Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Persetan dengan Table Manner, Membersihkan Piring dengan Potongan Roti Adalah Penghargaan Tertinggi bagi Koki

Bachtiar Mutaqin oleh Bachtiar Mutaqin
11 Maret 2021
A A
Persetan dengan Table Manner, Membersihkan Piring dengan Potongan Roti Itu Sungguh Nikmat terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Tempo hari kawan saya menulis cerita di dinding Facebook-nya tentang apa yang dia alami saat makan malam di restoran Italia favoritnya. Saat itu, dia memesan pizza dan beef lasagna untuk menu makan malam. Dia menikmati pizzanya langsung dengan tangan, ndak pakai pisau, garpu, dan tetek bengek lainnya itu. Alih-alih ingat table manner, blio membersihkan sisa krim dan saus dari lasagna yang masih tersisa di piring dengan potongan roti.

Saat sedang asyik membersihkan piringnya, sekumpulan anak muda di meja sebelah ternyata dari tadi mengamati dan membicarakan teman saya tersebut. Mereka heran dengan cara makan teman saya, karena di restoran mahal kok makan pizza pakai tangan. Sudah gitu makannya tak bersisa lagi karena sudah dibersihkan dengan roti. Dibilang kampungan dan jorok, bahkan ada yang mengambil foto secara diam-diam. Bukannya berburuk sangka, tapi pasti untuk diunggah pada media sosial dengan caption-caption yang merendahkan.

Saya pun meninggalkan komentar pada statusnya tersebut, “Yang jelas tidak ada dari mereka sing alumni Prancis atau Italia, Mas”. Agak jumawa tapi biarlah, toh pada kenyataannya orang-orang Prancis dan Italia yang saya temui ya makan pizza dan membersihkan sisa saus di piring dengan roti. Ndak usah jauh-jauh ke Eropa lah, saya pun kalau makan nasi Padang atau makanan bersaus, piringnya bisa sampai mengkilap tak sapu bersih pakai jari atau lauk yang tersisa.

Saya rasa sudah banyak yang membahas tentang kelebihan makan langsung dengan tangan. Selain membuat suasana di ruang makan menjadi lebih hangat, makan langsung dengan tangan juga dianggap jauh lebih sehat karena tubuh akan lebih peka terhadap makanan sebagai respons pertemuan antara saraf-saraf di ujung jari dengan makanan yang disantap.

Nah, perkara membersihkan sisa-sisa makanan dengan roti ini yang mungkin masih kontroversial bagi beberapa orang. Saya pribadi 99,9 persen selalu melakukan hal tersebut. Rasanya seperti melakukan dosa besar apabila menyia-nyiakan semua kuah atau saus enak yang sudah tersaji. Sisa 0,1 persennya adalah kejadian yang sangat, sangat langka. Bahkan saya pun hampir ndak bisa mengingat kapan saya ndak melakukan pembersihan piring.

Dulu saya pernah tanya ke kawan-kawan saya di Prancis dan Italia, kenapa kok mereka cenderung melakukan hal tersebut. Menurut penuturan kawan-kawan saya, kegiatan pembersihan piring adalah suatu pujian untuk si juru masak, menandakan bahwa hasil masakannya sangat lezat sehingga tidak ada yang tersisa, walau hanya setetes. Selain itu, pembersihan piring juga sangat membantu petugas cuci piring di dapur. Pantesan dulu tiap kali makan di restoran kok selalu ada roti baguette dan pain. Ya fungsinya ternyata untuk itu.

Lagi pula, kalau saya yang jadi juru masaknya, tentu akan sangat bahagia melihat orang melakukan hal tersebut terhadap karya masakan saya. Pembersihan piring adalah penghargaan tertinggi yang dapat kita lakukan sebagai sebuah apresiasi terhadap karya si juru masak. Sejauh ini sih, belum ada koki atau pelayan yang protes ke saya, kenapa kok piringnya selalu ke dapur dalam keadaan bersih walafiat. Atau mungkin setidaknya belum, ya?

Buat kalian yang belum pernah mencoba, saya sangat menyarankan untuk melakukannya. Dan hal yang paling penting dalam melakukan pembersihan piring adalah tekniknya. Jangan, misalnya, melakukan pembersihan piring dengan satu tangkup roti tawar. Kegedean, Bos! Disobek dulu itu rotinya, baru kemudian dioleskan ke piring yang masih ada sisa-sisa saus atau krim. Kalau studi kasus masakan Indonesia, ya rotinya bisalah diganti sama lauk pauk seperti ayam, tempe, tahu, telur, dan sejenisnya. Ingat, potong kecil-kecil sebagai bentuk kesopanan.

Baca Juga:

Pengalaman Pertama Makan di Restoran Fine Dining: Pelayanan, Menu, Harga Semuanya Bikin Syok

MasterChef Indonesia, Ajang Pencarian Bakat yang Semakin Kehilangan Sentuhan

Jadi, pinggirkan dulu tetek bengek table manner. Gunakan tangan kalian, nikmati kelezatan sisa saus, krim, atau bumbu di piringmu itu. Maka hal ini lebih baik bagimu jika kalian mengetahui.

BACA JUGA Pengalaman Table Manner dan Pembuktian Restoran Mahal Porsinya Sedikit dan tulisan Bachtiar Mutaqin lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Maret 2021 oleh

Tags: kokitable manner
Bachtiar Mutaqin

Bachtiar Mutaqin

Bapak-bapak yang malas mandi.

ArtikelTerkait

Pengalaman Pertama Makan di Restoran Fine Dining: Pelayanan, Porsi, Harga Semuanya Bikin Syok Mojok.co

Pengalaman Pertama Makan di Restoran Fine Dining: Pelayanan, Menu, Harga Semuanya Bikin Syok

8 November 2025
Suka Duka Jadi Juru Masak untuk Buka Puasa di Bulan Ramadan terminal mojok

Suka Duka Jadi Juru Masak untuk Buka Puasa Selama Bulan Ramadan

11 Mei 2021
MasterChef Indonesia, Ajang Pencarian Bakat yang Semakin Kehilangan Sentuhan

MasterChef Indonesia, Ajang Pencarian Bakat yang Semakin Kehilangan Sentuhan

9 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026
Apa yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

Apa sih yang Bisa Dibanggakan dari Daihatsu Ayla 2018? Sebiji Kaleng Susu Diberi Roda kok Dibanggakan

11 Maret 2026
Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Pahit (Unsplash)

Lebaran Membosankan Adalah Fase Pendewasaan yang Lebih Pahit dari Obat Puyer

12 Maret 2026
Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan (Unsplash)

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

9 Maret 2026
5 Fakta Menarik tentang Kebumen yang Tidak Diketahui (Unsplash)

Liburan di Kebumen Itu Aneh, tapi Justru Bisa Jadi Pilihan yang Tepat buat Kita yang Muak dengan Kota Besar

10 Maret 2026
4 Tips Menikmati Lumpia Semarang Tanpa Terganggu Bau Pesing dari Rebungnya Terminal

4 Tips Menikmati Lumpia Semarang Tanpa Terganggu Bau Pesing dari Rebungnya

9 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha
  • Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit
  • Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja
  • Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina
  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.