Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Orang yang Nggak Suka Buah Durian Bukan Malang, tapi Emang Nggak Cinta Aja!

Nuriel Shiami Indiraphasa oleh Nuriel Shiami Indiraphasa
5 Februari 2021
A A
Orang yang Nggak Suka Buah Durian Bukan Malang, tapi Emang Nggak Cinta Aja! terminal mojok.co

Orang yang Nggak Suka Buah Durian Bukan Malang, tapi Emang Nggak Cinta Aja! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin Mas Muhammad Iqbal Habiburrohim menulis bahwa orang yang nggak suka durian itu punya nasib yang malang. Pernyataan Mas Iqbal tersebut berangkat dari opini bahwa buah durian adalah “king of fruit” yang mana betapa tidak beruntungnya orang jika belum makan si “king” itu dengan rasanya yang manis pekat, daging tebal, dan legit. Baru baca sampai pembahasan yang ini saja saya sudah mau ngoceh. Tapi, saya tahan. Kali aja di akhir tulisan ada yang bener-bener bikin saya ngerasa “malang” sebagai orang yang nggak suka durian.

Selanjutnya Mas Iqbal ini beranggapan bahwa cara makan unik dan suasana hangat yang diciptakan oleh buah durian ini nggak ada duanya alias cuma durian yang bisa. Tahu? Pas baca bagian ini, alis saya udah mengkeruuut banget kayak karet kancut baru.

Nggak berhenti di situ. Katanya, buah durian juga bisa bikin sensasi mabok. Wh-what? Oke masih saya lanjut scroll ke bawah. Pas di-scroll lagi, lahhh kok entek? Semene, tok? Segini, doang???

Well, kalau begitu sih, maaf-maaf, nih. Saya nggak jadi nyesel nggak suka durian, dah.

Begini, Mas Iqbal. Nasib seseorang menjadi malang gara-gara nggak suka buah durian itu salah besar. Coba ulangi, Mas Iqbal suka durian itu karena menurut mas rasa buah durian itu enak, dapat menyenangkan suasana, dan bikin sensasi aduhai, ya tho? Berkat 3 hal itu, sampeyan jadi memiliki kesan indah terhadap durian untuk kemudian suka yang dalam kata lain, Mas memutuskan untuk jatuh cinta dengan durian. Namun, begini, loh, Mas.

Pertama, katanya durian ini “king of fruit” dengan rasa yang manis, dan daging tebal. Buah durian memang manis. Saya pernah nyobain tipis-tipis. Dagingnya tebel dan empuk. Ya, saya juga ngerasain pakai lidah sendiri. Tapi baunya? Wah, ini nusuk banget ke hidung. Seger nggak, nyegrak iya.

Semanis, selembut, dan setebal apa pun daging, bahkan dengan titelnya “Si Raja Buah” sekalipun, nggak lantas mempan buat saya seketika jatuh cinta dengan buah durian. Hati saya udah ketutup sama baunya yang bikin kepala puyeng. Daripada diterusin tapi bikin klenger, mending saya mundur alon-alon.

Kedua, katanya buah durian ini unik dan juga dapat mencairkan suasana, “…durian sendiri cenderung sulit untuk dikupas karena memiliki duri yang menyelimuti.” Mengutip dari penggalan kalimat tersebut, parameter keunikannya ini seolah-olah berdasarkan “kesulitan” mengupasnya. Nah, nanas gimana, tuh? Atau, nangka? Jika durian dianggap “pengecualian” karena durinya, kayaknya saya belum bisa 100% nge-iyain, deh. Nangka itu gede, lho. Guede banget. Malah kalau lagi gede-gedenya, nangka bisa mirip kayak bayi gembrot lagi geletak..

Baca Juga:

Jalan Sokawera-Kemranjen Banyumas: Jalanan yang “Menggoda” Pengendara dengan Buah Durian, tapi Juga Berbahaya

Mencicipi Durian Musang King yang Muncul dalam Serial Upin Ipin: Enak sih, tapi Bikin Saya Trauma

Jika karena keunikannya itu dapat mencairkan suasana, ya nangka juga sama. Sama-sama ngerepotin yang ujungnya mungkin bisa bikin haha-hihi ngetawain nasib, “Mau makan ae… uangel.” Namun, saya jelas lebih suka nangka, sih.

Ketiga, katanya orang yang nggak suka buah durian ini nggak bisa ngerasain enaknya mabuk durian. Ya Allah, boro-boro dah mau mabok. Gua mah inget deadline-deadline kerjaan sama denger kabar temen-temen yang pada gercep banget nikah aja udah sempoyongan bat ini gua… mabok woi mabok… tolong….

Jadi, nggak perlu deh, ngasihanin atau nganggep orang-orang yang nggak suka durian ini bernasib malang. Kami bukan malang, Bro. Emang dasarnya nggak cinta aja. Apalagi kecanduan.

Sekian, terima gaji.

Teruntuk,

Mas Iqbal dan manusia lain yang sehati dengannya. Cieee~

BACA JUGA Sungguh Malang Nasib Orang yang Nggak Doyan Makan Durian dan tulisan Nuriel Shiami Indiraphasa lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 Februari 2021 oleh

Tags: buah duriannggak suka durian
Nuriel Shiami Indiraphasa

Nuriel Shiami Indiraphasa

Jangan terlalu ngambis, nanti malah nangis.

ArtikelTerkait

Orang yang Mengaku Nggak Suka Durian, Sebetulnya Belum Menemukan Rasa Durian yang Pas

Orang yang Mengaku Nggak Suka Durian, Sebetulnya Belum Menemukan Rasa Durian yang Pas

13 Januari 2024
Mencicipi Durian Musang King yang Muncul dalam Serial Upin Ipin: Enak sih, tapi Bikin Saya Trauma

Mencicipi Durian Musang King yang Muncul dalam Serial Upin Ipin: Enak sih, tapi Bikin Saya Trauma

19 Maret 2024
Jalan Sokawera-Kemranjen Banyumas: Jalanan yang "Menggoda" Pengendara dengan Buah Durian, tapi Juga Berbahaya

Jalan Sokawera-Kemranjen Banyumas: Jalanan yang “Menggoda” Pengendara dengan Buah Durian, tapi Juga Berbahaya

17 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Kebiasaan Orang Kebumen yang Terlihat Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warga Lokal Mojok.co

6 Mitos di Kebumen yang Nggak Bisa Dibilang Hoaks Begitu Saja

3 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Aturan Kereta Api Bikin Bingung- Bule Tenggak Miras Dibiarkan (Unsplash)

Pengalaman Naik Kereta Api Segerbong dengan Bule yang Membawa Miras Membuat Saya Mempertanyakan Larangan Ini

5 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi
  • Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam
  • Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.