Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pantai Brantas, Tempat Nongkrong Alternatif Warga Kediri yang Nggak Punya Pantai

Arsyanisa Zelina oleh Arsyanisa Zelina
14 November 2023
A A
Pantai Brantas, Tempat Nongkrong Alternatif Warga Kediri yang Nggak Punya Pantai

Pantai Brantas, Tempat Nongkrong Alternatif Warga Kediri yang Nggak Punya Pantai (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pantai Brantas adalan guyonan dari warga Kediri saat menamai pinggiran sungai Brantas yang saat ini sedang hits untuk dijadikan lokasi nongkrong dan wisata murah meriah. Hanya bermodalkan uang Rp50 ribu, rasanya cukup healing sejenak di sini. Lokasi nongkrong irit ini terletak di tepian Sungai Brantas Kediri, tepatnya di bawah Jembatan Brawijaya, berseberangan dengan Taman Brantas Kediri.

Anak muda sini biasa menyebutnya dengan nama Pantai Brantas karena saat berada di sana, seolah-olah kita sedang menikmati senja layaknya di pinggir pantai yang sebenarnya adalah sungai. Maklum, Kediri memang nggak memiliki garis pantai karena seluruh wilayah Kediri nggak berbatasan dengan laut. Hanya ada aliran Sungai Brantas yang menjadi tepi antara Kediri barat dan Kediri selatan yang kini malah jadi lokasi wisata incaran warga.

Pantai Brantas, spot nongkrong asik dengan jajanan murah

Kalau kita melintas Jembatan Brawijaya, sebenarnya akan terlihat di bawah jembatan ada jejeran tikar tergelar di tepian sungai. Nah, lokasi itulah yang dijadikan spot nongkrong oleh anak muda maupun keluarga di Kediri.

Kebayakan warga akan datang di sore hari untuk menikmati sunset ala-ala di Pantai Brantas. Sunset yang dimaksud adalah semburat oren di langit saat matahari akan terbenam.

Jika ingin berkunjung, kamu harus masuk dari arah barat Jembatan Brawijaya. Sebelum naik ke jembatan, ada tikungan ke kiri. Nah, di sepanjang jalan itu kamu akan diarahkan orang-orang di sana untuk parkir motor lebih dulu. Tarif parkir sendiri nggak akan dibuat mahal layaknya pungli di tempat wisata. Parkir di sini hanya Rp2 ribu untuk motor.

Sebelum turun ke bawah, kamu bisa memesan dulu makanan atau minuman dari warung-warung yang berjajar. Ada kopi-kopi juga berbagai minuman instan lainnya yang biasa dibanderol dengan harga Rp3 ribu hingga Rp5 ribu saja. Untuk makanan, biasanya orang-orang memesan Pop Mie untuk jadi camilan mereka menikmati suasana damai di pinggir sungai, eh, Pantai Brantas. Hehehe.

Usai memesan, kamu bisa langsung turun ke bawah. Turunnya agak hati-hati, ya. Biarpun nggak licin dan ada pijakan batu yang bisa dilalui, tetap saja kamu harus berhati-hati saat melintas.

Begitu sampai di bawah, kamu bisa langsung memilih spot untuk bersantai. Sudah ada berbagai tikar tergelar yang bisa kamu tempati. Kalau malam minggu, biasanya spot bertikar rawan penuh. Boleh saja sih bawa tikar sendiri dari rumah lalu menggelarnya di ruang kosong karena pinggir sungai itu terbilang cukup luas.

Baca Juga:

Patung Macan Putih, Ikon Wisata Baru Kediri yang Menarik Wisatawan

Alasan Golden Theater Kediri Masih Bertahan dan Tetap Ada di Hati Masyarakat Kediri

Pengamen dan pengemis liar yang bikin kurang nyaman

Namanya juga wisata gratisan, dibuka di ruang umum pula, jadi siap-siap aja kalau beberapa menit sekali akan ada orang yang mampir menadahkan tangan ke atas. Baru aja mulai asik ngobrol, tiba-tiba ada pengamen lewat. Itu ajan terjadi lagi dan lagi selama kamu masih ada di Pantai Brantas, dengan para pengamen yang berbeda.

Sedikit menganggu, tapi karena kita nggak bisa protes anggap saja kehadiran mereka sebagai hiburan. Kalau ada sedikit uang, kamu bisa memberikan seribu dua ribu sudah cukup. Kamu juga berhak nggak memberi kok kalau nggak ingin.

Kalau saya pribadi, awal-awal okelah kasih aja. Tapi, lama-lama karena pengamen—dan pengemis—datang silih berganti, lumayan juga uang yang keluar untuk mereka. Akhirnya setelah kehabisan uang receh saya memilih untuk skip memberikan uang pada mereka.

Gimana ya, kalau kita niat nongkrong lama-lama di Pantai Brantas, tekor juga, kan? Niatnya pengin healing hemat bujet, eh, malah tekor sendiri gara-gara kasih uang ke pengamen dan pengemis yang hilir mudik.

Opsi refreshing warga Kediri yang hemat bujet

Buat kamu yang masih gengsi karena nongkrongnya di pinggir sungai, coba deh sesekali mampir. Suasana di Pantai Brantas ini cukup asik lho sebenarnya. Apalagi tempat ini juga jadi opsi piknik hemat bujet karena harga makanan dan minuman di sini cukup terjangkau. Bahkan kalau mau lebih hemat dengan bawa bekal dari rumah boleh-boleh aja. Nggak ada yang melarang, kok.

Nggak hanya anak muda yang nongkrong di sini, banyak juga keluarga yang datang untuk menikmati suasana senja dari pinggiran Sungai Brantas. Artinya, pinggiran sungai ini cukup family friendly.

Maklum, dulu waktu saya masih SMA, pinggiran Sungai Brantas dikenal sebagai lokasi yang agak negatif konotasinya. Tapi sejak ada Jembatan Brawijaya dan dibuat tempat wisata ala pinggir pantai, banyak warga yang datang ke Sungai Brantas untuk nongkrong aja. Jadi, nggak usah khawatir kalau mampir ke sini dicap akan melakukan hal-hal buruk, toh nyatanya pinggiran sungai ini, eh, Pantai Brantas kini menjelma jadi tempat healing yang asyik.

Penulis: Arsyanisa Zelina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Culture Shock Orang Jogja Saat Pertama Kali Merantau ke Kediri.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 November 2023 oleh

Tags: kabupaten kedirikediriPantai Brantassungai brantas
Arsyanisa Zelina

Arsyanisa Zelina

Penulis lepas dari Kediri. Kerjanya di toko kpop dan fans berat NCT. Cinta dengan nulis sejak SMA. Selain buat iseng nguneg, juga iseng berkarya sebagai penulis AU di X dan Karyakarsa.

ArtikelTerkait

Pare Nggak Akan (Bisa) Pisah dari Kediri kayak Batu yang Pisah dari Malang, Levelnya Beda, Bolo!

Pare Nggak Akan (Bisa) Pisah dari Kediri kayak Batu yang Pisah dari Malang, Levelnya Beda, Bolo!

19 Desember 2023
Bandara Dhoho Kediri Bikin Warga Kecewa dan Nggak Percaya karena Jadwal Operasional Molor Terus

Bandara Dhoho Kediri Bikin Warga Kecewa dan Nggak Percaya karena Jadwal Operasional Molor Terus

6 Januari 2024
4 Rekomendasi Warung Makan di Sekitaran Kampus IAIN Kediri yang Jadi Langganan Mahasiswa

4 Rekomendasi Warung Makan di Sekitaran Kampus IAIN Kediri yang Jadi Langganan Mahasiswa

9 September 2023
Jokowi Belum Pernah Ke Kediri (Unsplash)

Bahkan Sampai Masa Jabatan akan Berakhir, Jokowi Belum Pernah Ke Kediri

17 Mei 2023
Bandara Dhoho Kediri Dibuka untuk Umum, Warga “Ndeso” yang Mampir untuk Wisata Kena Nyinyir Mojok.co

Bandara Dhoho Kediri (Katanya) Siap Beroperasi Sebelum Lebaran, dan Kali Ini, Semoga Tidak Mundur Lagi

10 Maret 2024
Mie Djoetek, Kober, dan Gacoan: Kuliner Mie Pedas yang Masih Rebutan Takhta di Kediri

Mie Djoetek, Kober, dan Gacoan: Kuliner Mie Pedas yang Masih Rebutan Takhta di Kediri

6 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja (Unsplash)

Mudik ke Jogja Itu Bukan Liburan tapi Kunjungan Kerja karena Semua Menjadi Budak Validasi, Bikin Saya Rindu Mudik ke Lamongan

24 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
6 Dosa Penjual Jus Buah- Ancam Kesehatan Pembeli demi Cuan (Unsplash)

6 Dosa Penjual Jus Buah yang Sebetulnya Menipu dan Merugikan Kesehatan para Pembeli Semata demi Cuan

26 Februari 2026
Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

Menyelami Makna VUCA Melalui Petualangan Dunia One Piece

24 Februari 2026
Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

Flyover Kalibanteng: Labirin Aspal yang Lebih Ruwet daripada Alasan Putus Mantan Saya

25 Februari 2026
Pengalaman Naik Whoosh Pertama Kali, Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang Bikin Mental Orang Kabupaten Jiper Mojok.co KA Feeder Whoosh

Sisi Gelap KA Feeder Whoosh, Fasilitas Gratis yang Bikin Penumpang Whoosh Merasa Miris

1 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.