Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pangukan, Padukuhan Asri di Sleman yang Cocok untuk Menghabiskan Masa Pensiun

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
2 Juli 2023
A A
Pangukan, Padukuhan Asri di Sleman yang Cocok untuk Menghabiskan Masa Pensiun

Pangukan, Padukuhan Asri di Sleman yang Cocok untuk Menghabiskan Masa Pensiun (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Lantas, apa yang membuat Pedukuhan Pangukan yang berada di Kalurahan Tridadi Kabupaten ini cocok untuk dijadikan sebagai tempat untuk menikmati masa pensiun?

Pertama, jelas pemandangan alamnya. Di Padukuhan Pangukan, alamnya masih asri. Hamparan sawah dan rindangnya pepohonan masih sangat mudah ditemukan di sini. Begitupun dengan udaranya yang masih segar. Bayangkan betapa indah hari yang kamu miliki andai pensun di sini. Yang jelas, anti-sesak nafas gara-gara asap knalpot.

Kemudian, Padukuhan Pangukan juga mendukung untuk kegiatan bercocok tanammu. Begini. Umumnya, orang menghabiskan masa pensiun mereka dengan  bercocok tanam. Tentu kegiatan ini akan sulit dilaksanakan andai kamu tinggal di daerah yang tandus. Namun, kamu tidak perlu khawatir. Kalurahan Tridadi tempat Padukuhan Pangukan berada, dialiri oleh sungai Bedog di sebelah barat dan beberapa anak sungai yang bermuara di sungai Bedog.

Aliran airnya relatif mengalir sepanjang tahun sehingga membantu dalam menjaga kondisi permukaan air tanah. Acara nanam singkong, ubi, dan pepaya untuk mengisi waktu luang saat pensiun pun jadi aman.

Ada cagar budaya

Bosan bercocok tanam? Mau jalan-jalan? Di tempat ini juga ada salah satu cagar budaya yang terkenal di Sleman, yaitu jembatan rel kereta api Pangukan. Pada awalnya, jembatan ini merupakan peninggalan sejarah pada masa kejayaan perkebunan tebu di wilayah Sleman. Jembatan yang dibangun oleh Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada tahun 1896 ini digunakan sebagai sarana transportasi barang maupun manusia dari Jalur Yogyakarta – Magelang.

Keistimewaan dari jembatan rel kereta api ini adalah konstruksi roll dan sendi/engsel yang terletak di ujung-ujung jembatan. Fungsi dari konstruksi roll dan sendi/engsel yang terletak di ujung-ujung jembatan ini adalah untuk meredam getaran saat kereta api melintas. Kemudian, pada sudut tumpu jembatan di keempat ujung bawahnya juga terdapat sistem roll dan engsel untuk mengamankan ruas jembatan. Tujuannya, agar terhindar dari bahaya patah atau melengkung ketika dilewati kereta.

Berjalan-jalan di sekitar jembatan rel kereta api Pangukan akan membuatmu mengenang beberapa peristiwa di masa lalu. Saat jadi pepes di KRL, misalnya. Lalu, tanpa sadar kamu akan tersenyum sambil membatin. Ya Lord, keras amat yak kehidupan gue di masa lalu~

Banyak lansia di Pangukan

Alasan terakhir mengapa Pangukan jadi tempat yang cocok untuk menikmati usia senja adalah karena di tempat ini, kamu versi tua bakal punya banyak teman. Berdasarkan data yang diperoleh dari laman website Tridadi, jumlah lansia di padukuhan Pangukan lebih banyak dibanding padukuhan lainnya di Kalurahan Tridadi. Tercatat, ada 333 lansia di Pangukan.

Baca Juga:

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

Dikelilingi oleh para lansia lainnya, kamu akan merasa berada dalam circle yang tepat. Obrolanmu akan nyambung, meski nggak jauh-jauh dari boyok pegel, asam urat, panen singkong, cerita cucu, dan kisah heroik di masa muda. Tapi setidaknya, kamu, satu frekuensi dengan mereka. Bandingkan jika sekelilingmu adalah anak-anak muda yang masih gigih mengejar dunia. Apa setiap hari nggak pengen mbatin “wis tau”?

Gimana? Tertarik untuk memasukkan Padukuhan Pangukan sebagai destinasi menghabiskan masa pensiunmu? Ya, udah lah, ya. Dicatat aja dulu. Sekarang, ayo balik kerja lagi.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Madiun Membuat Takjub: Kota yang Kini Cocok untuk Pensiun dan Hidup Bahagia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2023 oleh

Tags: Jogjapadukuhan pangukanSlemantempat pensiun
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Lampu Merah Pasar Demangan Jogja, Lampu Merah yang Bikin Kalian Kehilangan Kewarasan lampu lalu lintas, lampu sein

Lampu Merah Pasar Demangan Jogja, Lampu Merah yang Bikin Kalian Kehilangan Kewarasan

1 Agustus 2024
Kalian Masih Membela Upah Murah Jogja Ketika Defisit Gaji Jadi Realitas? Mending Kita Gelut! gaji di jogja

Kalian Masih Membela Upah Murah Jogja ketika Defisit Gaji Jadi Realitas? Mending Kita Gelut!

15 Maret 2024
5 Tips Jajan Gudeg Jogja yang Asli Enak, Nggak Cuma Modal Viral Mojok.co

5 Tips Jajan Gudeg Jogja yang Asli Enak, Nggak Cuma Modal Viral

2 September 2025
Sumber Kencono yang Berbahaya Menyelamatkan Hidup Saya (Unsplash)

Kenangan Masa Kecil dengan Bus Sumber Kencono, Bus Berbahaya tapi Malah Pernah Menyelamatkan Hidup Saya

6 Januari 2024
Jetis Jogja dan Jetis Bantul: Dua Daerah Berbeda dengan Nama dan Nasib yang Mirip Mojok.co

Jetis Jogja dan Jetis Bantul, Dua Daerah Berbeda dengan Nama dan Nasib yang Mirip

24 Oktober 2025
5 Aturan Tidak Tertulis di Stasiun Tugu Jogja, Patuhi agar Perjalanan Semakin Nyaman Mojok.co

5 Aturan Tidak Tertulis di Stasiun Tugu Jogja, Patuhi Supaya Perjalanan Lebih Nyaman

13 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang Mojok.co

Makanan Kendal Nggak Cocok di Lidah Semua Orang

9 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering "Keseleo" Mojok.co

Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”

7 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.