Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Sebat

Orang Merokok yang Mati, Punya Peluang Hidup Lagi

Khasbi oleh Khasbi
4 Agustus 2019
A A
orang merokok

orang merokok

Share on FacebookShare on Twitter

Berita menggegerkan datang dari artis berbadan kekar Agung Hercules. Ia meninggal dunia pada 1 Agustus 2019 di Rumah Sakit Dharmais. Siapa yang tak mengenal Agung Hercules dengan kekocakannya yang khas barbel itu. Dia sering tampil di media-media on air maupun off air dengan barbel kesayangannya. Saking cintanya dengan barbel, mikrofon yang biasanya dipakai untuk bernyanyi dia padukan dengan barbel. Sampai bakso yang menjadi usaha kulinernya juga berbentuk barbel. Suatu terobosan usaha bakso yang sama sekali baru. Mantul!

Selain itu, Agung Hercules juga sering memamerkan badannya yang kekar lagi bidang di setiap kesempatan. Ia seolah-olah menggambarkan manusia yang sempurna bak Hercules di cerita mitologi Yunani. Namun sayangnya, dengan kesempurnaan yang dimilikinya, tak menjamin umur panjang akan dipunyainya. Terbukti, ia meninggal di usia yang terbilang masih produktif.

Kalau dilihat-lihat, Agung Hercules itu tak merokok. Dia nampak menggunakan ‘pola hidup sehat’ yang didefinisikan oleh sekelompok orang. Suatu pola hidup yang mengesampingkan rokok, bahkan menganggap rokok perlu dijauhi.

Benar, pola hidup semacam itu ternyata hanya kontruksi dari sebagian kelompok saja untuk mengelabuhi masyarakat awam. Terbukti, masyarakat awam akan percaya pada pakar kesehatan yang memiliki prinsip pola hidup tanpa rokok. Padahal, itu semua hanya tipu-tipu saja!

Merokok dan tak merokok sama saja: semua orang pada akhirnya akan mati!

Justru, orang merokok lebih istimewa hidupnya daripada yang tak merokok. Ia bisa menikmati hidup lewat sesapan dan sebulan asap nikotin. Orang merokok tahu jeda yang tepat. Tahu bagaimana mengambil nafas dan mengeluarkan nafas panjangnya.

Sebagian orang sudah mengiyakan bahwa hidup sehat itu ya tanpa rokok. Produksi wacana ini dibangun melalui iklan-iklan televisi. Di sana, banyak digambarkan rokok sebagai barang yang membahayakan. Banyak penyakit muncul gara-gara rokok. Sampai, yang membuat saya tak habis pikir adalah dibungkus rokok tertuliskan, “Merokok dapat membunuhmu.”

Saya kok mau ketawa takut dosa, yak. Hehe

Baca Juga:

Konten tidak tersedia

Dari mana hubungannya coba? Bisa-bisanya satu bungkus rokok yang tak tahu menahu duduk persoalannya dianggap sebagai pembunuh. Ambigu sekali. Rokok tak punya senjata macam laras panjang seperti para teroris. Rokok juga tak pernah berkata kasar pada siapapun, tiba-tiba dianggap pembunuh, pengrusak dan perlu dijauhi.

Iklan itu adalah pembodohan. Iklan itu juga bekerjasama dengan para kongsi instansi terkait, misalnya instansi kesehatan. Instansi kesehatan juga ternyata bekerja sama dengan berbagai elemen masyarakat yang, dalam hal ini, mewacanakan hidup sehat tanpa rokok. Bullshit semua, deh! Yakin!

Mohon maaf, ngomong-ngomong, jika rokok dianggap buruk dan perlu dijauhi kenapa peredarannya masih sangat besar di Indonesia? Kalau rokok adalah barang tak punya manfaat, kenapa justru para cendekiawan merokok? Bahkan, tokoh sekaliber Soekarno juga merokok.

Kalau ada yang mengatakan rokok dapat menyebabkan kematian, saya juga boleh mengatakan barbel dapat menyebabkan kematian, dong? Bahkan, tanpa mengurangi rasa belasungkawa dan hormat saya, Agung Hercules meninggal itu karena tak merokok. Jelas! Seandainya Agung Hercules merokok kemudian mati, kan bisa ‘dihidupkan’ kembali.

Masa mengkambinghitamkan rokok seperti itu, kan tak adil! Saya tak mau rokok dilambungkan seperti itu! Bahkan, orang merokok dengan yang tak merokok itu lebih riskan terkena penyakit orang tak merokok. Faktanya orang di rumah sakit lebih banyak didominasi oleh orang-orang yang tak merokok dari pada merokok, kok! Selain itu, orang yang mati karena merokok lebih sedikit dibanding orang yang mati tanpa rokok.

Sebentar-sebentar, nih. Sebenarnya orang yang merokok mati itu tak pernah mengalami kesulitan. Bahkan ia tenang-tenang saja. Sebab, mereka punya prinsip, kalau mati ya dihidupkan lagi pakai korek. Mudah, toh?

Terakhir diperbarui pada 12 Januari 2022 oleh

Tags: agung herculesagung hercules kankeragung hercules meninggalorang merokoksakit agung hercules
Khasbi

Khasbi

Seorang Ayah satu anak, Guru PAI di sebuah SD Negeri dan Guru Ngaji. Senang menulis, membaca ngopi dan berdiskusi serta aktif berorganisasi.

ArtikelTerkait

Konten tidak tersedia
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

Daihatsu Taruna, Mobil Sok Gagah yang Berakhir Gagal Total dan Bikin Penggunanya Bingung Setengah Mati

17 Maret 2026
5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

5 Kasta Kursi KA Probowangi yang Menentukan Nyaman Tidaknya Perjalanan Mudikmu

15 Maret 2026
Honda Stylo Motornya Orang Kaya Waras yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT dan Scoopy Mojok.co

Honda Stylo Motornya Orang Kaya yang Ogah Beli Vespa Matic Overprice, tapi Nggak Level kalau Cuma Naik BeAT atau Scoopy

13 Maret 2026
7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

Pamer Pencapaian Adalah Kegiatan Paling Sampah Saat Lebaran, Nggak Ada Fungsinya kecuali Bikin Orang Emosi

12 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin
  • Getol Kuliah Peternakan Sejak Sarjana hingga S3 di Luar Negeri, Kini Bantu Para Gembala di Kupang Jadi Kaya 
  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.