Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun

Muhammad Hazel oleh Muhammad Hazel
23 Januari 2026
A A
Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun Mojok.co

Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap perantau pasti pernah mengalami homesick terhadap kampung halaman. Entah kangen makanan, cuaca, bahasa daerah, hingga orang-orangnya. Begitu pula saya terhadap Palembang. Walau belum genap setahun keluar dari Kota Pempek, saya sudah kangen saja. 

Itu mengapa, ketika sempat pulang pada akhir tahun lalu, agenda saya cuma melepas rindu setiap hari. Di tengah kangen-kangenan dengan Palembang dan segala isinya,  ada satu hal yang saya sadari. Tanah kelahiran saya ini sudah banyak berubah. 

Saya baru sadar. Ketika meninggalkan kota ini untuk merantau, saat itu adalah masa transisi dari pemerintahan wali kota lama ke wali kota baru hasil Pilkada 2025. Mungkin perubahan yang terjadi selama setahun terakhir adalah buah dari perpindahan kekuasaan itu. 

Tulisan ini tidak bermaksud menjatuhkan maupun mendukung pihak mana pun ya. Tulisan ini murni ekspresi saya sebagai seorang perantau yang kembali ke kampung halaman. Perantau yang senang mendapati kotanya sudah banyak berbenah setelah sekilah lama cuma jalan di tempat.  

Baca juga 5 Kuliner Palembang yang Saya Harap Tidak akan Punah.

Jalanan Palembang mulai banyak yang mulus 

Saya ingat betul pada salah satu ruas jalan yang seringkali saya lewati selama masih di Palembang. Di sana ada sebuah lubang menganga yang siap menghantam pengguna sepeda motor yang tidak fokus lalu “mencium” aspal. Kini lubang tersebut sudah lenyap, ada lapisan aspal yang lama yang sudah tertutupi dengan lapisan aspal yang baru.

Tidak hanya itu, banyak jalan-jalan lokal juga yang perlahan dan secara bertahap dibenahi. Jalan-jalan yang dulunya kalau mirip wahana kolam renang, kini sudah mulus bahkan lengkap dengan marka jalan.

Sebenarnya belum semua jalanan mulus sih, tetapi setidaknya sudah ada perkembanganlah. Setidaknya jalan-jalan yang rusak parah kini sudah membaik. 

Baca Juga:

Dilema Pemuda Sragen: Bertahan Nggak Berkembang, Ditinggal Dikira Nggak Sayang Kampung Halaman 

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah

Perbaikan taman-taman kota 

Taman-taman kota yang dahulu mengenaskan tampak mulai dipugar dan diberi warna baru. Papan nama taman tersebut juga diganti sehingga taman tersebut terasa lebih segar. Bahkan, di beberapa titik taman juga ditambahkan tempat bermain anak-anak sehingga mendorong warga sekitar untuk beraktivitas di sana.

Bahkan, beberapa hari sebelum saya menyusun tulisan ini, salah satu taman atau pelataran di Palembang bernama Plaza BKB (Benteng Kuto Besak) sedang renovasi besar-besaran. Saya belum bisa menikmati plaza tersebut karena terlihat masih banyak seng-seng tersusun. Namun, saya optimistis bahwa hasil akhirnya akan sangat memuaskan.

Ngomong-ngomong soal taman, saya jadi ingat mendatangi salah satu taman kota yang sangat populer di Palembang yang bernama Taman Kambang Iwak. Taman yang dahulu mengenaskan itu kini punya trek jogging atau lari yang sudah berganti keramik. Ditambahkan pula anjungan untuk menikmati danau, kombinasi warna yang tidak menyakitkan mata, dan banyak hal lagi. 

Baca juga Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat.

Harapan anak rantau untuk palembang 

Saya berharap kampung halaman tercinta ini akan lebih maju lagi ke depan. Sebagai perantau mungkin saya akan lebih banyak tinggal di daerah orang, tapi rasa cinta dan perhatian terhadap kampung halaman tidak akan tergantikan.  

Walau sudah banyak berbenah, Palembang masih punya banyak pekerjaan rumah yang perlu segera dituntaskan. Beberapa persoalan yang saya harap segera menemukan titik terang seperti transportasi publik, keamanan, dan tentu saja banjir. 

Semoga di kepulangan saya dari tanah rantau berikutnya. Saya bisa melihat perbaikan atas persoalan-persoalan tadi. Semoga ya. 

Penulis: Muhammad Hazel
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Palembang Tanpa Pempek Cuma Kota Biasa, Nggak Ada Istimewanya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Januari 2026 oleh

Tags: kota pempekmerantaupalembangperantauan
Muhammad Hazel

Muhammad Hazel

Mahasiswa S1 Arsitektur UGM yang sedang membangun ketertarikan dengan menulis dan tertarik membahas perkotaan, lingkungan, sosial, dan banyak lagi.

ArtikelTerkait

Merantau di Jogja Lebih Enak Dibanding Surabaya, Lebih Slow dan Manusiawi Mojok.co

Merantau di Jogja Lebih Enak Dibanding Surabaya, Lebih Slow dan Manusiawi

23 Agustus 2025
Ngomong Bahasa Palembang Tak Sekadar Mengganti Akhiran Kata Vokal ‘a’ Jadi ‘o’ terminal mojok

Ngomong Bahasa Palembang Tak Sekadar Mengganti Huruf Vokal ‘a’ Jadi ‘o’

14 Juni 2021
Ironi Mahasiswa Rantau di Surabaya: Musim Kemarau Kepanasan, Musim Hujan Kebanjiran

Ironi Mahasiswa Rantau di Surabaya: Musim Kemarau Kepanasan, Musim Hujan Kebanjiran

8 Desember 2023
6 Tipe Penumpang LRT Palembang Terminal Mojok

6 Tipe Penumpang LRT Palembang yang Sering Saya Jumpai

6 Agustus 2022
Kereta Api Bukit Serelo Palembang-Lubuklinggau Memang Tidak Sempurna, tapi Jadi Penyelamat Perantau Ngirit seperti Saya Mojok.co

Kereta Api Bukit Serelo Palembang-Lubuklinggau Memang Tidak Sempurna, tapi Jadi Penyelamat Perantau Ngirit seperti Saya

27 Januari 2025
anak mama

Dilema Anak Mama yang Pergi Merantau untuk Pertama Kalinya

3 Juli 2019
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UT Berjuang dalam Senyap: Kuliah Nggak Pakai Story, Wisuda Nggak Perlu Mewah, yang Penting Masa Depan Cerah

Mahasiswa UT Berjuang dalam Senyap: Kuliah Nggak Pakai Story, Wisuda Nggak Perlu Mewah, yang Penting Masa Depan Cerah

21 Januari 2026
Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

21 Januari 2026
5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok  Mojok.co

5 Hal yang Baru Terasa Mahal Setelah Menikah, Bikin Syok 

18 Januari 2026
Jogja Katanya Istimewa, padahal Tunawisma di Mana-mana dan Menderita

Jogja Katanya Istimewa, padahal Tunawisma di Mana-mana dan Menderita

21 Januari 2026
Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati!

Saya Lulusan Ilmu Perpustakaan, tapi Saya Nggak Mau Jadi Pustakawan Sekolah, Isinya Cuma Makan Hati!

21 Januari 2026
Publikasi Artikel: Saya yang Begadang, Dosen yang Dapat Nama publikasi jurnal

Publikasi Jurnal Kadang Jadi Perbudakan Gaya Baru: Mahasiswa yang Nulis, tapi Dosen yang Dapat Nama, Logikanya di Mana?

19 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=YRrBYMX1Juc

Liputan dan Esai

  • Pengalaman Fresh Graduate Magang di Instansi Pemerintah Kemkomdigi, Dapat Gaji Setara UMP tapi Harus Benar-benar Siap Kerja
  • Para Loyalis Bulu Tangkis: Rela Menabung Demi ke Jakarta, Mengenang Cita-cita Masa Kecil untuk Rasakan Magisnya Istora 
  • Merak Bukan Lagi Sekadar Simbol Keagungan, tapi Teman yang Merakyat di Pojokan Mal Jogja
  • Memetik Makna Lain Kekalahan saat Para Bintang Muda Urung Bersinar di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan
  • 5 Fitur KAI Access yang Memudahkan Perjalanan dengan Kereta Api
  • Potensi Besar Gudeg Jogja Mati karena Branding Makanan Khas Jogja yang Cuma Dikenal Sebagai Makanan Serba Manis

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.