Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

Iqbal AR oleh Iqbal AR
17 Januari 2026
A A
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalian lebih pilih bakmi Jawa atau gudeg?

Ada banyak alasan orang berwisata ke Jogja. Ada yang mengincar wisata alamnya, wisata edukasi, hingga sejarah. Tidak sedikit juga yang mampir ke daerah ini untuk kulineran. 

ADVERTISEMENT

Sulit dimungkiri, Jogja punya khazanah gastronomi yang luas dan melimpah. Kuliner di Jogja ini terbentang dari yang manis hingga yang pedas, yang kering hingga yang berkuah. Dari segala macam baceman hingga mangut lele, dan dari Gudeg hingga sate klatak. Semuanya ada, semuanya punya penggemarnya sendiri, dan tentunya semuanya punya posisi tawar.

Dari sekian banyak kuliner yang ada di Jogja, gudeg ternyata masih jadi top of mind orang-orang kalau bicara soal kuliner Jogja. Maklum, otentik khas Jogja, Gudeg juga punya sejarah panjang yang sulit terlepas dari Jogja. Itu mengapa, tidak berlebihan rasanya kalau menyebut Gudeg sebagai duta kuliner Jogja.

Akan tetapi, nggak semua orang suka dan cocok dengan Gudeg. Terutama buat orang-orang luar Jogja, Gudeg mungkin bukan sesuatu yang selalu dicari ketika pergi ke Jogja. Bahkan, bagi sebagian orang luar Jogja, Gudeg cukup dicoba sekali saja. Setelah itu nggak perlu. 

Itu mengapa, sebagai orang luar Jogja, saya punya alternatif lain tentang tujuan kulineran ketika pergi ke Jogja. Iya, seperti di judul, kalau di jogja mending kulineran Bakmi Jawa ketimbang Gudeg. Sini tak jelasin mengapa.

Baca juga 5 Bakmi Jawa khas Gunungkidul yang Autentik dan Mantap.

Karakter rasa bakmi Jawa lebih bisa diterima oleh lidah orang-orang luar Jogja

Hal yang paling kentara tentunya soal rasa. Gudeg punya karakter rasa manis yang dominan, sedangkan Bakmi Jawa punya paduan manis gurih yang pas. Inilah yang jadi alasan mengapa banyak orang, terutama orang luar Jogja, yang sudah males makan Gudeg. Rasanya gitu-gitu aja, ya dominan manis aja seperti nggak terlalu ditopang rasa yang lain. Gurihnya nggak kelihatan, menjadikan Gudeg serasa cukup untuk dimakan sekali saja, tanpa perlu “dibaleni” kalau kata orang Jawa.

Baca Juga:

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Kenapa orang Jogja malas wisata naik gunung ke Gunung Merapi?

Sedangkan bakmi Jawa, mereka punya kekhasan rasa yang menarik. Karakter dasarnya memang masih manis, tapi bukan manis yang dominan seperti gudeg. Manis makanan ini masih ditopang dengan rasa asin-gurih, yang menjadikannya sebagai makanan yang ciamik. Bagi orang luar Jawa, orang Jawa Timur seperti saya misalnya, kalau disuruh memilih antara gudeg atau bakmi Jawa, tentu saja akan memilih bakmi Jawa. Secara rasa lebih bisa diterima oleh lidah.

Baca halaman selanjutnya: Nggak semua orang …

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 18 Januari 2026 oleh

Tags: bakmi jawagudegJogjakuliner jogjamakanan jogja
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co kota pelajar madura

Jogja Kota Pelajar Bukan Cuma Soal UGM, tapi Soal Standar Pendidikan dari SD yang Sudah Kompetitif

17 Juni 2026
Penutupan Plengkung Gading Adalah Kecemasan Terbesar Saya Sebagai Penglaju Bantul-Sleman Mojok.co

Penutupan Plengkung Gading Adalah Kecemasan Terbesar Saya sebagai Penglaju Bantul-Sleman

23 September 2025
Lamongan (Unsplash.com)

Lamongan Tak Butuh Diromantisasi, Apalagi Dibandingin Sama Jogja

23 Juni 2022
Jogja Library Center, Hidden Gem-nya Jalan Malioboro terminal mojok

Jogja Library Center: Hidden Gem-nya Jalan Malioboro

19 Desember 2021
Kiat-Kiat Mengobati Patah Hati di Kota Jogja

Kiat-Kiat Mengobati Patah Hati di Kota Jogja

7 Januari 2020
Surat Terbuka untuk Pembenci Perantau di Jogja: Hanya Dhemit yang “Pribumi Jogja”, Kalian Bukan! konten kreator jogja

5 Saran untuk Kreator Konten Jogja agar Makin Banyak Follower dan Endorsement meski Nggak Punya Kreativitias Sama Sekali

22 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela Mojok.co

Alasan buku fisik tidak akan lenyap hanya karena buku digital merajalela

15 Juli 2026
Kebodohan konsumen Indomaret yang merusak kenyamanan belanja (Unsplash)

Akulah pelanggan Indomaret yang resah itu gara-gara konsumen nggak ada akhlak yang merusak kenyamanan belanja

17 Juli 2026
Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

Mohon maaf, tidak semua orang suka tahu campur Lamongan, bahkan saya sebagai warlok juga kurang cocok

19 Juli 2026
4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat Mojok.co

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

21 Juli 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Sleman semakin mahal, tetapi narasi kota mahasiswa murah tetap dipelihara

15 Juli 2026
Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer Mojok.co

Alasan orang tua tetap menyekolahkan anaknya di SD negeri di tengah pamor SD swasta yang kian moncer

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.