Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Warga Kendal Sudah Sepatutnya Bersyukur Punya Perpustakaan Daerah dengan Fasilitas Bagus dan Nyaman

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
8 September 2024
A A
Warga Kendal Sudah Sepatutnya Bersyukur Punya Perpustakaan Daerah dengan Fasilitas Bagus dan Nyaman

Warga Kendal Sudah Sepatutnya Bersyukur Punya Perpustakaan Daerah dengan Fasilitas Bagus dan Nyaman (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Meski Kendal kalah pamor dibanding daerah lain di Jawa Tengah, setidaknya kabupaten ini punya Perpustakaan Daerah yang bisa dibanggakan.

Rendahnya tingkat literasi di Indonesia jadi salah satu masalah krusial yang terus menghantui. Persoalan ini tiap tahunnya makin parah. Salah satu bukti rendahnya tingkat literasi bisa dilihat dari data UNESCO yang menyebutkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen. Hal itu mengindikasikan bahwa dari 1000 orang, hanya 1 orang di antaranya yang minat membaca. Semua itu diperparah dengan kehadiran gadget yang memberikan semua informasi tanpa perlu repot-repot membaca.

Salah satu penyebab minimnya minat membaca masyarakat Indonesia adalah terbatas dan sulitnya akses terhadap buku. Apa pun jenis bukunya. Perpustakaan yang kalau di negara lain jadi media yang menghubungkan orang-orang dengan buku, di Indonesia keberadaannya sangat terbatas. Hanya ada di kota-kota besar atau di universitas.

Tentunya kondisi tersebut membuat akses terhadap buku mengalami ketimpangan antara kota yang punya perpustakaan dan toko buku dengan daerah yang keberadaan toko buku saja sudah susah, apalagi perpustakaan.

Beruntungnya, Kabupaten Kendal, meski statusnya hanya daerah medioker yang pamornya sering kalah dengan daerah-daerah lainnya di Jawa Tengah, punya perpustakaan daerah yang bisa diakses gratis oleh masyarakat. Hal ini patut diapresiasi.

Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal mencatat rekor MURI sebagai gedung perpustakaan terluas

Perpustakaan Daerah Kendal mulai dirancang pada tahun 2020 dan resmi beroperasi pada tahun 2022. Keberadaan perpustakaan ini sempat direspons sinis oleh beberapa kalangan karena menelan anggaran lebih dari Rp10 miliar. Meski begitu, proses pembangunan tetap berjalan hingga akhirnya diresmikan oleh Bupati Dico dan menjadi salah satu destinasi favorit bagi masyarakat Kendal.

Setelah diresmikan, Perpusda Kabupaten Kendal memperoleh rekor MURI sebagai gedung perpustakaan terluas yang mencapai 4.060 meter persegi di tingkat daerah. Hal ini pun ditambah dengan anggapan bahwa perpustakaan ini jadi bagunan perpustakaan tingkat daerah yang paling megah se-Indonesia. Tentu ini sebatas klaim yang bisa diperdebatkan, tapi setidaknya, secara tampilan dan fasilitas, perpustakaan inimemang sangat memadai dan memanjakan pengunjung.

Tampak luar, perpustakaan ini punya halaman yang sangat luas sehingga biasanya digunakan untuk bermain oleh warga sekitar. Tidak ada larangan atau batasan, asalkan para pengunjung tidak merusak fasilitas dan membuang sampah sembarang. Biasanya halaman depan ini sangat ramai ketika sore hari.

Baca Juga:

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

Desa Sriwulan Kendal Bangkit Tanpa Berisik, Kini Menjadi Desa Wisata dengan Omzet Hampir Rp1,5 Miliar per Tahun

Bangunan Perpustakaan Daerah Kendal terdiri dari dua lantai. Luas bangunan lantai satu adalah 1.152 meter persegi dan lantai dua seluas 932 meter persegi.

Di lantai satu terdapat ruang utama dengan rak-rak yang isinya koleksi buku berjumlah hingga 40 ribu dengan topik yang sangat beragam. Ada ruang podcast dan rapat yang bisa dimanfaatkan dengan prosedur perizinan yang tidak ribet. Ada pula ruang baca digital, ruang diskusi, ruang baca lansia, ruang pameran, ruang baca dan bermain anak, serta dilengkapi dengan musala.

Selain itu, ada ruang baca referensi dan ruang pustakawan. Bahkan, perpustakaan ini juga ramah disabilitas. Untuk mendukung kreativitas anak muda, terdapat co-working space yang bisa menjadi yang bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Di lantai atas, juga terdapat mini bioskop yang selalu dimanfaatkan oleh para pengelola untuk mengajak masyarakat sekitar menonton bersama film-film dalam dan luar negeri. Beberapa film yang diputar antara lain Tarung Sarung dan Bu Tejo Pergi ke Jakarta.

Kerap mengadakan kegiatan bagi warga Kendal

Ketika sedang pulang ke Kendal, saya sering ke Perpustakaan Daerah Kendal ini sekadar membaca atau menyelesaikan naskah-naskah Terminal Mojok dengan tenang. Daripada ke kafe harus merogoh kocek, ya mending ke perpustakaan, kan? Toh di perpustakaan ini juga disediakan WiFi gratis, kok.

Dalam beberapa kesempatan, perpustakaan daerah juga sering mengadakan kegiatan-kegiatan yang mengundang partisipasi aktif dari warga sekitar. Misalnya yang terbaru program MENYALA (Membaca Nyaring untuk Pembaca Pemula). Program ini jadi sarana literasi periodik tentang berbagai hal. Selain itu juga sering diselenggarakan bazar buku murah yang menawarkan banyak koleksi buku-buku menarik, khususnya buku-buku anak.

Media sosial Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal ini juga sangat aktif untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membaca. Postingan-postingan yang diberikan setidaknya menyadarkan warga kendal bahwa mereka punya privilege berupa perpustakaan yang punya fasilitas yang bagus.

Kehadiran perpustakaan daerah ini patut disyukuri oleh warga kendal. Di tengah sulitnya akses buku yang menimpa daerah lainnya, warga kendal telah disediakan perpustakaan yang lokasinya dekat dengan alun-alun, sehingga mudah dijangkau. Warga Kendal jadi punya ruang publik yang tenang, nyaman, dan terbebas dari orang-orang berbuat mesum. Setidaknya, perpustakaan steril dari hal-hal yang begitu.

Harapannya, Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal ini tetap dirawat dengan baik. Khawatirnya setelah ganti bupati, eh, perpustakaannya malah tidak diurus dan jadi bangkai peradaban seperti bangunan-bangunan lain di Kendal. Haduh repot.

Penulis: Muhamad Iqbal Haqiqi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pelabuhan Tanjung Kendal Digadang-gadang Jadi Pelabuhan Internasional, Berakhir Jadi Tempat Mancing.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 September 2024 oleh

Tags: Kabupaten KendalkendalPerpustakaanperpustakaan daerahperpustakaan Kendal
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Perpustakaan Harusnya Jadi Contoh Baik, Bukan Mendukung Buku Bajakan

Perpustakaan di Indonesia Memang Nggak Bisa Buka Sampai Malam, apalagi Sampai 24 Jam

26 Desember 2025
Banjir Kendal Persoalan yang Sudah Lama Ada dan Pemda Selalu Gagap Mengatasinya Mojok.co

Banjir Kendal Persoalan yang Sudah Lama Ada dan Pemda Selalu Gagap Mengatasinya

4 Februari 2025
skripsi ratusan halaman data skripsi kutipan dalam karya tulis skripsi dibuang mojok

Skripsi Bukan Dijual, Bisa Jadi Masuk Jadwal Retensi Arsip (JRA)

23 Juli 2020
Haramkah Memutar Musik di Perpustakaan?

Haramkah Memutar Musik di Perpustakaan?

7 Juli 2023
Jangan Punya Rumah Dekat Jalur Pantura kalau Nggak Siap Menghadapi Hawa Panas dan Truk Tronton "Nyasar" Mojok.co

Jangan Punya Rumah Dekat Jalur Pantura kalau Nggak Siap Menghadapi Hawa Panas dan Truk Tronton “Nyasar”

12 Juli 2024
Jangan Buka Warteg di Kendal, Dijamin Nggak Laris! Mojok.co

Jangan Buka Warteg di Kendal, Dijamin Nggak Laris!

2 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.