Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pengingat di Hari Ulang Tahun Jogja #HUT263Jogja

Annatiqo Laduniyah oleh Annatiqo Laduniyah
8 Oktober 2019
A A
jogja

jogja

Share on FacebookShare on Twitter

Pada hari Kamis pahing tanggal 13 Sura 1682 bertepatan dengan 7 Oktober 1756, Sri Sultan Hamengku Buwana I beserta keluarganya pindah atau boyongan dari Pesanggrahan Ambarketawan masuk ke dalam Kraton Ngayogyakarta. Momen kepindahan inilah yang dipakai sebagai dasar penentuan Hari Jadi Kota Yogyakarta. Jogja ulang tahun gaes~

Yogyakarta, kota yang kata orang-orang adalah kota istimewa, kota pelajar, kota yang ramah dengan segalanya yang serba murah. Tempat segala kenangan melebur, di jalanan padat Malioboro, keindahan alam di berbagai sudut desanya, atau pada cangkir-cangkir kopi di kedai-kedai yang menjamur. Yogyakarta memang telah dikenal dengan tempat yang sangat nyaman untuk berhaha-hihi ria.

ADVERTISEMENT

Namun di balik glamornya setiap kota-kota besar, selalu ada sisi lain yang memang kurang diperhatikan atau bahkan tidak diperdulikan oleh banyak orang, Jogja misalnya. Maka bertepatan dengan hari lahirnya, mari merayakan dengan mengingat hal-hal yang perlu diperhatikan.

Jogja Darurat Sampah

Ingat pada akhir Mei kemarin, tragedi ditutupnya TPST Piyungan di Bantul karena tempat yang sudah tidak dapat menampung sampah lagi. Imbasnya, penumpukan sampah di beberapa titik TPS lainnya di Yogyakarta. Padahal TPST Piyungan merupakan pusat pembuangan sampah dari kabupaten Sleman dan Bantul, serta kota Yogyakarta sendiri. TPST yang setiap harinya mendapat kiriman sampah mencapai 600 ton.

Sampah memang selalu menjadi masalah di banyak tempat, terutama di kota besar yang notabene ramai dikunjungi oleh orang-orang luar kota, entah itu wisatawan, pelajar, atau pekerja. Semakin banyak orang, maka volume sampahpun semakin meningkat. Dan hal itu yang kemudian menjadi masalahnya. Jika sudah begitu, terus bagaimana?

Jadi begini, pertama, jangan menyalahkan siapapun secara sepihak. Apapun yang terjadi di hidup kita, cobalah memulai dengan intropeksi diri dulu. Eh, ini bukan tulisan motivasi ala Adji Santoputro, loh ya. Tapi intropeksi memang perlu juga terhadap apa yang terjadi di lingkungan kita, masalah sampah adalah masalah kita bersama. Maka dari itu, cobalah perfikir apa yang dapat kita lakukan secara mandiri untuk mengurangi masalah tersebut.

Nah kedua, mulailah bergerak dengan mengolah produksi sampah individu. Memilih dan memilah sampah rumah tangga.Yang organik dan non-organik, atau bahasa gaulnya  bosok lan raiso bosok. Akan lebih baik jika dapat mengurangi produksinya dengan zerowaste, misalkan. Apa itu zerowaste? Singkatnya, gaya hidup bebas sampah. Seperti mengurangi pembelian makanan dengan packing sekali pakai.

Baca Juga:

Jogja Itu Emang Romantis, tapi buat Pendatang dan Turis Aja

3 Alasan yang Membuat Orang Purwokerto Iri pada Warga Jogja

Jogja Makin Panas

Salah satu akibat semakin panasnya kota Jogja adalah karena kurangnya RTH di kota ini. dilansir dari researchgate.net, menurut UU No. 2 tahun 2007 luas minimal RTH di wilayah perkotaan agar dapat menjalankan proses-proses ekologis tersebut minimal 30% dari tital luas wilayah kota, terdiri atas RTH publik 20% dan RTH privat 10%. Lebih lanjutnya dapat dilihat dibaca di sini.

Pada Agustus 2019, RTH di kota Jogja baru mencapai 19% masih jauh dari target. Namun, tahun ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Jogja juga sedang membangun 5 RTH Publik guna memenuhi standar RTH perkotaan yakni 30%. Yang artinya, Jogja bakal lebih adeeem~

Selain itu, kemacetan yang kian parah juga ditunjukan dari kualitas udara di sejumlah simpang jalan Kota Yogyakarta mendekati ambang batas baku mutu. Meski dari hasil pengukuran yang dilakukan, kualitas udara ‘road side’ di Kota Yogyakarta belum melebihi ambang batas baku mutu.

Walaupun pakar Transportasi Publik Masyarakat Transportasi Indonesia Djoko Setijowarno di Yogyakarta mengatakan solusi untuk kemacetan di Kota Yogyakarta adalah dengan memaksimalkan keberadaan angkutan umum, tapi kalau individu-individunya masih malas dan kurang kesadarannya untuk menggunakan transportasi umum. Yah, sama aja atuh.

Keduanya harus sama-sama dibenahi. Pemerintah menambah akses dan keberadaan transportasi umum, sedangkan masyarakatnya juga harus bangun kesadarannya.

Nah, selain mengandalkan pemerintah, kita juga bisa membantu dengan menanam tanaman-tanaman secara mandiri. Alih-alih mengurangi emisi karbon di lingkungan sekitar kita, kan bisa juga buat nyegerin mata lihat yang hijau-hijau, ya kaan.

Jogja yang dulu memang bukanlah Jogja yang sekarang. Mari jadikan Jogja (tetap) berhati nyaman dengan terus memperbaikinya. Mari bergerak bersama. (*)

BACA JUGA Untuk Perempuan Berjilbab Besar yang Bonceng Sepeda Motor: Lampu Sein Belakang Itu Bukan Aurat, Jadi Tak Perlu Ditutupi atau tulisan Annatiqo Laduniyah lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Oktober 2019 oleh

Tags: hut263jogjajogja darurat sampahjogja istimewakeluhanulang tahun jogjawarga jogja
Annatiqo Laduniyah

Annatiqo Laduniyah

ArtikelTerkait

Warga Jogja Jangan Mimpi Kaya kalau Separuh Gajinya untuk Ongkos Transpor Terminal Mojok.co

Warga Jogja Jangan Mimpi Kaya kalau Separuh Gajinya untuk Ongkos Transpor

18 Maret 2022
Memangnya Kenapa kalau Jogja Provinsi Paling Kere di Jawa? Biarinlah, yang Penting Istimewa!

Memangnya Kenapa kalau Jogja Provinsi Paling Kere di Jawa? Biarinlah, yang Penting Istimewa!

19 Januari 2023
Call Center Adalah Alternatif Profesi Paling Cocok bagi Freshgraduate terminal mojok.co

4 Hal Menyebalkan yang Sering Dialami Petugas Call Center

1 Oktober 2021
Teror Mistisisme Jawa Bikin Warga Jogja Selalu Narimo Ing Pandum terminal mojok.co

Teror Mistisisme Jawa Bikin Warga Jogja Selalu Narimo Ing Pandum

7 Oktober 2021
Jogja Darurat Sampah, Monumen Ketidakbecusan Pemerintah (Unsplash) sampah di jogja

Jogja Darurat Sampah, Monumen Ketidakbecusan Pemerintah yang Terus Meminta Waktu untuk Belajar. Mahasiswa 5 Tahun Gagal Saja DO, Pemerintah Minta Sabar?

10 Mei 2024
Salah Kaprah Anggapan Jogja Serbamurah. Tabok Saja kalau Ada yang Protes! terminal mojok.co

Jogja: Saya Cemburu Padamu

3 Agustus 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Maganghub Kemnaker, program waras pemerintah yang layak dipertahankan Mojok.co

Maganghub Kemnaker, program waras pemerintah yang layak dipertahankan 

8 Juli 2026
5 kuliner Jogja enak dan murah, bukti kota ini nggak mahal Brigitta Adelia/Mojok.co)

5 rekomendasi kuliner Jogja enak dan murah bukti kalau kota ini nggak mahal kalau soal makan

8 Juli 2026
5 Tanda Warung Bebek Madura yang Sudah Pasti Enak: Makin Sederhana, Makin Enak!

Pedoman Kuliner Warung Bebek Madura, Saya Tuliskan karena Banyak yang Tertipu Tampilan Luarnya

13 Juli 2026
Lomba Kebersihan Kampung di Jogja Hanya Berefek Sesaat, Saat Lomba Mendadak Bersih, Selesai Lomba Kembali ke Setelan Pabrik

Lomba kebersihan kampung di Jogja hanya berefek sesaat, saat lomba mendadak bersih, selesai lomba kembali ke setelan pabrik

13 Juli 2026
5 Aturan Tidak tertulis AYCE yang Sebaiknya Ditulis Saja karena Banyak Pembeli Norak dan Nggak Peka Mojok.co

5 aturan tidak tertulis All You Can Eat yang sebaiknya ditulis saja karena banyak pembeli norak dan nggak peka

9 Juli 2026
5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

3 Kesalahpahaman Orang Jakarta Saat Melihat Demak: Dikira Membosankan dan Hampir Tenggelam

8 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.