Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Pantai yang Wajib Dihindari Wisatawan Saat Pertama Kali Berkunjung ke Pacitan, Jangan ke Sini kalau Nggak Siap Mental!

Titah Gusti Prasasti oleh Titah Gusti Prasasti
16 Juni 2025
A A
4 Pantai yang Wajib Dihindari Wisatawan Saat Pertama Kali Berkunjung ke Pacitan, Jangan ke Sini kalau Nggak Siap Mental!

4 Pantai yang Wajib Dihindari Wisatawan Saat Pertama Kali Berkunjung ke Pacitan, Jangan ke Sini kalau Nggak Siap Mental! (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Pantai Buyutan di Kecamatan Donorojo letaknya di bawah tebing, nggak cocok buat wisatawan mental tahu

Jika kalian suka berburu sunset, Pantai Buyutan merupakan destinasi yang sempurna. Suasananya masih asri dan nggak terlalu ramai pengunjung. Cocok untuk kalian yang ingin menikmati senja sambil merenung dengan tenang. Fasilitasnya pun memadai, ada tempat parkir luas, banyak warung dan kamar mandi di sekitar pantai pula. Namun kalau kalian nggak punya mental baja dan kendaraan dengan rem yang prima, sebaiknya hindari main ke pantai Pacitan satu ini.

Bukan bermaksud menakut-nakuti, tapi Pantai Buyutan ini letaknya berada di bawah tebing. Untuk sampai di bibir pantai, kalian perlu turun puluhan meter. Tentu sudah ada jalan yang disediakan, namun posisinya sangat curam. Sudah curam, berkelok-kelok dan rusak pula.

Jika mental kalian selembut tahu, pasti nggak akan berani bawa kendaraan ke bawah. Dan, nggak usah coba-coba memaksa, ya. Lebih baik tinggalkan kendaraan di atas, lalu jalan kaki ke bawah. Atau kalau nggak mau capek, kalian juga bisa menggunakan jasa ojek untuk mengantar ke bawah dengan biaya sekitar Rp5 ribuan.

#3 Pantai Telengria di Kecamatan Pacitan sebenarnya menawarkan fasilitas lengkap, tapi biasa aja

Akses yang sulit seperti dua pantai sebelumnya nggak akan kalian temui saat berkunjung ke Pantai Telengria Pacitan. Pasalnya, pantai ini berada di pusat kota. Kurang lebih, hanya berjarak sekitar 5 km dari Alun-Alun Pacitan. 

Sebenarnya fasilitas yang ditawarkan pantai ini sangat lengkap, lho. Mulai dari homestay, restoran, hingga waterboom, semuanya tersedia. Harga tiket masuknya pun hanya Rp15 ribu per orang. Sangat cocok untuk jadi pilihan berlibur cantik, kan? Nyaman dan nggak perlu banyak effort. 

Akan tetapi jika bicara soal view, pantai Pacitan satu ini cenderung biasa saja. Tempatnya juga terlampau ramai karena jadi jujugan banyak wisatawan luar daerah. Kurang cocok untuk liburan dengan tujuan menenangkan diri.

Bahkan, dengan pemandangan serupa, saya lebih menyarankan kalian bergeser ke Pantai Pancer Door di sisi timur. Suasananya terasa lebih asri dan tenang karena bergabung dengan area bumi perkemahan. Jika beruntung, kalian juga bisa menemukan sekumpulan kerbau milik warga yang merumput di sisi jalan. Dan yang paling penting, kalian nggak perlu membayar tiket masuk alias gratis. Kalian hanya perlu mengeluarkan uang parkir sebesar Rp 2ribu untuk motor dan Rp 5ribu untuk mobil. Jauh lebih terjangkau, kan?

Baca Juga:

Goa Jatijajar, Objek Wisata di Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi

3 Sisi Gelap Jembatan Suramadu yang Bikin Wisatawan Enggan Balik Lagi ke Madura

#4 Harus berjuang melewati jalan sempit dan rusak sebelum bisa sampai ke Pantai Ngiroboyo Kecamatan Donorojo Pacitan

Pantai Ngiroboyo siap menyuguhi kalian dengan akses jalan yang menegangkan. Untuk sampai ke bibir pantai, kalian harus melewati jalanan yang sempit dan rusak di sana-sini. Sesaat sebelum sampai pantai, kendaraan kalian juga harus bergelut dengan banyak turunan curam. Mutlak, kendaraan dan mental harus dalam kondisi prima. 

Tak hanya itu, kondisi jalan pantai ini juga terhitung masih sepi. Akan sulit untuk mencari bengkel jika tiba-tiba terjadi kerusakan pada kendaraan. Ditambah, penerangan di sepanjang jalan menuju pantai juga masih minim. Jika nggak terbiasa, sangat nggak disarankan untuk berkunjung ke sini setelah matahari terbenam. 

Meski demikian, ketika sampai di pantai, kalian akan disuguhi hamparan pasir hitam dipadukan dengan pertemuan Sungai Maron dan Samudra Hindia yang apik. Makanya, ombak di sini sangat kuat, cocok untuk surfing namun tidak untuk berenang. Nah, kalau kalian butuh menepi dari keramaian kota, kunjungan ke Pantai Ngiroboyo Pacitan akan terasa sangat pas, walaupun perlu menerjang jalan yang bikin kendaraan ampun-ampunan.

Demikian empat pantai yang sebaiknya dihindari saat pertama kali berkunjung ke Pacitan. Sebagai warga Pacitan, saya hanya ingin semua orang memiliki pengalaman menyenangkan saat berkunjung ke kabupaten kecil ini. Jangan sampai liburan kalian terganggu karena akses sulit atau kondisi pantai yang terlampau ramai. Jadi, setelah membaca artikel ini, kalian ingin menghindar atau justru tertantang untuk datang?

Penulis: Titah Gusti Prasasti
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pacitan (Hampir) Bisa Mengalahkan Banyuwangi dan Malang, tapi Kalah Gara-gara Satu Hal Ini.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2026 oleh

Tags: pacitanpantai pacitanpilihan redaksiwisata pacitan
Titah Gusti Prasasti

Titah Gusti Prasasti

Manusia yang tengah sibuk mencari kesibukan.

ArtikelTerkait

Jangan Pernah Kredit Hape, kecuali Hobi Kalian Adalah Menderita karena Angsuran

Jangan Pernah Kredit Hape, kecuali Hobi Kalian Adalah Menderita karena Angsuran

23 April 2025

Jogja Rasa Ubud Sampai Korea Adalah Marketing Wisata Paling Goblok

20 September 2021
Nyawa Sebenarnya Si Doel Anak Sekolahan Bukan Ada Pada Sosok Doel, Melainkan Babe Sabeni dan Mandra terminal mojok

Nyawa Sebenarnya Si Doel Anak Sekolahan Bukan Ada Pada Sosok Doel, Melainkan Babe Sabeni dan Mandra

14 September 2021
POCO M5, Si Penerus Seri POCO M yang Maksimal Performanya dan Paling Recommended Terminal Mojok.co (Dok. POCO)

POCO M5, Si Penerus Seri POCO M yang Maksimal Performanya dan Paling Recommended

8 November 2022
Walau Jadi Perdebatan, Rawon Tegal Adalah Rawon untuk Semua Orang terminal mojok.co

Walau Jadi Perdebatan, Rawon Tegal Adalah Rawon untuk Semua Orang

14 Januari 2022
Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

16 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Ironi Fresh Graduate Saat Lebaran: Gaji Masih di Bawah UMR, tapi Sudah Tidak Kebagian THR Mojok.co

Lebaran Membosankan Nggak Ada Hubungannya Sama Menjadi Dewasa, Itu Artinya Kamu Lagi Mati Rasa Saja

16 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
Bukan Buangan dari UNDIP: Kami Mahasiswa UNNES, Bukan Barang Retur! kampus di semarang

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

18 Maret 2026
Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Mempercepat Antrean di Psikiater

Mohon Maaf, Didikan VOC di Rumah Bukan Membentuk Mental Baja, tapi Menambah Antrean di Psikiater

14 Maret 2026
Lulus Kuliah Mudah Tanpa Skripsi Hanya Ilusi, Nyatanya Menerbitkan Artikel Jurnal SINTA 2 sebagai Pengganti Skripsi Sama Ruwetnya

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.