Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Pengalaman Jogging di Siang Hari: Dianggap Aneh Sampai Dijuluki Manusia Plastik

Johan Gregorius Manotari Pardede oleh Johan Gregorius Manotari Pardede
3 Juli 2020
A A
jogging mojok.co

jogging mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak opsi kegiatan yang bisa dilakukan waktu pandemi ini, seperti membaca, bermain game, atau menulis di Mojok. Pada dasarnya semua kegiatan tersebut bernilai positif dan tidak mengganggu ketentraman orang lain.

Namun masih ada satu lagi kegiatan yang bisa menjadi referensi bagi kita di siang hari yaitu jogging. Pengertian sederhana dari jogging adalah berlari-lari kecil, yang bertujuan untuk menjaga stamina dan memperkuat daya tahan tubuh. Kali aja nih, rutin jogging bikin perut yang sudah mulai offside dapat susut sedikit demi sedikit.

Tapi namanya juga orang Indonesia, susah kalau nggak komentar miring terhadap hal apapun. Selama saya rutin jogging, banyak orang memberikan komentar miring dan nyeleneh terhadap kegiatan yang saya lakukan. Kok bisa olahraga aja dijulidin? Ya bisa. Rumah tangga orang aja diurusin, apalagi olahraga.

Setelah melakukan pengumpulan data (dan tentu saja, keringat), saya akan menuliskan komentar nyeleneh yang ditujukan kepada saya.

Dicap aneh

Biasanya, orang akan mengisi waktu siang hari dengan menonton film, mengobrol, atau bersosmed ria. Tapi saya memilih untuk jogging, dan orang-orang memandang nanar kepada saya. Orang-orang nggak pernah lari apa ya.

Meski sepenglihatanku mereka tidak ngomongin saya, tapi dari sorot matanya itu seolah ingin memulai gosip dengan teman sebelah rumahnya. “Jeng, si Anu aneh banget ya, masa siang bolong begini lari-lari di jalan.” Barangkali itu awal mula pembuka obrolan mereka sampai kemudian menjurus kepada mengobrolkan ibu-ibu yang belum bayar uang arisan.

Cari perhatian

Ini stigma yang diberikan dari para pemuda harapan bangsa yang kurang bahan pembicaraan. Setiap kali ada orang lain yang berbeda kebiasaanya dari mayoritas orang pasti dianggap caper (cari perhatian). Coba aja kamu berbeda kebiasaan dengan teman satu gengmu pasti di antara mereka ada yang bilang kamu lagi cari perhatian. Sok-sokan berbeda biar dilirik orang lain. Begitu biasanya dikatakan di tempat tongkrongan.

Mungkin demikian juga anggapan para cewek yang sedang bercurhat ria di bawah pohon rindang ketika asaya beberapa kali lewat dari depan mereka. Bisa saja salah satu di antara mereka berdua merasa sedang kutaksir sehingga disangkanya aku berpura-pura mencari perhatian dengan cara jogging. “ Sis, lihat si Anu lagi caper sama kita. Pasti ada yang ditaksir di antara kita.” Begitu kira-kira omongan mbak-mbak di bawah pohon rindang. Padahal bukan sama sekali, ini semata-mata demi melenyapkan perut yang offside ini.

Baca Juga:

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

5 Hal Penting yang Wajib Diketahui Jika Ingin Jogging di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta

Kok saya jadi overthinking gini?

Kurang kerjaan

Kalau jogging di siang hari dikatakan sebagai orang yang kurang kerjaan, saya agak setuju. Tapi ini bukan semata-mata karena saya kurang kerjaan. Melainkan ini adalah manajemen waktu yang baik.

Sebagai mahasiswa tentunya, kita sudah mulai melakukan penataan terhadap kegiatan yang kita lakukan. Dan jogging itulah satu buktinya. Di pagi hari belajar dan menyicil mengerjakan tugas sudah dilakukan. Tidak apa-apalah sekadar refreshing dengan cara yang lain.

Bila refreshing bagi para ABG saat ini diidentikkan dengan game, maka saya mengambil jalan yang berbeda. Ibarat kata pepatah sambil menyelam minum air. Sekalian refreshing, mendapat kesegaran yang baik untuk kesehatan pula. Biar seperti kata pepatah, di dalam tubuh yang sehat terdapat jua jiwa yang sehat.

Manusia plastik

Saya pikir hal inilah yang bikin saya dianggap aneh. Saya jogging di siang hari menggunakan jaket plastik. Mereka yang tidak seksama melihatnya, barangkali keheranan menyaksikan ada plastik yang terbang secara beraturan dan tidak terbang seperti biasanya.

Jadi gini ya, Gaes. Jaket plastik yang kugunakan itu bukan sekadar pernak-pernik biasa, melainkan itu adalah salah satu alat pemicu keringat. Jaket plastik akan memicu tubuh mengeluarkan keringat lebih, akibat dari panas yang terperangkap di dalamnya. Apalagi jika warna jaketnya gelap, yang nantinya akan lebih lama menyerap panas. Lemak yang berada di dalam tubuh terbakar dua kali lebih banyak.

Itulah stigma yang saya dapatkan akibat melakukan kegiatan jogging di siang hari. Pada dasarnya kalau mau tubuh kita sehat dan tidak terkesan buang-buang waktu. Berilah waktu untuk berolahraga, ya walau bakal dianggep aneh sih. Tapi bodo amat lah, sini yang mau sehat, kenapa mereka yang bingung?

BACA JUGA Hal yang Perlu Anda Ketahui Jika Jatuh Cinta pada Perempuan Batak atau tulisan Johan Gregorius Manotari Pardede

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

 

Terakhir diperbarui pada 3 Juli 2020 oleh

Tags: jogging
Johan Gregorius Manotari Pardede

Johan Gregorius Manotari Pardede

Mahasiswa STAN yang doyan menulis dan membaca.

ArtikelTerkait

GBK Tempat Jogging Paling Nyaman di Jakarta: Akses Mudah dan Fasilitas Lengkap Mojok.co

GBK Tempat Jogging Paling Nyaman di Jakarta: Akses Mudah dan Fasilitas Lengkap

28 Oktober 2023
5 Rekomendasi Tempat Jogging di Bogor Paling Strategis. Jadi Makin Semangat Olahraga

5 Rekomendasi Tempat Jogging di Bogor Paling Strategis. Jadi Makin Semangat Olahraga

2 September 2023
5 Hal Penting yang Wajib Diketahui Jika Ingin Jogging di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta

5 Hal Penting yang Wajib Diketahui Jika Ingin Jogging di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta

3 Januari 2026
4 Kesalahan yang Sering Orang Lakukan Saat Jogging Terminal Mojok

4 Kesalahan yang Sering Orang Lakukan Saat Jogging

19 November 2022
Malioboro Nggak Cocok untuk Jogging Pagi Kaum Introvert (Pexels)

Malioboro Nggak Cocok untuk Jogging Pagi Kaum Introvert: Terlalu Ramai dan Full Fotografer

24 Januari 2025
Wisdom Park UGM, Oase di Tengah Minimnya Taman Kota di Jogja Mojok.co

Wisdom Park UGM, Oase di Tengah Minimnya Taman Kota di Jogja

31 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

Growol, Makanan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Dipikirkan Dua Kali kalau Mau Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh Mojok.co

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

28 Maret 2026
Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen Mojok.co

Gresik yang Dahulu Saya Anggap Biasa Aja, Sekarang Malah Bikin Kangen

31 Maret 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.