saja, tapi sebenarnya berbahaya. 

Selama bertahun-tahun merantau ke Kediri, sangat sulit bagi saya untuk berdamai dengan kondisi lalu lintas di sana. Sudah berkali-kali saya jadi korban kekacauan jalanan di Kota Tahu itu. Penyebabnya beragam, mulai dari remuknya aspal, pengendara brengsek, hingga lampu penerangan yang nggak berfungsi. 

Belakangan saya baru menyadari, kekacauan lalu lintas Kediri kebanyakan terjadi di persimpangan. Bagi kalian yang baru satu atau dua kali menjajal jalanan Kota Kediri, kesemrawutan ini mungkin belum begitu terasa. Namun, kalau kalian sudah beberapa waktu hidup di sini, saya yakin kalian akan ikut gemas. Persoalan atau permasalahan lalu lintas yang sudah menahun, tapi nggak kunjung menemukan solusi. 

Bagi kalian yang baru merantau atau akan mampir ke Kediri, saya sarankan untuk mewaspadai beberapa titik perempatan, saya sarankan untuk fokus ketika melintas supaya nyawa tetap aman. 

#1 Pertigaan di depan Monumen Lokomotif Uap PG Pesantren

Persimpangan berbahaya pertama adalah pertigaan yang berlokasi di antara Jalan Mauni dan Jalan Totok Kerot, Kecamatan Pesantren, Kabupaten Kediri. Lokasi pastinya, pertigaan di depan Monumen Lokomotif Uap PG Pesantren. Pertigaan ini cukup ramai oleh kendaraan berat karena dekat dengan pabrik gula dan jadi jalur keluar-masuk arah Simpang Lima Gumul.

Sebenarnya jalan ini cukup mulus, aspalnya tidak ada yang berlubang. Hanya saja, pertigaan ini tetap berbahaya karena jalannya yang sempit. Selain itu, pertigaan ini tidak ada lampu lalu lintas maupun Pak Ogah yang biasa membantu arus lalu lintas. Kalian patut waspada ketika melintas, terutama dari arah utara ke barat atau sebaliknya. Sebab, di area situ banyak sekali ruko dan rumah yang menghalangi penampakan jalan. Saran saya mending pelan-pelan dan klakson aja ketika dari arah utara mau belok ke barat dan sebaliknya.

#2 Perempatan Kakso Ngronggo depan Warkop Bestie

Persimpangan berbahaya lainnya adalah perempatan di depan Warkop Bestie, tepatnya di Jalan Super Semar, Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri. Perempatan ini biasa dikenal oleh warga Kediri sebagai Perempatan Kakso Ngronggo. Saya kurang memahami asal usul penamaan titik tersebut. Yang jelas, perempatan ini selalu ramai kendaraan karena dekat dengan Pasar Ngronggo, kampus IAIN Kediri, juga sebagai jalur bus antar kota.

Sebenarnya dari sisi kemulusan dan lebar jalan, titik ini sama sekali nggak ada masalah. Persoalan datang dari pengendara brengsek dan lampu merah yang cukup lama. Orang-orang yang nggak sabaran biasanya main asal terobos yang akhirnya mengakibatkan kecelakaan. 

Baca Juga:

Bukan Malang, Pengendara dengan Refleks Terbaik Itu Ada di Banyuwangi. Tak Hanya Jalanan Berlubang, Truk Tambang pun Dilawan

Patung Macan Putih, Ikon Wisata Baru Kediri yang Menarik Wisatawan

Kalau kalian lewat Perempatan Kakso Ngronggo ini, saran saya persiapkanlah kesabaran dan iman setebal-tebalnya. Kesabaran untuk menunggu traffic light dan iman untuk tidak tergoda mengikuti kelakuan pengendara brengsek. Kendati situasi lalu lintasnya lagi sepi, tetaplah bersabar dan kuatkan iman. Saya pernah menerobos traffic light di tengah malam yang sepi, saya kira sudah nggak ada kendaraan di jam segitu. Keliru, ternyata pada saat itu ada bus Harapan Jaya yang menerobos juga, kendaraan saya hampir menabrak pinggang bus. 

#3 Persimpangan Terminal Lama, perempatan yang terlihat seperti pertigaan

Pertigaan Terminal Lama di Jalan Panjaitan, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kabupaten Kediri juga patut diwaspadai. Volume kendaraan yang melintas di titik ini cukup ramai. Maklum saja, lokasinya yang dekat dengan Super Indo Panjaitan dan Terminal Lama (yang sekarang jadi terminal kargo).

Seperti penyakit kebanyakan persimpangan di Kediri, pengguna jalan yang melintas di jalan ini ugal-ugalan dan gemar menerobos traffic light. Selain itu, kebanyakan pengendara nggak sadar kalau pertigaan Terminal Lama ini sebenarnya perempatan. Lho kok bisa?

Sekali lagi saya nggak tahu, dari dulu namanya memang pertigaan. Namun, pertigaan Terminal Lama ini memang punya empat lajur dan traffic light. Lajur yang sering kali tidak disadari pengendara adalah lajur bagian timur. Sebab, lajur bagian timur ini jalannya cukup sempit, tertutup pula sama rumah-rumah di sisi kanan-kirinya.

Pengendara dari arah utara dan selatan cukup sering menerobos traffic light ini. Mereka nggak sadar kalau ada traffic light dari arah timur yang sedang menyala. Kalau kalian melintasi persimpangan ini, saya saran jangan gegabah sekalipun lalu lintasnya terkesan sepi. Sadarilah bahwa Pertigaan Terminal Lama sebenarnya adalah perempatan.

#4 Persimpangan Bence yang ramai

Persimpangan berbahaya di Kediri yang terakhir adalah Perempatan Bence. Lokasinya ada di Jalan Kapten Tendean, Kelurahan Ngronggo Kecamatan Kota, Kota Kediri. Dibanding persimpangan-persimpangan yang sudah saya jelaskan di atas, perempatan Bence adalah yang paling ramai. Maklum, ada banyak sekali outlet di persimpangan ini.  Warga Kediri memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di kawasan ini. 

Kesalnya, sudah tahu persimpangannya begitu ramai, kok ya masih ada pengendara yang nggak tertib lalu lintas. Cara mereka menerobos itu sebenarnya nggak brutal; selalu di pinggir jalan dan nggak dari arah berlawanan. Mereka itu seperti merasa nyaman-nyaman saja kalau, misalnya, dari arah selatan menerobos ke arah barat, atau dari arah barat menerobos ke arah utara.

Kalau kalian lewat sini, saran saya jangan ikut-ikutan pengendara seperti ini deh. Jangan seperti saya, sebelum tobat dahulu, saya pernah berkali-kali hampir kecelakaan gara-gara mengikuti kelakuan mereka. Mending sabar saja. Toh durasi traffic light di Perempatan Bence juga nggak terlalu lama.

Di atas 4 persimpangan di Kediri yang terlihat wajar dan aman, tapi sebenarnya cukup berbahaya. Sekalipun jalanannya mulus dan lebar, tetaplah waspada ketika melintasi jalan ini ya. Percayalah, hari apes itu memang benar-benar tidak ada di kalender.

Penulis: Achmad Fauzan Syaikhoni
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Simpang Lima Gumul, Tempat Jahanam yang Kini Jadi Ikon Kebangaan Warga Kediri

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Juli 2024 oleh

Tags: kedirilalu lintaspengendarapersimpanganPersimpangan di Kediri
Achmad Fauzan Syaikhoni

Achmad Fauzan Syaikhoni

Pemuda setengah matang asal Mojokerto, yang selalu ekstase ingin menulis ketika insomnia. Pemerhati isu kemahasiswaan, lokalitas, dan hal-hal yang berbau cacat logika.

ArtikelTerkait

Pengalaman Tinggal di Kos Per Jam Kediri: Tempat Rapi, tapi Selalu Melihat Maksiat Setiap Hari

Pengalaman Tinggal di Kos Per Jam Kediri: Tempat Rapi, tapi Selalu Melihat Maksiat Setiap Hari

6 September 2025
lampu merah

Ini Loh Faedahnya Lampu Merah Berdurasi Lama

30 September 2019
6 Rekomendasi Warung Makan Enak di Bawah 10 Ribu di Sekitar Kampus IAIN Kediri Khusus untuk Maba

6 Rekomendasi Warung Makan Enak di Bawah 10 Ribu di Sekitar Kampus IAIN Kediri Khusus untuk Maba

19 Juli 2024
Bakso Kasar Cak Ri, Kuliner Unik di Kota Kediri yang Mampu Menyatukan Proletar dan Borjuis

Bakso Kasar Cak Ri, Kuliner Unik di Kota Kediri yang Mampu Menyatukan Proletar dan Borjuis

24 Januari 2024
Budaya Klakson di Lampu Merah Ternyata Ada Gunanya Meskipun Berisik terminal mojok.co

Budaya Klakson di Lampu Merah Ternyata Ada Gunanya Meskipun Berisik

4 Desember 2020
Kediri Semakin Maju, tapi Warga Sulit Sejahtera karena Banyak yang Digaji Tak Sesuai UMR

Kediri Semakin Maju, tapi Warga Sulit Sejahtera karena Banyak yang Digaji Tak Sesuai UMR

4 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali

6 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.