Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Panduan Ringan Membeli Mobil Bekas

Mita Idhatul Khumaidah oleh Mita Idhatul Khumaidah
2 Juni 2022
A A
Panduan Ringan Sebelum Memutuskan Beli Mobil Bekas Terminal Mojok

Panduan Ringan Sebelum Memutuskan Beli Mobil Bekas (Bilanol/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Berencana beli mobil bekas? Baca panduan ringan berikut ini biar aman.

Sebagaimana yang semestinya terjadi pada komoditas apa pun, harga mobil baru kian lama kian naik. Toyota Avanza, contohnya, dibanderol 80 juta rupiah saat pertama kali diluncurkan pada 2003 silam, tetapi 19 tahun kemudian Anda harus menebusnya dengan duit sebanyak 230-an juta untuk trim terbawah.

Inflasi adalah penyebabnya, dan sekalipun ia merupakan salah satu indikator perekonomian yang sehat, ia tetap saja menjengkelkan. Anda yang menabung receh demi receh sejak tahun 2003 demi memboyong Avanza impian, kini mesti mendapati kenyataan bahwa uang 80 juta yang sudah terkumpul itu tak bisa dipakai untuk membeli mobil baru merek apa pun.

Tentu saja Anda bisa mengambil cangkul dan mengubur impian Anda untuk memiliki mobil dalam-dalam—sejujurnya, punya mobil itu tak seindah yang orang-orang bayangkan. Namun, bila kehendak punya mobil sudah tak boleh ditawar-tawar lagi, Anda bisa beralih pada mobil bekas sebagai pelipur lara. Suzuki Swift, Toyota Soluna, Honda City, Nissan Livina, dan Datsun Go adalah beberapa mobil yang bisa Anda tebus dengan harga di bawah 100 juta.

Anggaplah bahwa Anda saat ini sudah tahu merek mobil bekas apa yang ingin Anda beli. Celengan macan di sudut kamar pun sudah Anda kepruk, dan koin-koin berkilauan di dalamnya telah Anda hitung dengan ketelitian yang akan membuat Sri Mulyani tersenyum bangga. Namun, satu masalah kemudian mendera: bagaimana cara Anda mengetahui kalau mobil yang sedang Anda incar tersebut dalam kondisi prima?

Itulah alasan Anda membaca artikel ini. Berdasarkan pengalaman saya dalam membeli mobil bekas, serta hasil berdiskusi dengan kerabat dan mantan rekan kerja di bengkel dulu, saya merangkumkan petunjuk-petunjuk praktis yang bisa memandu Anda dalam membeli mobil bekas. Berhubung ruang tulisan ini terbatas, Anda tidak akan menemukan petunjuk untuk mengecek kelengkapan dan keabsahan surat-surat dan faktur penjualan terdahulu. Bagaimanapun, itu bisa dilakukan oleh petugas Samsat.

Satu yang pasti: ajaklah teman saat hendak mengecek mobil yang akan Anda beli. Teman ini bisa siapa saja, bahkan seandainya pengetahuan otomotifnya sebatas paham bahwa mobil tidak digerakkan oleh bangsa jin. Keberadaan teman akan membuat Anda berani mengatakan “tidak” ketika mendapati segala cacat pada mobil incaran Anda. Teman juga bisa dimintai tolong untuk mengecek ini-itu yang tak memerlukan pengetahuan teknis apa pun ketika Anda, dalam situasi tertentu, tak bisa melakukannya seorang diri.

Lagi pula, teman adalah orang terbaik yang bisa Anda mintai tolong untuk mengambil video diri Anda yang sedang duduk menggenggam setir dan berkaca mata hitam dan nyengir penuh kemenangan sebelum mengunggahnya pada TikTok dengan iringan lagu, “Jangan iri, jangan iri, jangan iri dengki… Jangan, jangan iri…”

Baca Juga:

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Suzuki Splash, City Car Bakoh yang Cocok Disiksa di Jalanan Macet

Eksterior

Anda telah sampai di tempat jual-beli mobil bekas. Sebelum Anda mendekati mobil impian Anda di seberang ruang, berhentilah di tempat Anda berdiri sekarang dan perhatikanlah mobil incaran Anda tersebut. Apakah bentuknya asimetris? Mintalah teman Anda melihatnya juga, dan tanyalah apakah ia mendapati mobil tersebut mencong?

Jika iya, maka bergegaslah pulang. Mobil yang asimetris sudah pasti bekas tabrakan parah. Rangka mobil tersebut kemungkinan besar rusak, dan ingatlah bahwa rangka mobil adalah bagian yang paling susah diperbaiki. Untuk meyakinkan diri Anda, periksalah kolong mobil tersebut dan perhatikan adakah bekas las yang tidak seharusnya.

Baret halus adalah perkara yang lumrah di mobil bekas. Sebaliknya, Anda mestinya curiga kalau mendapati bodi mobil yang berkilau seterang petromaks; itu trik kuno para penjual yang ingin mengalihkan perhatian Anda dari detail-detail krusial. Ketimbang bengong melihat catnya yang serupa cermin, mending Anda perhatikan baik-baik sambungan antar-panel bodi. Jika sambungannya tidak konsisten, ada kemungkinan bahwa bagian tersebut pernah mengalami kecelakaan.

Sedikit catatan mengenai sambungan antar-panel. Mobil-mobil LCGC generasi pertama kerap memiliki sambungan antar-panel bodi yang tidak konsisten sejak dari pabriknya. Maka, konsistensi sambungan antar-panel tidak bisa Anda jadikan satu-satunya pegangan. Masih ada variabel lain, seperti kondisi sealer pada kap dan daun pintu, kondisi baut-baut, dan kondisi kaca depan dan belakang. Kalau ada sesuatu yang janggal pada bagian-bagian tersebut, baik pada pemasangannya yang tak presisi atau indikasi pernah dibuka sebelumnya, maka besar kemungkinan mobil tersebut pernah mengalami episode buruk dalam hidupnya.

Mumpung Anda lagi di kolong mobil, perhatikanlah bekas banjir yang mungkin ada di situ. Endapan lumpur, cat yang seharusnya tidak ada di situ, dan karat-karat mencurigakan adalah indikator utama mobil tersebut pernah kebanjiran. Karat juga bisa Anda temui di balik karpet kabin dan di rumah baut.

Kalau kondisi eksteriornya aman, maka Anda bisa mengecek bagian selanjutnya. Namun, kalau Anda mendapati bekas tabrakan dan banjir bahkan sejak pengecekan eksterior, maka keputusan tetap ada di tangan Anda. Ya siapa tahu Anda punya rencana untuk mengubur mobil seken tersebut di halaman belakang agar anak-cucu kita di masa depan tahu bahwa ternyata ada fosil berbentuk mobil.

Interior

Lupakan kulit jok yang pecah-pecah dan dashboard yang kusam. Yang perlu Anda lakukan pertama-tama adalah memutar kunci kontak ke posisi “On” tanpa menyalakan mesinnya. Lihat lampu indikator apa saja yang tidak menyala pada layar MID. Setelah Anda hafalkan lampu-lampu yang ogah nyala itu, nyalakanlah mesinnya dan perhatikanlah lagi indikatornya. Apakah masih tidak menyala?

Jika iya, si penjual biasanya bakal berkata, “Oh, saya lupa bilang, itu lampunya memang putus.” Dia berkata jujur, dan sudah semestinya Anda mengucapkan terima kasih sambil menyalaminya erat-erat. Tetapi, dia telah berlaku teledor.

Lampu indikator yang tidak menyala pada posisi kunci “On” dan masih padam saat mesin meraung-raung sudah pasti bohlamnya putus karena pemilik mobil sebelumnya mengabaikan peringatan lampu indikator tersebut. Dulunya lampu itu menyala, dan terus menyala, tetapi pengabaian membuatnya putus asa sehingga memilih untuk memutus urat filamennya sendiri dan mati dalam kenelangsaan.

Injaklah semua pedal yang bisa Anda injak dan rasakanlah sensasinya. Bisa jadi Anda mendengar derit aneh seperti celurut yang kejepit pintu saat menginjak pedal rem, dan bisa jadi pula Anda merasa bahwa pedal kopling mobil tersebut terlalu berat dan dangkal. Penyebabnya bisa bermacam-macam (kampas kopling yang aus, oli yang kedaluwarsa, pedal yang bermasalah, dll.) dan perbaikannya memang relatif lebih mudah dan murah. Namun, jadikanlah kekurangan tersebut sebagai varibel tambahan untuk mengambil keputusan.

Satu lagi: enduslah aroma-aroma tertentu yang semestinya tidak ada pada sebuah mobil. Jika mobil tersebut beraroma sewangi bocah puber di malam Minggu, ada kemungkinan bahwa si penjual hendak mengaburkan aroma tak sedap yang kerap muncul gara-gara kebanjiran. Cek kembali kolong karpet hingga bangku baris kedua, dan perhatikan noda karat yang selalu muncul pada mobil yang pernah berendam di kolam banjir.

Mesin

Calon pembeli mobil yang tak tahu apa-apa soal mobil biasanya menjadikan mesin sebagai sektor pertama pengecekan, dan jujur saja tindakan tersebut malah menunjukkan keawamannya. Itulah yang saya lakukan kala membeli Daihatsu Ceria dulu, dan satu-satunya hal yang bisa saya cerna adalah bahwa mesin mobil tersebut benar-benar ada dan asli, bukan digerakkan oleh segerombolan jin atau ditukar oleh si penjual kikir dengan segelondong mesin jahit.

Aturan pertama dan utama adalah ini: ruang mesin harus kering. Kalau ada ceceran cairan pada sambungan selang atau blok mesinnya, sudah pasti ada kebocoran di situ. Perbaikan sektor mesin menyedot anggaran serakus vampir di malam bulan purnama, sehingga pastikanlah Anda punya cukup uang bila nekat memboyong mobil tersebut.

Periksa pula kualitas oli dan air radiatornya. Saat Anda mengambil dipstick dan mendapati warna keruh seperti tercampur karat di bagian tersebut, saya sarankan untuk mengucapkan terima kasih kepada si penjual lalu pulang secepatnya. Keberadaan karat di situ adalah penanda keteledoran yang tiada ampun, dan mobil dengan karat di komponen mesin adalah sama belaka dengan manusia dengan kanker di tubuhnya.

Hal rumit akan Anda dapati ketika mengecek kelistrikan. Anda tak bisa menyimpulkan apa pun dengan cara memegang kabel tertentu dan membiarkan diri Anda kesetrum; Anda butuh alat yang tepat untuk memeriksa bagian tersebut. Beberapa komponen kelistrikan mungkin sudah diganti pemilik sebelumnya, tetapi penggantian tersebut tak serta-merta menjadi preseden buruk. Bagaimanapun, fungsi dan metode pemasangan jauh lebih penting ketimbang orisinalitas, dan itu tak bisa diperiksa dengan mata telanjang.

Ah, satu lagi. Bawalah mobil tersebut berkeliling dan rasakan sensasi berkendaranya. Ajaklah ke jalan yang sepi agar Anda bisa membegal… ehm, maksud saya, memacu mesinnya hingga putaran tertinggi. Jika mesinnya masih prima, tak akan muncul bunyi-bunyi aneh dari balik kap mesinnya. Saat Anda turun dan memeriksa kembali mesin yang habis digeber tersebut, semestinya tak ada kebocoran apa pun di sana.

Kesimpulan

Sebenarnya Anda tidak perlu menjebakkan diri ke dalam situasi runyam di atas apabila Anda rela merogoh kocek beberapa ratus ribu untuk menyewa jasa mekanik atau otospector. Dibandingkan keruwetan yang nantinya pasti hadir gara-gara ketidaktahuan Anda saat mengecek mobil bekas, biaya otospector jelas jauh lebih murah.

Opsi lain, kalau Anda bermukim di sekitar Cepu, Anda bisa mengajak saya saat ingin membeli mobil. Saya memang tidak tahu banyak soal mobil, dan saya juga tidak punya peralatan canggih apa pun untuk mengecek mobil idaman Anda tersebut. Namun, saya bisa menjadi penulis sepenggal kisah hidup Anda yang dramatis berjudul Pengalamanku Ketipu Penjual Mobkas Sialan dengan baik dan benar.

Tragedi, asal tahu cara mengolahnya, selalu berpotensi menghasilkan cuan.

Penulis: Mita Idhatul Khumaidah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 2 Kelemahan Daihatsu Sigra yang Harus Diketahui Sebelum Membelinya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Juni 2022 oleh

Tags: beli mobilmobil bekaspanduanpilihan redaksi
Mita Idhatul Khumaidah

Mita Idhatul Khumaidah

Book advisor di Mandira Dian Semesta sekaligus bu rumah tangga penuh waktu . Lebih suka otomotif daripada sinetron.

ArtikelTerkait

All too well taylor swift kandas ambyar

All Too Well: Merayakan Kesedihan dengan Elegan ala Taylor Swift

14 November 2021
4 Salah Kaprah Tentang Unpad yang Harus Diluruskan

Kalau Mau Kuliah di Bandung ke Unpad Aja dan Salah Kaprah Lainnya tentang Unpad yang Perlu Diluruskan

14 Juli 2023
4 Dosa Shopee kepada Buyer, Mending Tobat Sebelum Ditinggalkan

4 Dosa Shopee kepada Buyer, Mending Tobat Sebelum Ditinggalkan

9 September 2024
pengumuman pemenang ifortepreneur 4.0 terminal mojok.co

Ikutan Kompetisi Itu Lebih dari Sekadar Ajang Rebutan Hadiah!

27 Desember 2021
4 Menu Rumah Makan Padang yang Sebaiknya Dihindari kalau Tidak Mau Menyesal Mojok.co

4 Menu Rumah Makan Padang yang Sebaiknya Dihindari kalau Tidak Mau Menyesal

11 Agustus 2025
Buket Wisuda, Perayaan yang Goblok dan Balas Budi yang Tanpa Arti

Buket Wisuda, Perayaan yang Goblok dan Balas Budi yang Tanpa Arti

21 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hilangnya Estetika Kota Malang Makin Kelam dan Menyedihkan (Unsplash)

Di Balik Wajah Kota yang Modern: Kehidupan Kelam di Labirin Gang Sempit dan Hilangnya Estetika Kota Malang

29 Maret 2026
WFA ASN, Kebijakan yang Bikin Negara Hemat tapi Pengeluaran ASN Membengkak Parah

WFA ASN, Kebijakan yang Bikin Negara Hemat tapi Pengeluaran ASN Membengkak Parah

27 Maret 2026
Sisi Gelap Purwokerto yang Membunuh Wisatanya Sendiri (Unsplash)

Purwokerto Murah? Murah untuk Siapa? Kenapa Warga Asli Tidak Merasakannya?

27 Maret 2026
Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat Mojok.co

Bersyukur Gagal Naik PO Haryanto Magelang-Demak, Kehabisan Tiket Berujung Pengalaman Mudik yang Lebih Berkesan dan Hangat

30 Maret 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
Kelebihan dan Kekurangan Cicilan Emas yang Harus Kamu Ketahui sebelum Berinvestasi

Dilema Investasi Emas Bikin Maju Mundur: Kalau Beli, Takut Harganya Turun, kalau Nggak Beli, Nanti Makin Naik

30 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Keluarga di Rumah Kecil-Sekadarnya
  • Nekat Kuliah di Jurusan Sepi Peminat PTN Top: Menyesal karena Meski Lulus Cumlaude, Ijazah Dianggap “Sampah” di Dunia Kerja
  • User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan
  • Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa
  • Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”
  • Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.